x

Kegiatan pelatihan Software kepada Remaja

Iklan

Gladin Eka Anggraini

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 Agustus 2021

Rabu, 25 Agustus 2021 13:03 WIB

Mahasiswa KKN UNEJ Pulang Kampung Beri Penguatan Melek Digital Remaja

Mahasiswa KKN BTV III UNEJ melakukan kegiatan pendamipngan melek literasi Digital pada Remaja Desa Sukowiryo, kabupaten Bondowoso. Kegiatan ini diawali dengan sosilasasi terkait dengan literasi digital dan dilanjukan dengan pelatihan beberapa Software.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Program KKN Universitas Jember saat ini diberi nama Back To Village (BTV) III. Program KKN ini dilakukan sama seperti KKN BTV sebelumnya, yaitu dilaksanakan di kampung halaman mahasiswa masing-masing, sehingga dikatakan Back To Village. Program KKN BTV III diselenggarakan mulai 11 Agustus 2021 - 09 September 2021.

Desa yang diperuntukan program KKN salah satunya Desa Sukowiryo yang merupakan kampung halaman mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember Gladin Eka Anggraini. Segala jenis aktivitas dan program kerja yang akan dilakukan dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan dr. Yudha Nurdian, M.Kes,.

Mahasiswa KKN BTV III Universitas Jember memiliki lima tema yang bisa diterapkan di desa masing-masing. Salah satunya yaitu Program Literasi Desa Pada Masa Pandemi Covid-19. Dalam program ini mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan minat literasi masyarakat bukan hanya dimasa pandemi saja tetapi dalam jangka panjang. Kegiatan yang bisa dilakukan dalam program literasi sendiri yaitu memberikan wawasan baru kepada remaja terkait dengan pemahaman Literasi Digital dimasa pandemi Covid - 19. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kegiatan Pembelajaran jarak jauh selama pandemi yang sudah berlangsung dua tahun ini memberikan gambaran baru terkait dengan dunia pendidikan dimasa mendatang yang segalanya menggunakan teknologi. Akan tetapi, pemahaman tekait dengan teknologi itu sendiri belum merata diketahui oleh masyarakat, hal tersebut yang menimbulkan kesenjangan pendidikan, karena kurangnya literasi digital sejak dini. Keadaan seperti ini menjadi tantangan bagi para pelajar untuk meningkatkan semangat, minat, dan kreativitasnya untuk mampu memahami Dunia Digital secara mandiri. Adanya Covid-19 ini bukan hanya mengubah aspek dibidang perekonomian saja tetapi juga dibidang pendidikan. 

Dalam program  KKN BTV III kelompok 14 mempunyai kesempatan untuk memberikan sosialisasi dan  pelatihan Literasi Digital kepada para remaja yang tergabung dalam Karang Taruna di wilayah RT 23 Desa  Sukowiryo. Sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan dalam kurun waktu kurang lebih satu bulan dengan lima remaja setiap harinya, dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan anjuran Pemerintah. Pelatihan yang diberikan merupakan pelatihan beberapa software yang mampu mendukung dan meningkatakan produktivitas para remaja dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Saya sangat senang ada adik–adik yang mau mengajarkan anak saya supaya lebih mahir menggunakan computer karena saya sendiri kurang paham cara mengoprekasikan computer apalagi untuk membimbing anak saya,” tutur Ibu Rahayu, orang tua salah satu remaja Sekolah Menengah Atas.

Kegiatan awal yang dilakukan untuk melaksanakan progam literasi melek digital ini adalah berdiskusi dengan pihak kepala desa untuk meminta izin kemudian dianjutkan berdiskusi dengan para remaja tentang permasalahan yang dihadapi ketika melakukan sekolah secara online kurang lebih dua tahun. Pada minggu selanjutnya mulai dilakukan sosialisasi dan pelatihan kepada para remaja. Tahap awal adalah memberikan  pemahaman terlebih dahulu tentang literasi Digital dan hambatan yang dihadapi di Era Digital.

Tahap selanjutnya adalah memberikan pelatihan beberapa software sepert Microsoft word, Power Point, Canva, dan VN (Software Edit video) pada tahap ini para remaja mempraktekkan satu persatu software tersebut supaya mereka lebih mudah memahami jika diprakekkan secara langsung. Selain itu para remaja juga diajarkan bagaiamana cara mempresentasikan materi melalui power point supaya pendengar tertarik.

Dengan adanya program melek literasi Digital ini diharapkan para remaja lebih mampu meningkatkan produktivitasnya dan memiliki sedikit bekal dimasa depannya ketika mereka mencari pekerjaan, karena pekerjaan  dimasa mendatang juga membuuthkan keahlian dan ketrampilan khsusus dalam menggunakan bahkan menciptakan software.

Ikuti tulisan menarik Gladin Eka Anggraini lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler