Belajar dari Keeksotisan Keris - Analisis - www.indonesiana.id
x

kholis nujib

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 28 Oktober 2019

Kamis, 16 September 2021 10:47 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Belajar dari Keeksotisan Keris


    Dibaca : 326 kali

    Dukung penulis indonesiana

    Belajar dari keeksotisan "Keris"

    Oleh: M.N.K Al Amin

    Berbicara mengenai budaya, khususnya budaya Nusantara maka khazanah kekayaannya pun tidak bisa diselesaikan hanya dalam waktu satu atau dua minggu saja, saking beragamnya kekayaan kebudayaan Nusantara yang luar biasa. Dalam tulisan kali ini, kita akan membahas salah satu khazanah kebudayaan Nusantara dari Jawa, yakni keris yang oleh UNESCO diakui sebagai intangible heritage.

    Di samping itu, apabila kita mau menelaah lebih jauh tentang keris, yang tidak sebatas melihat menggunakan pendekatan mistisisme, maka sebenarnya keris tersebut merupakan karya maha dahsyat dari para empu yang membuatnya pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan di tanah Jawa pada dahulu kala.

    Betapa tidak, pembuatan keris tersebut dengan menggunakan proses tirakat yang luar biasa (dalam Islam dikenal istilah riyadhoh), di mana oleh para empu yang membuatnya tak tanggung-tanggung, dengan mengerahkan tirakat yang maksimal dan untaian doa-doa yang disertakan pada saat proses pembuatan keris tersebut.

    Dari sisi bahan pun, keris dikenal tidak sebatas dibuat oleh empu dengan menggunakan bahan besi atau baja saja, Namun lebih dari itu, keris dibuat dengan menggunakan bahan dari meteor yang dalam ilmu metalurgi dikenalkan bahwa keris merupakan perpaduan dari beberapa unsur logam, besi, nikel, emas, perak, tembaga, uranium dll tingkat tinggi.

    Oleh karena itu, bagi para penggemar ataupun para tokoh yang memahami aspek kekhazanahan tentang keris, mulai dari manfaat, pamor, sampai pada penggunaan dalam beragam bidang. Pastinya mereka akan mempertahankan keris yang telah dipunyainya atau bahkan mencari beragam pamor yang belum dimilikinya untuk mengambil manfaat yang terkandung di dalam keris tersebut.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.