Mengenal Lebih Dekat si Pohon Pantai - Analisis - www.indonesiana.id
x

Rilda Gumala

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 November 2021

Senin, 13 Desember 2021 08:45 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Mengenal Lebih Dekat si Pohon Pantai

    Mengenal pohon yang banyak ditanam di pinggir pantai seperti di pantai Padang Provinsi Sumatera Barat

    Dibaca : 1.547 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

                                                Mengenal Lebih Dekat  Si Pohon Pantai 

            Pagi ini saya berjalan-jalan ke pantai Padang yang terletak  di pusat kota Padang, Sumatera Barat terbentang sepanjang daerah Purus hingga muara Batang Arau. Pantai Padang berada di Kecamatan Padang Barat yang berjarak 23 Km dari Bandara Internasional Minangkabau. Di sepanjang jalan  di pinggir pantai Padang  saya melihat banyak ditanam pohon ini.  Sudah sejak dulu berfungsi sebagai pohon pelindung atau peneduh.  Pohonnya tampak kokoh, daunnya tersusun unik dan cantik. Begitu juga buahnya. Anak-anak yang dibesarkan di pinggir pantai tentu sudah tidak asing dengan pohon yang satu ini bahkan mungkin sering menikmati enak dan gurih rasa bijinya. Menurut anak-anak sekitaran pantai rasanya lebih enak dari biji kenari. Oleh karena rasanya yang enak dan gurih itu ada yang menyebutnya dengan nama Indian almond atau Tropical Almond. Lucunya, banyak yang tahu pohon ini tapi tak tahu namanya. Ya,  itulah si pohon ketapang (Terminalia catappa).

             Pohon ketapang memang banyak ditanam sebagai peneduh terutama  di daerah pantai yang panas  seperti di pinggir pantai Kota Padang ini. Masih kental dalam ingatan saya ketika kanak-kanak saya dan teman-teman sering mencari buah ketapang dan menikmati gurihnya biji ketapang. Hmm ..enak.. tapi sekarang tak banyak yang kenal dengan pohon yang satu ini, sering dilihat tapi seolah tak terlihat padahal ketapang kaya manfaat.

            Jaringan paling luar pohon ketapang  (pepagan) dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami yang kuning kecoklatan. Pohon ini juga kaya tannin sekitar  11- 23 % . Buah ketapang yang didalamnya terdapat biji ketapang yang enak rasanya itu ternyata juga dapat meningkatkan produksi air susu bagi ibu-ibu menyusui. Selain itu biji ketapang juga dapat dimanfaatkan  sebagai alternatif minyak nabati selain minyak sawit. Akar ketapang juga dianggap dapat menyembuhkan penyakit disentri, pendarahan, radang selaput lendir usus. Begitu juga dengan daunnya telah dipercaya dapat meredakan penyakit rematik. Kulit batang pohon ketapangpun dimanfaatkan sebagai obat sariawan. Semua ini memang harus diuji secara klinis. Menunggu tangan-tangan trampil dari kalangan kedokteran dan farmasi untuk lebih lanjut meneliti dan membuktikan tentang khasiat dan manfaat si pohon pantai ini. Oh iya, bagi penggemar ikan hias –cupang dengan meletakkan daun ketapang kering dalam akuarium dapat menurunkan pH air sehingga dapat memperbaiki kesehatan ikan cupang dan memperpanjang umur ikan itu. Mau mencoba?   

          Yang pasti Ketapang telah memberi kesejukan dan tempat berteduh di kala hujan dan panas di sepanjang pantai khususnya di pantai Padang. Dari pantai Muara sampai pantai Purus puluhan jumlahnya baik yang sudah berumur puluhan tahun maupun yang baru seumur jagung. Tampaknya ketapang masih difungsikan sebagai pelindung ,sementara fungsi-fungsi lain yang dimilikinya terabaikan begitu saja . Sayang sekali..

           Ketapang, kukejar , kurebut dulu..tapi kini hijaumu masih menghijaukan, menyejukkan  pantaiku, pantai Padang Kota Tercinta.

     

    Ikuti tulisan menarik Rilda Gumala lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.