Pembelajaran Online Selama 2021, Mengajarkan Arti Kesabaran - Pendidikan - www.indonesiana.id
x

sisca tristanti

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 2 Desember 2021

Minggu, 2 Januari 2022 05:03 WIB

  • Pendidikan
  • Topik Utama
  • Pembelajaran Online Selama 2021, Mengajarkan Arti Kesabaran

    Tahun 2021 adalah tahun kedua masyarakat Indonesia hidup bersama pandemi, mungkin keadaannya tak sesulit tahun 2020 saat pandemi baru mewabah, akan tetapi 2021 pun menjadi tahun yang cukup sulit bagi kita semua.

    Dibaca : 607 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pandemi menguras airmata dan meninggalkan luka dihati banyak orang. Ada yang kehilangan orang terkasih, ada yang kehilangan pekerjaan, ada yang usahanya bangkrut, ada yang usahanya mengalami penurunan omset sehingga terpaksa menggunakan tabungan pribadi untuk biaya operasional, juga suka duka pembelajaran online bagi para pelajar. Tapi selalu ada hikmah dibalik semua peristiwa, pun yang tidak kita ingin kan keberadaannya.

    Tahun 2021 adalah tahun kedua masyarakat Indonesia hidup bersama pandemi, mungkin keadaannya tak sesulit tahun 2020 saat pandemi baru mewabah, akan tetapi 2021 pun menjadi tahun yang cukup sulit bagi kita semua. Bagi saya yang tak terlupakan ditahun 2021 adalah bagaimana saya sebagai seorang guru sekaligus ibu untuk dua orang anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar dapat belajar lebih banyak tentang arti kesabaran yang sesungguhnya baik dilingkungan kerja maupun di dalam rumah tangga saat menjalankan peran saya sebagai seorang ibu.

    Dalam menjalani rutinitas saya sebagai seorang guru, saya dituntut agar selalu kreatif dalam melakukan proses pembelajaran secara online, mulai dari membuat rencana pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi peserta didik, kegiatan pembelajaran yang menarik meski tak bisa bertatap langsung dengan peserta didik, cara penyampaian materi pembelajaran yang menarik meskipun secara online hingga proses penilaian secara online yang mau tidak mau dan suka tidak suka harus tetap dijalankan sebagai bagian dari paket lengkap proses pembelajaran. Dalam kegiatan penilaian inilah kesabaran seorang guru diuji, karena melakukan kegiatan penilaian tanpa bisa bertatap muka langsung dengan peserta didik adalah hal yang sangat sulit. Guru tidak mengetahui bagaimana kondisi pribadi peserta didik secara finansial, apakah mereka termasuk dalam kategori keluarga mampu atau tidak. Guru juga tidak mengetahui keadaan tempat tinggal peserta didik, apakah masalah jaringan menjadi kendala atau tidak. Selanjutnya kejujuran peserta didik saat melakukan penilaian pun cukup diragukan, karena bisa saja peserta didik membuka internet untuk menemukan jawaban dari pertanyaan yang diberikan atau mungkin saja menggunakan jasa orang lain untuk mengejarkan tugas-tugas harian mereka. Dengan demikian, masalah finansial, kendala jaringan dan kejujuran merupakan hal-hal yang bisa saja menghambat kelancaran proses penilaian sehingga guru dengan berbagai pertimbangan yang ada harus lebih selektif dalam mengolah nilai diakhir semester.

    Selanjutnya, dalam menjalani peran saya sebagai seorang ibu disela-sela bekerja dari rumah (Work From Home), saya harus lebih sabar dalam mengikuti tingkah polah anak-anak saya saat menjalani pembelajaran online dari sekolahnya masing-masing. Anak usia Sekolah Dasar adalah usia bermain, yang mana keinginannya untuk bermain lebih besar daripada untuk belajar. Dari keadaan inilah saya lebih banyak belajar bagaimana menjadi seorang ibu yang baik, ibu yang memahami mood dan kondisi psikologi anak-anaknya saat pembelajaran online, ibu yang sabar saat mengajarkan kembali materi pembelajaran anak-anaknya jikalau mereka belum memahami materi yang baru saja mereka dapatkan dari sekolah onlinenya, juga ibu yang disiplin untuk mengatur aktifitas anak-anaknya selama dirumah sehingga anak-anak tidak lupa dalam mengerjakan tugas-tugas sekolahnya.

    Tahun 2021 memang tahun yang luar biasa untuk saya, akan tetapi ada makna penting yang dapat saya petik di dalamnya, tentang kesabaran dalam segala bidang juga quality time bersama anak-anak yang sebelumnya jarang saya lakukan dikarenakan kesibukan saya. Semoga Indonesia segera membaik dan 2022 kehidupan kita menjadi lebih baik.  



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.