x

sejarah dan poskolonial

Iklan

elfri tago

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 28 Mei 2022

Jumat, 3 Juni 2022 05:46 WIB

Sejarah, Poskolonial dan Sastra

sejarah merupakan salah satu ilmu yang mempelajari masa lampau, salah satunya ilmu psokolonial. kenapa kita harus mempelajari sejarah dan poskolonial ? (uts poskolonial)

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Sejarah merupakan suatu proses yang sangat penting dari zaman ke zaman, sejarah merupakan ilmu yang mempelajari masa lampau. Baik itu dari dari cerita pahlawan, dokumen-dokumen negara atau menggenai penjajahan yang ada di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang pernah dijajah oleh beberapa benua Eropa, bekas penjajahan tersebut  hingga saat ini masih berdiri beberapa bangunan-bangunan kuno, salah satunya seperti bagunan Belanda yang berada di Kota Tua, Jakarta. 

Kota Tua Jakarta merupakan salah satu iconic dari Kota Jakarta yang masih banyak sekali peminatnya sebagai tempat rekreasi, baik itu wisatawan dalam negeri ataupun wisatawan asing. Bangunan kuno yang ada di Kota Tua tersebut merupakan aspek penting dalam catatan sejarah atas penjajahan yang pernah ada di Indonesia. Bangunan Kota Tua Jakarta juga bisa sebagai mengenang historis sejarah Indonesia, untuk saat ini Kota Tua sudah diperbaharui dengan fasilitas parkir dan fasilitas tempat berkumpul-kumpul untuk keluarga. 

Di Kota Tua bukan hanya sebagai tempat rekreasi keluarga saja tapi bisa juga sebagai mengambil nilai-nilai sejarah akan masa lalu. Kota Tua Jakarta juga ada beberapa museum untuk dapat kita nikmati dan juga untuk mendapatkan ilmu. Jika kita berbicara tentang penjajahan sejarah, hal ini tidak terlepas dari ilmu Poskolonial. Poskolonial merupakan turunan dari kata colony dalam bahasa Romawi berarti tanah pertanian atau pemukiman. Kata colony sendiri mengacu pada kelompok-kelompok.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam Oxford English Dictionary juga menjelaskan pengertian colony sebagai sebuah pemukiman dalam sebuah negeri baru, sekelompok orang yang bermukim dalam sebuah lokasi baru dengan membentuk sebuah komunitas yang tunduk atau terhubung dengan negara asal mereka. Kelompok-kelompok penjajah ini yang membuat pembaharuan baru terhadap bangsa Indonesia atau Nusantara, baik melalui ideologi, ataupun dari segi ekonomi. Ideologi Eropa sendiri lebih mendominasi akan bentuk kekuasaan. Ideologi Eropa ini yang masih ada sebagian masyarakat kita, bagaimana kekuasaan merupakan salah satu bentuk kekuatan untuk merebut sesuatu yang diinginkan.

Seperti banyak kejadian saat ini, salah satunya kasus adalah mengekspolitasi alam dengan cara membakar hutan-hutan Indonesia untuk meraih sebuah keuntungan dan juga ingin merebut kekuasaan wilayah tersebut. Dari kenyataan tersebut sebagian masyarakat masih menganut ideologi Eropa, bahwa kekuasaan merupakan salah satu bentuk kekuatan. Bukan hanya alam, tetapi ada juga dalam hal meraih kekuasaan. Dari segi ekonomi juga ada sebagian masyarakat yang masih berpandangan bahwa ekonomi merupakan sebagai bentuk identitas seseorang untuk lebih dihargai dari orang lain. 

Identitas sebagai bentuk bahwa semakin kaya seseorang maka semakin terpandang juga orang tersebut. Ada sebagian masyarakat saat ini bahwa kekayaan sebagai penunjang untuk menaikkan kelas sosial, seperti para artis yang berpenampilan nejis untuk menunjukkan ke masyarakat banyak. Bukan hanya di kehidupan gambaran seperti ini sering terjadi, tapi dalam karya sastra juga ada gambaran seperti itu. Sastra merupakan gambaran dari masyarakat, masyarakat merupakan sebuah objek yang sering diteliti oleh penulis sastra untuk mengambarkan kenyataan melalui tulisan. 

Sastra bukan hanya mengkritik tapi juga memberikan pesan moral, agama, budaya, sejarah dan lain-lainnya. Dalam sastra banyak juga para seniman membicarakan tentang masa Poskolonial. Dalam buku sastra sendiri banyak aspek-aspek yang membahas akan penjajahan masa lalu, seperti novel Student Hejo karya marco kartodikromo, Bumi Manusia karya Pramoedya, Lost Bastrad Karya Bima dan lain-lainnya. Tapi yang paling terkenal di zaman Poskolonial adalah novel-novel Pramoedya, dalam novel Pramoedya banyak sekali mengambarkan kejadian masa lampau akan penindasan bangsa Eropa terhadap Nusantara masa lalu. 

Tapi seiring zaman perkembangan sastra saat ini sangat pesat, banyak para seniman mengekspersikan sejarah-sejarah masa lalu dan mengabungkan akan masa sekarang untuk memberikan gambaran realita kepada masyarakat banyak. Bahwa Sejarah merupakan salah satu ilmu yang sangat penting untuk kita pelajari dan dengan sejarah kita bisa menghargai para pendahulu kita, baik itu para tokoh-tokoh pahlawan atau historis perjalanan bangsa Indonesia sendiri. Kutipan Soe Hok Gie "Jika tidak ada sejarah maka tidak akan hari ini". Dengan mempelajari sejarah, kita bisa mengenalkan bangsa Indonesia ke generasi-generasi selanjutnya bahwa sejarah merupakan ilmu yang sangat penting dan bisa nenambah wawasan.

Ikuti tulisan menarik elfri tago lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

3 hari lalu