Butet Manurung Terpilih sebagai  Model Peran Global Barbie - Humaniora - www.indonesiana.id
x

Slamet Samsoerizal

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 Maret 2022

Jumat, 15 Juli 2022 22:04 WIB

  • Humaniora
  • Topik Utama
  • Butet Manurung Terpilih sebagai  Model Peran Global Barbie

    Butet Manurung berubah sosok menjadi boneka Barbie? Ya! Dia terpilih sebagai salah satu dari 12 Model Peran Global Barbie.

    Dibaca : 949 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Butet Manurung terpilih sebagai salah satu dari 12 Model Peran Global Barbie.  Pemilik nama lengkap Saur Marlina Manurung  itu  mewakili Indonesia sebagai wanita dari bidang pendidikan yang menginspirasi dan memberi harapan bagi anak-anak perempuan untuk berani mengejar mimpi.

    Sebanyak 12 Model Peran Global ini merupaka bagian dari perayaan Hari Perempuan Internasional Barbie tahun ini, merek tersebut memberi penghormatan pada 12 perempuan panutan dari seluruh dunia dengan boneka unik yang serupa dengan mereka.

    Selain Butet, tokoh perempuan panutan lain yang dijadikan boneka Barbie adalah Adriana Azuara, Lena Mahfouf, Lan Yu, Ari Horie, Pat McGrath, Melissa Sariffodeen, Doani Emanuela Bertain, Jane Martino, Sonia Peronaci, Tijen Onaran dan Shonda .

     Barbie Khas Butet

    Melansir melalui laman Instagram pribadinya, Butet merasa tersanjung dan berharap agar semua anak perempuan di seluruh dunia percaya pada diri sendiri dan berani mewujudkan apa yang dicita-citakan meski berbeda dari orang lain.

     

    "Saya merasa tersanjung karena terpilih menjadi salah satu dari 12 Model Peran Global Barbie dan mewakili multikulturalisme Indonesia. "Harapan saya kepada semua gadis muda untuk percaya pada diri mereka sendiri, bahwa Kamu Bisa Menjadi Apa Pun yang Kamu impikan, apa pun.. mengutip Paulo Cuelho, 'Ketika Kamu menginginkan sesuatu, seluruh alam semesta berkonspirasi untuk membantumu mencapainya’," ujarnya.

     

     

    Presentasi boneka Barbie yang mewakili sosok Butet Manurung diwujudkan boneka yang mengenakan busana kain batik merah dan hitam serta kalung.  Tampak pula tampilan boneka tersebut dengan merias rambut hitamnya yang tebal,  digelung ke atas. 

     

    Butet berharap boneka yang terinspirasi dari dirinya ini mampu membuat orangtua bisa lebih mendukung dan bersikap positif menyikapi minat buah hati, meskipun berbeda dari orang kebanyakan.

     

    “Jangan jadikan anak versi (mini) orangtua. Namun,  jadikan dia versi dirinya sendiri,” kata pendiri Sokola Rimba ini. Ini merupakan sekolah rintisan bagi anak-anak dalam Orang Rimba atau Suku Kubu di pedalaman hutan Jambi.

    Barbie juga ingin mengajak anak-anak Indonesia membuat perubahan untuk lingkungan sekitar lewat program You Can Be a Champion for Change. Butet Manurung, yang kini sedang menempuh program doktoral di Belanda,  dilibatkan sebagai mentor yang akan menyimak presentasi dari para peserta.

     

     

    Ikuti tulisan menarik Slamet Samsoerizal lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.