x

Foto oleh Lisa dari Pexels

Iklan

Maulida sari safika

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 1 Desember 2022

Jumat, 2 Desember 2022 08:50 WIB

Efektifitas Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Endorsement di Instagram

Dizaman sekarang ini yang notabane nya segala sesuatunya menggunakan teknologi, terutama dalam hal bisnis, dengan begitu banyaknya media sosial yang menjadi alat atau wadah bagi para pembisnis dalam mengembangkan bisnisnya, salah satunya Instagram yang kini sedang sangat digandrungi terutama bagi Generasi Z .

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Beberapa tahun belakangan ini kalangan muda generasi Z sangat mahir dengan digital dan gandrung akan teknologi informasi. Generasi ini juga sangat menyukai dan sering berkomunikasi melalui jejaring sosial atau media sosial. Karena media sosial merupakan tempat yang memungkinkan para penggunanya untuk mempresentasikan dirinya maupun berinteraksi, bekerjasama, berbagi, berkomunikasi dengan pengguna lain. Selain itu juga bisa membentuk ikatan sosial baik sesama daerah ataupun dengan berbagai pengguna diseluruh belahan dunia.

Di samping itu, media sosial juga memiliki manfaat serta dampak yang sangat besar dalam hal bisnis, trrutama dalam segi pemasaran. Salah satu strategi pemasaran yang diterapkan dalam media sosial adalah Strategi Komunikasi Pemasaran, yaitu usaha untuk menyampaikan pesan kepada publik terutama konsumen sasaran mengenai keberadaan suatu produk dengan cara menyebarkan informasi, mempengaruhi , membujuk atau mengingatkan pasar sasaran atas produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan.

Salah satu media sosial yang saat ini sangat populer dikalangan generasi Z adalah Instagram. Instagram merupakan sebuah aplikasi berbagi gambar yang kini telah berkembang menjadi salah satu alat pemasaran yang paling efektif dalam menjual produk. Tak heran jika sosial media Instagram sangat populer dikalangan generasi Z karena penggunaannya yang mudah. Dengan melihat banyak pengguna instagram, banyak orang manfaatkan instagram untuk mencari keuntungan. Saat ini banyak pelaku bisnis yang menggunakan instagram sebagai strategi marketing untuk bisnis mereka dengan menjadikannya sebagai media promosi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Alat pendukung yang digunakan dalam periklanan/promosi dengan tujuan pemasaran suatu produk disebut endorser. Dengan kata lain Endorser merupakan simbol yang juga disebut sebagai sumber langsung (directsource) yang memiliki fungsi mendistribusikan pesan dan atau meperagakan produk atau jasa dalam kegiatan promosi. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mendukung efektifitas penyampaian pesan produk atau jasa tersebut. (Belch & Belch, 2004:168).

Definisi endorser adalah orang yang terlibat dalam proses komunikasi untuk melakukan penyampaian pesan pemasaran produk, dengan secara langsung ataupun tidak langsung. Di dalam produksi iklan, endorser berfungsi sebagai juru bicara agar merek sebuah produk cepat melekat pada konsumen. Tujuan akhirnya adalah supaya konsumen memiliki kemauan untuk membeli merek tersebut.

Menurut Shimp (2002) terdapat empat jenis endorser yang digunakan dalam komunikasi bisnis, yaitu :

  1. Celebrity endorser. Selebritis adalah orang-orang yang terkenal oleh masyarakat secara luas baik itu bintang film, penyanyi, pelawak, atlit, model.
  2. Expert endorser, bintang iklan yang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam bidang tertentu.
  3. Lay endorser, merupakan bintang iklan non selebritis.
  4. Dead endorseradalah bintang iklan orang/tokoh yang telah meninggal dunia.

Shimp (2002) menjelaskan pula bahwa jenis endorser memiliki karakteristik dan atribut yang sama hanya dibedakan dalam penggunaan orang-orangnya sebagai pendukung, apakah orang-orang yang digunakan sebagai endorser tokoh terkenal atau tidak.

Jika orang yang melakukan promosi ialah endoser, maka pekerjaan atau kegiatan promosi yang dilakukan endoser adalah Endorsement. Endorsement sendiri merupakan kerja sama yang terjalin antara dua pihak di media sosial yang dimana pebisnis memberikan produknya secara gratis lalu endorser memberikan testimonial menarik konsumen sebagai balasannya. Endorse dilakukan untuk memperkenalkan kepada masyarakat secara luas agar mendapatkan pelanggan yang tertarik untuk membeli produk-produk yang dipromosikan.

Endorsement dapat memunculkan rasa tertarik sehingga dapat membentuk minat calon pelanggan untuk memiliki produk hingga pada akhirnya dapat memutuskan untuk menggunakan produk tersebut. Banyak dari pelaku usaha yang berhasil menjangkau pelanggan karena memanfaatkan jasa endorsement tersebut. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh endorsement yang dilakukan influencer Instagram terhadap minat beli dan juga pada keputusan pembelian.

Efektifitas ini tak lepas dari gambar yang dibagikan melalui akun instagram tersebut. Kelebihan media sosial khususnya instagram adalah para pengguna instagram yang sudah melek akan teknologi. Karena itu sangat cepat apabila mempromosikan produk melalui instagram. Hal ini sangat menguntungkan bagi penjual yang ingin memasarkan produknya lewat akun instagram selebgram yang membuat produk semakin menarik dan lebih banyak dilihat. Walaupun Instagram merupakan media promosi yang banyak di gunakan oleh pebisnis namun Instagram memiliki kelebihan dan kekurangan untuk dijadikan sarana berpormosi.

Dalam mempromosikan dapat memberikan gambaran rinci melalui foto produk atau memperkenalkan produk melalu video. Dan dapat memberikan keterangan produk anda melalui teks atau tulisan secara terperinci. Dengan mudahnya untuk membuat akun Instagram membuat banyak orang menggunakan Instagram. Tentunya ini akan membuat tingkat persaingan pemasaran di Instagram semakin ketat. Konsumen akan memiliki banyak pilihan toko online di Instagram. Untuk itu harus menggunakan strategi pemasararan yang baik dan di tunjang dengan pelayanan, harga serta jaminan kualitas barang.

 

Referensi :

Satrio Jati, Audrey Raihan, dan Sherly Artadita, “ Pengaruh Endorsement Influencer Instagram Terhadap Keputusan Pembelian Produk melalui Minat Beli Sebagai Variabel Intervening”Jurnal Mirai Manajemen Vol 7, No 1 (2022), Pages 231 - 241

Mulyo, Priyo Dari,2016.“Endorser Sebagai Affirmative Action Dalam Komunikasi Bisnis” Jurnal Nomosleca Vol2, No 2, hal 7-9

Shimp, Terence A., 2003, Periklanan Promosi.Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.

 

Ikuti tulisan menarik Maulida sari safika lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu