x

dari pixabay.com

Iklan

Delima Adilla

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 Desember 2022

Senin, 19 Desember 2022 19:20 WIB

Cantik Itu Harus Berkulit Cerah? Bagaimana dengan yang Menyerupai Sawo Matang?

Apakah wanita cantik hanya dilihat dari warna kulitnya yang putih? Lalu bagaimana dengan wanita yang memiliki warna kulit sawo matang?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Apakah wanita cantik hanya dilihat dari warna kulitnya yang putih? Lalu bagaimana dengan wanita yang memiliki warna kulit sawo matang?

Kalian pastinya sudah tahu dong buah sawo? buah yang sangat manis dan juga memiliki warna cokelat kehitaman yang pada umum nya warna ini merupakan salah satu macam warna kulit manusia. Setiap wanita sudah pasti berharap ingin memiliki kecantikan yang dikagumi oleh semua orang. Tetapi beberapa iklan produk kecantikan menampilkan bahwa cantik yang ideal itu adalah wanita yang berkulit putih, langsing dan tinggi. Lalu bagaimana dengan wanita yang mempunyai kulit berwarna seperti sawo matang?
 
Saya salah satunya, wanita yang memiliki warna kulit sawo matang. Sudah banyak juga komentar jelek teman-teman terhadap warna kulit saya. Sampai ada perkataan teman laki-laki yang sangat saya ingat pada saat SMA. Dia berkata, “Coba saja lo putihan sedikit kaya kakak lo itu, pasti cantik”. Sejak saat itu saya benar-benar yakin bahwa memang standar kecantikan wanita hanya dilihat dari warna kulit nya saja.
 
Berdasarkan penelitian metode analisis semiotika Roland Barthles pada iklan Vaseline Insta Fair tahun 2013, terungkap bahwa perempuan dianggap ideal apabila mempunyai kulit berwarna cerah.  Perempun berkulit gelap dianggap tidak merepresentasikan standar kecantikan. Bahkan fakta yang dibawa oleh ZAP Beauty Index dari survei mengatakan 17 ribu lebih perempuan Indonesia pelanggan klinik kecantikan menyatakan, satu dari empat remaja di bawah 18 tahun merasa bahwa lebih penting mempunyai kulit putih dibandingkan merasa bahagia.
 
Fakta tersebut sudah sangat jelas bahwa banyak wanita yang memang ingin memiliki warna kulit yang putih, mengapa? Karena mereka berpikir bahwa kulit yang gelap itu adalah kotor dan tidak bersih. Apalagi dilihat dari era digital sekarang banyak media massa menampilkan para wanita cantik yang memiliki kulit putih dan juga banyak komentar yang memuji nya sehingga secara tidak sadar sudah membuat stereotip cantik itu memang harus putih. Akibatnya banyak wanita yang merasa dirinya merasa jelek jika tidak mempunyai kulit yang berwarna putih di antara teman-teman terdekatnya.
 
Jadi, apakah benar jika ingin cantik dan dikagumi oleh semua orang harus memiliki warna kulit yang putih dan juga cerah? Lalu bagaimana dengan wanita yang mempunyai warna kulit sawo matang? Tenang saja, sudah banyak kok bukti bahwa cantik itu tidak selalu putih. Kita bisa lihat artis lokal seperti Marion Jola dan Aurelie Moeremans. Mereka sangat nyaman dengan warna kulit yang mereka punya, tanpa memikirkan komentar negatif para netizen. Aurelie pun sempat merasa heran ketika mengetahui orang Indonesia begitu terobsesi dengan kulit putih. Dia sempat berkata bahwa di luar negeri kulit-kulit Indonesia yang berwarna sawo matang sangatlah spesial. Bahkan Marion Jola pun pernah berkata “I love also I embrace slash I’m cooler than you”
 
Bagi kalian yang merasa kulit gelap atau biasa disebut sawo matang itu jelek. Ayo kita ubah mindset tersebut! Jangan lagi berpikir bahwa cantik itu harus putih. Karena pikiran kita adalah hal terpenting untuk mengubah yang tadinya negatif menjadi positif. Teruslah berpikir bahwa kita lebih luar biasa dengan kulit yang seperti ini tanpa harus mengubah nya demi memenuhi ekspetasi orang lain.

Apasih hal yang harus kamu lakukan?

Pertama, cintai diri sendiri. Mungkin hal tersebut sudah sangat bosan didengar. Tetapi percaya lah bahwa jika hal tersebut memang bisa kamu lakukan akan dapat banyak manfaat yang akan kamu dapatkan. Mencintai diri sendiri merupakan hal yang penting, karena hal tersebut membuat kamu lebih percaya diri dengan apa pun yang kamu miliki. Semua wanita memiliki kecantikannya masing-masing dan kita tidak boleh terjebak dalam standar kecantikan yang ada di media sosial.

“To fall in love with yourself is the first secret to happiness,” - Robert Moley

Agar bisa lebih mudah mencintai diri sendiri, hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah becermin. Lihatlah dirimu sambil tersenyum, karena senyum membuat kita lebih terlihat lebih bahagia dan puas terhadap diri sendri. Pada saat becermin cobalah untuk mengucapkan hal yang positif seperti “Aku cantik” atau “Aku tidak kekurangan” jika itu berulang kali diucapkan, hal postif tersebut pada akhirnya akan menjadi kenyataan.
 
Kedua, terimalah gaya dan kepribadian unikmu. Jangan merasa aneh jika kamu berbeda dari yang lain. Kamu bisa menjadi apa pun yang kamu mau. Cari tahu hal-hal yang membuat kamu bahagia, dan fokus untuk mengembangkan kelebihan. Pelajari hal yang menurut kamu menarik, dan berhentilah jika itu membosankan. Dengan begitu kamu akan mengetahui hal-hal disukai, dan kamu juga akan merasa lebih percaya diri.

“Ingatkan dirimu bahwa kamu tidak harus melakukan apa yang dilakukan orang lain.” – Rajat Dogra

Mencintai diri sendiri memang bukan hal yang mudah untuk dilakukan, butuh waktu untuk bisa menerima nya dengan hati yang ikhlas. Pahami bahwa kamu masih tumbuh dan sedang mengalami perubahan. Kita semua terlahir dengan bentuk tubuh, wajah, dan warna kulit yang berbeda-beda sehingga kita memiliki keunikannya masing-masing. Selama tubuh dirawat dengan berolahraga, makan yang teratur, dan dijaga kebersihannya, kamu akan terlihat cantik apa pun warna kulitnya. Be yourself and have a healthy skin!
 

Ikuti tulisan menarik Delima Adilla lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

19 jam lalu

Terkini

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

19 jam lalu