x

Gambar oleh Lukas Bieri dari Pixabay

Iklan

Almanico Islamy Hasibuan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 November 2021

Minggu, 16 Juli 2023 10:09 WIB

Pernahkah Anda Mengalami Burnout Syndrome?

Tiba-tiba kita merasa lelah fisik dan mental, beban dan tanggung jawab yang berat dan sesak yang bahkan langit di atas juga seperti meremukkan kita. Pernahkah anda mengalami hal tersebut? Mari kita mengenalnya lebih jauh.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Bayangkan seseorang yang sedang beranjak dewasa, namun ditimpa beragam tanggung jawab dan memikul banyak beban di bahunya. Sesuatu yang bahkan belum dipersiapkan dari awal. Akibatnya, tubuhnya yang terkejut dengan semua pengalaman tersebut akan membuat dirinya tidak bersemangat. Ia bahkan tak bisa menikmati waktu luangnya.

Semua orang pernah berada di tahap tersebut. Mereka merasa tiba-tiba lelah baik fisik dan mental, tidak bisa menikmati bahkan hobi atau kesukaan kita sekalipun. Semua terasa hampa, badan lelah namun tidak bisa tidur, motivasi hidup terasa sudah hilang, hilang hasrat duniawi bahkan surgawi juga. Apakah itu hanya sebatas lelah? Dapatkah dihilangkan hanya dengan istirahat? Atau itu merupakan sesuatu yang berbeda dari biasanya?

Cary Cherniss, warga California lulusan Yale University,  menyebutkan peristiwa tersebut tidak hanya sekedar kelelahan biasa. Burnout atau Burnout Syndrome adalah nama untuk peristiwa tersebut. Menurut beliau, burnout adalah suatu keadaan di mana diri kita mengalami depresi, kehilangan minat, kelelahan secara fisik dan mental yang diakibatkan oleh stres yang berlebihan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Para pekerjalah yang sering mengalami kondisi ini. Lingkungan kerja yang padat dan keras dapat menyebabkan stres. Stres yang tidak dapat dikelola dan dikendalikan ini dapat memicu kondisi Burnout Syndrome. Semakin kita merasakan tekanan kerja dan stres yang berlebihan, motivasi atau minat kerja kita menurun dan lama kelamaan merambat ke kehidupan kita sehari-hari. Hal ini tentu saja tidak baik untuk kesehatan fisik dan mental kita.

Mereka yang telah terkena Burnout Syndrome pertama-tama mengalami kelelahan fisik dan selalu merasa kekurangan energi. Hal ini tentu saja menyebabkan semangat kita akan hilang. Setelah itu, kelelahan mental pun akan kita rasakan. Motivasi bahkan nafsu kita sendiri terdampak akan hal tersebut. Tahap ini akan memengaruhi kesehatan kita dikarenakan makan pun kita menjadi malas. Tahap selanjutnya adalah kondisi kesehatan kita akan memburuk. Lalu, bagaimana cara mengatasi Burnout Syndrome ini?

Burnout Syndrome ini awalnya hanya respon tubuh yang menyuruh kita untuk istirahat sejenak, mencari sesuatu di luar sana, dan memikirkan selain pekerjaan kita. Carilah waktu luang untuk menyempatkan diri kalian melepaskan penat di pikiran. Kita bisa datang ke pantai, membaca di perpustakaan, atau mendekatkan diri kepada-Nya. Bisa jadi anda merasa jenuh dan lelah dikarenakan anda yang terlalu sibuk dengan dunia dan lalai akan kewajiban akhirat anda.  Kita bisa dengan mudah menemukan ketenangan pikiran yaitu hanya dengan mendekatkan kepada-Nya. Ada yang mengatakan kalau “Pikiran adalah sumber penyakit”, oleh karena itu jagalah dia, berilah dia istirahat, agar dia tidak memberikan petaka kepada kita.

Ikuti tulisan menarik Almanico Islamy Hasibuan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu