x

Iklan

Nawassyarif S. Kom., M. Pd

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 7 September 2023

Sabtu, 16 September 2023 14:08 WIB

Membiasakan Berpikir agar Lebih Taat Aturan

Cara berpikir dengan hal-hal sederhana untuk lebih taat aturan.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Di era digital saat ini menjadikan setiap orang bisa mengakses informasi namun tidak semua orang menjadikan informasi tersebut bermakna. 

Hidup diera digital saat ini menjadikan kita berbeda dari generasi yang hidup di era sebelumnya. Dengan kecepatan dalam mengakses dan mengolah informasi menjadikan hidup lebih mudah. Informasi tidak hanya berupa text namun informasi yang bergambar sudah sangat mudah diakses. Dengan informasi tersebut sangat membantu seseorang meningkatkan kemampuan berpikir atau mengambil pelajaran dari apa yang telah terjadi bahkan sampai yang terjadi dibelahan bumi lain.

Kenapa mesti berpikir?
Dengan berpikir menjadikan seseorang lebih taat karena mengerti dibandingkan hanya sekedar taat karena ikut-ikutan atau taat karena ketakutan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan jumlah kecelakaan, banyak diantaranya karena disebabkan tidak taat aturan lalu lintas.

Kenapa tidak taat aturan? Bisa jadi lebih mengutamakan gaya dibandingkan berpikir sehat, bisa juga kesombongan karena merasa orang besar atau keluarga orang besar, bisa karena kemalasan untuk memahami aturan. Bahkan karena sudah menjadi kebiasaan yang umum dilakukan sehingga tidak lagi dianggap bukan masalah padahal masalah besar. Padahal nitizen bisa mengambil pelajaran tidak hanya didapatkan dari aktivitas nyata namun juga media digital.

Berpikir tidak harus hal-hal yang rumit namun perlu menbiasakan diri berpikir tentang hal-hal yang sederhana disekitar kita salah satu contohnya saat berkendara.

Misalkan mengajukan pertanyaan mengapa saat berkendara roda dua menggunakan helm? Apakah kepala kita lebih kuat dari aspal? Bagaimana dalam kecepatan tertentu jika terjatuh? Tentu tujuan menggunakan helm untuk meminimalisir kerusakan kepala, karena kepala adalah bagian yang sangat penting, bayangkan bagaimana jadinya jika kepala geger karena terjatuh? 

Aturan lalu lintas dibuat oleh orang-orang berpikir untuk menghindari peluang resiko kerusakan atau kecelakaan. Jika malas berpikir, maka mesti mengakui dan mengikuti aturan yang telah dibuat oleh mereka yang berpikir. Mereka membuat aturan bukan untuk mereka sendiri namun untuk keselamatan bersama terutama pengendara

Jika ugal-ugalan atau tidak mau tahu tentang aturan berkendara maka siap dengan resiko menabrak orang lain atau ditabrak oleh orang lain.

Apa hubungan ketidaktaatan berlalu lintas dengan lambannya pertumbuhan sebuah negara?
Ketidaktaatan dalam berkendara dapat memicu lambannya pertumbuhan sebuah negara bahkan merugikan negara, jika beberapa orang mengalami kecelakaan karena melanggar lalu lintas biaya rumah sakitnya dihitung diluar kepala, namun bagaimana jika ribuan orang? Tentu jika dijumlahkan sangatlah besar. Semestinya anggaran dialokasikan untuk hal-hal lebih penting seperti peningkatan SDM malah dialokasikan untuk menangani kecelakaan yang di sebabkan pelanggaran lalu lintas.

Apakah masalah ini akan terus berlanjut disetiap tahunnya karena malas berpikir?

Nawassyarif S.Kom., M.Pd
Pendiri: Juru Desain

Ikuti tulisan menarik Nawassyarif S. Kom., M. Pd lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu