x

Ilustrasi penduduk Jepang

Iklan

Abiyyah Taufiqatul

Mahasiswa Studi Kejepangan, Universitas Airlangga
Bergabung Sejak: 9 April 2023

Selasa, 31 Oktober 2023 11:03 WIB

Amae, Konsep Silaturahmi ala Jepang

Aamae juga ada di budaya lain. Tapi Jepang memiliki keunikan tersendiri karena memiliki kata yang sudah mendarah daging dalam leksikon sehari-hari.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pemaknaan Amae berdasarkan peneliti terdahulu

Pengertian Amae sebenarnya sudah ada dalam leksikon bahasa Jepang sebelum "penemuan" Doi. Amai (甘い) juga umum digunakan, yang berarti "manis", "manis", dan "naif", di antara beberapa definisi lainnya. Kata ini juga mirip dengan kata kerja amayakasu (甘やかす) yang berarti memanjakan atau memanjakan.
 
Menurut Doi, amae juga ada di budaya lain, ia berpendapat bahwa Jepang memiliki keunikan tersendiri karena memiliki kata yang sudah mendarah daging dalam leksikon sehari-hari. Dia mungkin benar di situ. Namun, Doi juga menyandarkan argumennya pada ketidakmampuan untuk menerjemahkan amae ke dalam bahasa Inggris. Namun, para penerjemah telah menemukan padanan kata yang sesuai dalam bahasa Inggris, seperti "merengek", "cemberut", "membujuk", dan "merajuk". Memanjakan atau memanjakan seseorang cenderung dipandang rendah di AS; terjemahan bahasa Inggrisnya pasti membawa konotasi yang agak negatif. Sebagai alternatif, terjemahan dapat ditemukan melalui kombinasi kata-kata, beberapa di antaranya disediakan oleh Doi sendiri seperti "ingin dicintai" atau "kebutuhan ketergantungan." Intinya, hanya karena sebuah kata tidak memiliki padanan kata yang tepat dalam bahasa lain, bukan berarti kata tersebut mustahil diterjemahkan atau tidak ada dalam budaya lain.
 
Amae sering dikaitkan dengan hubungan antara anak dan ibunya. Seorang anak secara alami bergantung pada ibunya untuk bertahan hidup dan mengembangkan ikatan emosional yang kuat dengannya. Anak belajar bahwa dia dapat mengandalkan ibunya untuk kasih sayang, dukungan dan perlindungan. Perasaan aman dan percaya ini penting untuk perkembangan emosi anak.
Amae juga dapat dilihat pada hubungan orang dewasa. Misalnya, seorang suami mungkin mengandalkan istrinya untuk mendapatkan dukungan emosional, atau seorang bawahan mungkin mengandalkan atasannya untuk mendapatkan nasihat dan arahan. Dalam semua kasus ini, amae adalah perasaan percaya dan saling ketergantungan.
 
Amae penting dalam budaya Jepang karena dianggap sebagai landasan hubungan yang kuat Amae juga dipandang sebagai cara untuk menciptakan rasa harmoni dan komunitas Namun, amae juga bisa berdampak negatif jika dilakukan secara berlebihan Misalnya, seseorang yang terlalu bergantung pada orang lain mungkin dianggap egois atau tidak dewasa.
 

Silaturahmi dalam Islam

Manusia merupakan makhluk sosial yang saling membutuhkan bantuan, dukungan dan kerjasama dalam menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari. Islam mengajarkan untuk selalu menjaga silaturahmi, senang mengunjungi teman, saudara, orang tua, tetangga, masyarakat, mengikuti pengajian dan menuntut ilmu. Hikmah dalam menjaga silaturahmi, antara lain:
1. Mengikat kasih persaudaraan
2. Membawa rejeki
3. Memiliki sikap empati dan menjauhi sikap egois
 
Keutamakan menjaga silaturahmi juga banyak, yakni:
Menjauhi api neraka. Umat Islam yang memulihkan silaturahmi akan selamat dari api neraka. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits HR Bukhari dan Muslim, “Kamu beribadah kepada Allah SWT dan tidak mempersekutukan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan menjaga kekeluargaan.”
 
Keberadaan dan umurnya diberikan. Persahabatan memiliki nilai imbalan yang besar. Dengan silaturahmi maka rezekinya akan bertambah dan umurnya akan panjang. Seperti dalam hadis yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari dan Muslim, “Barangsiapa ingin menambah rezekinya dan memanjangkan hidupnya, hendaklah dia meneruskan hubungan persahabatan.”
 
Dihormati dalam kehidupan ini dan akhirat. Melanjutkan kembali hubungan yang rusak merupakan suatu sikap terpuji atau mulia yang dicintai Allah SWT. Orang dengan sikap ini akan dihormati dalam kehidupan ini dan akhirat.
 
Memperluas persaudaraan antar sesama. Dalam ajaran Islam, kita semua adalah saudara walaupun berbeda agama, tidak ada alasan untuk saling membenci dan menjauhi karena kita diciptakan untuk saling membutuhkan.
 
Hingga menjaga keharmonisan. Menjaga keharmonisan dengan saling memaafkan sambil tetap bersilaturahmi dapat menjalin keharmonisan dalam keluarga, hubungan, dan hubungan sosial. Karena setiap manusia mempunyai dosa, baik disengaja maupun tidak disengaja.
 

Kesamaan budaya Amae dengan Silaturahmi

Konsep budaya yanga ada di Indonesia yang paling dekat dengan amae adalah silaturahmi. Silaturahmi adalah kata dalam bahasa Melayu yang berarti "menjaga hubungan kekerabatan dan persahabatan". Ini adalah nilai budaya yang menekankan pentingnya menjaga hubungan dekat dengan keluarga dan teman.
 
Silaturahmi sering diekspresikan melalui tindakan kebaikan dan kemurahan hati. Misalnya, orang dapat mengunjungi orang tua, mengundang teman untuk makan malam, atau membantu tetangga yang membutuhkan. Silaturahmi juga penting dalam membangun keharmonisan dan kohesi sosial.
 
Seperti amae, silaturahmi didasarkan pada rasa saling percaya dan saling ketergantungan. Orang-orang yang berada dalam hubungan silaturahmi yang erat merasa nyaman untuk saling mengandalkan satu sama lain untuk mendapatkan bantuan dan dukungan. Hal ini dapat dilihat pada contoh berikut:
- Seorang anak dapat meminta bantuan orang tuanya untuk mengerjakan pekerjaan rumah atau pekerjaan rumah tangga,
- Seorang suami dapat meminta nasihat dari istrinya ketika membuat keputusan yang sulit.
- Seorang teman mungkin meminta bantuan untuk memindahkan atau menyelesaikan masalah pribadi.
- Seorang tetangga mungkin meminta bantuan untuk mengerjakan pekerjaan rumah atau mengasuh anak.
 
Dalam semua kasus ini, orang-orang mengandalkan hubungan mereka dengan orang lain untuk mendapatkan dukungan dan bantuan. Ini adalah aspek kunci dari budaya silaturahmi. Konsep budaya Indonesia lainnya yang mirip dengan amae adalah gotong royong. Gotong royong adalah kata dalam bahasa Jawa yang berarti "gotong royong". Ini adalah nilai budaya yang menekankan pentingnya bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Gotong royong sering terlihat dalam konteks proyek-proyek komunitas, seperti membangun sekolah baru atau memperbaiki.
 
Amae adalah konsep yang kompleks dan penuh nuansa, tetapi merupakan bagian penting dari budaya dan masyarakat Jepang. Amae adalah cara untuk mengekspresikan kepercayaan, kasih sayang, dan ketergantungan pada orang lain. Begitu pun dengan silaturahmi, konsep sederhana tentang saling mengasihi, melindungi, dan ketergantungan kelompok.
 
Daftar Pustaka
Arti kata silaturahmi. (n.d.). Retrieved from KBBI Online: https://kbbi.web.id/silaturahmi
ASNARIA. (2011). ANALISIS KONSEP AMAE PADA TOKOH YUZUYU DALAM MANGA AISHITERUZE BABY. 6-12.
CNN, T. (2023). Benarkah Silaturahmi Bisa Bikin Panjang Umur? Retrieved from CNN Indonesia: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20230825124021-284-990397/benarkah-silaturahmi-bisa-bikin-panjang-umur
DOl, L. T. (1962). AMAE - A KEY CONCEPT FOR UNDERSTANDING JAPANESE. Psychologia, 1-7.
Fusek, A. P. (2020, August 18). The Anatomy of Stereotypes: Japan and the “Amae” Myth. Retrieved from Unseen Japan: https://unseen-japan.com/debunking-amae/
Gielen, T. N. (2006). Bullying and Ijime in Japanese Schools. Violence in Schools, 169-190.
James, A. (2010, February). School Bullying. Retrieved April 9, 2023, from ResearchGate: https://www.researchgate.net/publication/264166903_School_bullying
Klein-Hass, M. ". (2016, October). Tokyo Pop. Retrieved April 2023, from https://www.tokyopop.com/blog/2016/10/20/silence-is-golden-a-silent-voice-discussed-by-someone-who-lived-it
Naning Wardani, S. I. (2023, May). Menjaga Silaturahmi Dalam Islam. Retrieved from Perpustakaan Universitas Ahmad Dahlan: https://perpustakaan.uad.ac.id/menjaga-silaturahmi-dalam-islam/
 

Ikuti tulisan menarik Abiyyah Taufiqatul lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu