x

Ilustrasi Big Data. Foto infojawatengah

Iklan

Salsabilla Mutiara

Salsa Mutiara
Bergabung Sejak: 23 Februari 2022

Sabtu, 25 November 2023 06:34 WIB

Problematika Etika Big Data dalam Penelitian Sosial

Pada dasarnya big data mengandung informasi yang bersifat sangat pribadi tentang kehidupan seseorang. Tantangan terbesar adalah bagaimana kita tetap dapat menggunakan big data secara bijak, tanpa melanggar privasi seseorang.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Privasi dan etika adalah dua hal penting yang perlu diperhatikan ketika kita menggunakan big data untuk penelitian yang berkaitan dengan tema sosial. Penggunaan big data dapat membantu kita untuk memahami lebih mendalam bagaimana masyarakat berperilaku dan berinteraksi. Tapi hal ini juga dapat menimbulkan masalah terutama dalam memperlakukan informasi pribadi seseorang. Karena pada dasarnya big data mengandung informasi yang bersifat sangat pribadi, seperti nama, alamat, informasi medis, atau detail-detail lain kehidupan seseorang. Tantangan terbesar adalah bagaimana kita tetap dapat menggunakan big data secara bijak. Artinya kita tak melanggar privasi seseorang sebagai sumber data kita.

Langkah agar data yang digunakan tidak melanggar privasi adalah dengan memperhatikan regulasi privasi. Sebagai contoh, regulasi privasi seperti GDPR di Uni Eropa yang bertujuan untuk melindungi data pribadi seseorang. GDPR mewajibkan setiap penyedia layanan untuk memberikan informasi yang jelas kepada individu tentang cara penggunaan data mereka dan mendapatkan izin dari yang bersangkutan sebelum menggunakannya.

Hal ini akan memberikan kontrol lebih besar kepada individu atas data pribadi mereka, termasuk hak untuk mengakses, mengoreksi, dan bahkan menghapus data mereka. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan di mana data pribadi dikelola dengan aman dan dihormati privasinya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hal berikutnya yang perlu diperhatikan dalam memperoleh atau menggunakan big data dengan bijak, kita harus menggunakan sebuaah teknik khusus. Teknik khusus ini seperti menyembunyikan atau mengacak informasi pribadi dalam data, untuk melindungi identitas individu. Meskipun demikian, hal ini dapat menjadi rumit karena kita perlu memastikan bahwa data yang kita gunakan tetap berguna untuk analisis yang menunjang penelitian sosial kita.

Tidak sebatas itu, Kita juga harus memastikan bahwa tempat penyimpanan data kita aman dari serangan atau kebocoran informasi pribadi. Keamanan sistem penyimpanan data sangat penting dalam melindungi privasi individu.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya dan harus diperhatikan adalah kesadaran akan nilai-nilai etika dalam penggunaan data sosial. Sebagai pengguna data, kita harus mempertimbangkan bagaimana penggunaan data yang kita gunakan dapat berdampak pada individu dan masyarakat secara luas. Perlu diperhatikan pula, bahwa penggunaan data harus memberikan manfaat sosial tanpa merugikan privasi individu.

Dengan memperhatikan masalah privasi dan etika ini, kita bisa memastikan bahwa manfaat yang kita peroleh dari penggunaan big data dapat digunakan secara bertanggung jawab untuk memahami masyarakat tanpa mengorbankan privasi individu

 

Ikuti tulisan menarik Salsabilla Mutiara lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu