x

Dian Sastrowardoyo dan Ario Bayu dalam serial Gadis Kretek. Dok. Netflix

Iklan

Nadya Khennis Rozana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Maret 2023

Rabu, 6 Desember 2023 18:51 WIB

Money Personality dalam Film Gadis Kretek

Uang memainkan peran penting dalam hidup kita. Cara kita mengelolanya sering dipengaruhi oleh money personality atau kepribadian keuangan yang unik. Beragam cara itu tercermin dalam beberapa karakter di filem Gadis Kretek ini.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Setiap individu memiliki hubungan yang unik dengan uang, yang mencerminkan kebiasaan, sikap, dan nilai-nilai pribadi mereka. Konsep ini dikenal sebagai money personality atau kepribadian keuangan. Memahami konsep ini dapat membantu kita dalam pengelolaan keuangan pribadi, investasi, dan pembuatan keputusan finansial yang lebih baik.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Apa aja sih tipe-tipe money personality? Jika kalian menyempatkan diri untuk menonton film terbaru berjudul Gadis Kretek, maka akan menemukan karakter yang relate dengan tipe money personality.

Dokter Arum, Si Compulsive Saver

Dokter Arum adalah karakter yang memiliki penampilan bersahaja. Walaupun punya banyak barang antik yang berharga. Namun, ia lebih memilih menyumbangkan kepada museum. Dokter Arum cocok dengan tipe compulsive saver. Tipe ini mempunyai kecenderungan merasa cukup dengan hidup yang sederhana.

Apabila mendapatkan uang, lebih memilih untuk ditabung. Terkadang juga merasa bersalah jika membelanjakannya. Padahal setiap orang punya hak untuk menyenangkan diri sendiri. Bagi kalian yang relate dengan tipe ini, coba alokasikan keuangan menjadi living-saving -playing. Ambil cukup perhatian untuk pos playing, kalau terisi saldonya boleh banget dipakai buat hal yang disukai.

Mas Seno, Si Saver Splurger

Karakter Mas Seno digambarkan sebagai seseorang yang sangat baik hati. Bahkan, ia merelakan diri sendiri untuk menyenangkan orang lain. Sama halnya dengan tipe saver splurger. Tipe ini biasanya memang seorang people pleaser. Mereka cenderung memakai uang sebagai cara membangun relasi dengan orang lain. Karena itu, tipe ini banyak yang bernasib menjadi generasi sandwich yang selalu mengalah dan sulit berkata tidak, hehe.

Kalian yang relate dengan tipe ini wajib memiliki budgeting. Ubah atensi kalian di bagian donasi. Tidak apa-apa memberi, tapi kalian harus pastikan kebutuhan diri sendiri tetap aman untuk menghindari kelelahan finansial yang mungkin terjadi.

Mas Lebas, Si Compulsive Spender

Tipe ini adalah para penghambur yang cenderung menikmati gaya hidup sekarang dan relatif kurang khawatir tentang masa depan finansial. Meskipun dapat menciptakan pengalaman hidup yang lebih kaya, kebiasaan ini dapat menimbulkan risiko keuangan jika tidak diimbangi dengan perencanaan dan tabungan yang memadai.

Sesuai lah sama karakter Lebas yang selama hidupnya suka foya-foya dan males ngurusin bisnis. Tapi, tipe ini biasanya punya banyak teman dan cenderung disukai orang-orang. Buat kalian yang mirip Lebas, sudahi ngutang konsumtif. Yuk, mulai berinvestasi untuk masa depan.

Rukayah, SI Money Avoider

Tipe penghindar cenderung mengabaikan isu keuangan atau menghindari berurusan dengan masalah uang. Ini bisa disebabkan oleh ketidaknyamanan atau kurangnya pengetahuan. Bagi penghindar, mereka perlu mengatasi ketidakpastian keuangan dengan pendekatan yang sistematis dan pengetahuan yang lebih baik.

Karakter Rukayah menjadi gambaran terdekat dengan tipe money avoider. Karena ia tidak tertarik dengan urusan bisnis kretek, malah lebih suka berteman dengan anak rival bapaknya. Hmmm.... untuk yang relate dengan Rukayah coba bikin auto-debit tiap bulan dari gaji ke rekening dana darurat dan investasi. Tidak perlu berpikir tentang hasil yang didapat. Yang penting punya aset yang bisa digunakan saat darurat dan untuk masa depan.

Pak Idroes, Si Money Worrier

Salah satu cabang dari tipe money vigilant. Intinya, mereka sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan. Cenderung meonlak risiko dan lebih suka mengumpulkan uang dibandingkan membelanjakan uang. Mirip dengan karakter Pak Idroes yang betah di zona nyaman.

Orang-orang dengan tipe ini sebaiknya perlu melihat komposisi aset yang dimiliki. Apakah terlalu banyak dalam bentuk tabungan biasa? Perlu adanya keseimbangan antara aset kas dan aset investasi. Pakai aplikasi money management untuk menurunkan level anxiety terhadap rasa gak punya duit.

Soeraja, Si Gambler

Mas Raja ini banyak keputusan hidupnya yang diambil karena dorongan sesaat dengan risiko besar. Ada yang bilang dia pemimpi besar, juga ada yang bilang dia spekulan sejati. Kepribadian ini suka mempertarukan uang dengan uang lain yang instan. Terlalu berani mengambil risiko berlebih, bahkan mereka bisa melakukan hal yang lebih banyak ruginya. Waduh.

Yang mirip Mas Raja gini, ingat dana darurat ya. Supaya bisa tetep waras meskipun banyak badai menghadang yang menguras dompet. Coba kurangin spekulasi yang berlebihan agar hidup lebih tenang, seimbang, dan tentunya bahagia.

Jeng Dasiyah, Si Compulsive Money Maker

Nah ini dia Jeng Yah alias Dasiyah yang jaman itu memang ambisinya jadi pencipta saus kretek terbaik. Berbeda dengan perempuan yang pingin cepet dinikahi pria mapan. Tipe ini memprioritaskan menghasilkan uang di atas segalanya. Terkadang sampai nguras mental dan fisik.

Tipe ini juga gemar mengasosiasikan uang dengan kebebasan finansial, keamanan, dan kebahagiaan. Wajib melakukan cek keuangan tiap tahun. Tujuannya agar sadar bahwa memahami financial wellness penting untuk kehidupan dan jadi banyak bersyukur.

Memahami money personality adalah langkah pertama menuju keberhasilan keuangan pribadi. Tidak ada satu tipe kepribadian keuangan yang lebih baik dari yang lain; yang penting adalah mencari keseimbangan yang tepat sesuai dengan tujuan dan nilai-nilai individu. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang hubungan pribadi dengan uang, seseorang dapat mengambil langkah-langkah yang lebih efektif untuk mencapai kestabilan keuangan dan keberlanjutan jangka panjang.

Ikuti tulisan menarik Nadya Khennis Rozana lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

4 hari lalu