x

Sumber ilustrasi: space.com

Iklan

Emira Hayatina Ramadhan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 4 Mei 2023

Selasa, 26 Desember 2023 13:42 WIB

Efektivitas Penggunaan Metode SQ3R dalam Membaca Buku

Artikel ini membahas tentang dampak baik dari penerapan metode SQ3R serta langkah-langkah penggunaan metode SQ3R dalam membaca buku.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kebutuhan untuk meningkatkan sistem pendidikan di Indonesia di semua tingkat pendidikan, tidak hanya pendidikan umum, menjadi semakin mendesak seiring dengan semakin pesatnya perkembangan zaman. Indonesia tertinggal jauh di belakang negara-negara Asia lainnya, seperti Singapura dalam hal pencapaian pendidikan. Prestasi belajar siswa merupakan salah satu ukuran rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia.

Fakta dari hasil PISA (Program for International Student Assessment) pada 2015 menunjukkan bahwa dibandingkan dengan negara-negara peserta program lainnya, kemampuan membaca anak-anak usia 15 tahun masih relatif rendah. Dari 69 negara yang berpartisipasi, kemampuan membaca anak-anak Indonesia berada di peringkat ke-61 dalam program ini. Anak-anak Indonesia hanya mampu memahami tiga puluh persen dari isi bacaan, dan mereka sangat kesulitan memberikan jawaban yang rasional untuk pertanyaan-pertanyaan yang meminta deskripsi.

Salah satu penyebab rendahnya kualitas pendidikan anak-anak Indonesia adalah kemampuan membaca mereka yang rendah. Hal ini harus segera diatasi agar kita dapat bersaing dengan bangsa lain. Burs berpendapat bahwa literasi sangat penting bagi masyarakat yang berpendidikan. Namun demikian, anak-anak yang tidak melihat nilai dari belajar membaca tidak akan terinspirasi untuk belajar. Menurut Tarigan, membaca adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh pembaca untuk memahami pesan yang hendak disampaikan oleh penulis melalui media kata-kata atau bahasa tulis. Tarigan, misalnya, percaya bahwa membaca adalah sarana untuk mempelajari informasi yang ingin disampaikan oleh penulis.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kemampuan membaca sama pentingnya dengan keterampilan bahasa lainnya seperti menulis, berbicara, dan mendengarkan. Rahim berpendapat bahwa untuk memahami pemahaman bacaan, seseorang harus mampu menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi informasi yang mereka baca. Siswa yang mengembangkan kebiasaan seperti ini akan lebih kritis dan kreatif dalam upaya mereka untuk memahami informasi yang mereka baca. Menurut teori pemahaman bacaan, pemahaman bacaan melibatkan proses yang disengaja dan kolaboratif untuk memastikan dan mengasimilasi makna dan ide yang dimaksudkan penulis untuk pembaca. Selain persyaratan untuk latihan pengembangan keterampilan seperti membaca cepat.

Metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, dan Review) merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pemahaman dan minat membaca. Langkah-langkah dalam pendekatan SQ3R bertujuan untuk membantu siswa memahami materi bacaan dengan meminta mereka menyelesaikan kegiatan membaca sendiri.

Berdasarkan maknanya, Setyowati menyatakan bahwa SQ3R dibagi menjadi lima tahap: Sebelum membaca, lakukan "Survey" dengan melihat bacaan. "Question" adalah mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai apa yang telah dibaca. Langkah membaca "read" adalah ketika Anda mencari solusi atas pertanyaan. "Recite" adalah meringkas bacaan dari solusi yang telah diidentifikasi. sedangkan "Review" adalah proses membandingkan hasil bacaan dengan bacaan awal.

 

Efektivitas Meningkatkan Minat dan Keterampilan Membaca Buku Melalui Metode SQ3R

Wijaya telah melakukan penelitian metode SQ3R. Menurut Wijaya, pendekatan SQ3R adalah strategi membaca yang secara efektif melibatkan siswa dalam konstruksi pengetahuan secara aktif dan pembelajaran langsung serta pemahaman konten. Pendekatan pembelajaran SQ3R yang digunakan Putri ditemukan memiliki dampak yang baik dan signifikan terhadap kemampuan membaca dalam penelitian lain. Metode pembelajaran adalah strategi yang digunakan oleh pendidik untuk memastikan bahwa tujuan yang ingin dicapai selama proses belajar mengajar. Menurut Muhaji, strategi membaca yang sukses adalah strategi yang menginspirasi siswa untuk mencapai potensi penuh mereka dan memiliki pengalaman belajar yang positif. Pendekatan SQ3R merupakan salah satu strategi membaca yang dapat membuat siswa terlibat secara aktif dalam menciptakan informasi. Penelitian Liska Wahyuni sebelumnya juga menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan membaca pemahaman siswa setelah penerapan pendekatan SQ3R. Para peneliti menemukan bahwa siswa merasa puas dengan metode SQ3R dan media yang digunakan berdasarkan respon dari siswa dan hasil evaluasi.

 

Langkah-langkah Penggunaan Metode SQ3R

Pendekatan SQ3R dapat diterapkan dengan cara-cara berikut untuk meningkatkan kemampuan dan minat membaca buku: 1) Siswa didorong untuk menyelidiki atau menganalisis struktur teks buku secara keseluruhan sebagai bagian dari tugas survei. Siswa harus dapat menentukan panjang atau volume teks.  Disarankan agar siswa menyiapkan kertas dan alat tulis berwarna sehingga mereka dapat menyoroti informasi penting untuk pertanyaan. alat tulis berwarna untuk menyoroti detail penting untuk pertanyaan. 2) Selama tahap pertanyaan, guru dapat memberikan panduan dan model bagi siswa untuk membuat pertanyaan yang ringkas, relevan, dan mudah dipahami mengenai bagian-bagian teks buku yang telah dinilai. 3) Siswa diminta untuk secara aktif membaca materi buku dalam kegiatan membaca untuk menemukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang telah ditentukan. Membaca dengan konsentrasi pada paragraf yang diperkirakan akan memberikan jawaban yang relevan dikenal sebagai membaca aktif. 4) Dapat mengulangi jawaban atas pertanyaan yang telah disusun sebelumnya selama latihan membaca.  Siswa diajarkan untuk tidak membuka catatan jawaban mereka.  Siswa diinstruksikan untuk terus menjawab pertanyaan berikutnya sampai semua pertanyaan telah dijawab jika ada yang belum terjawab. 5) Selanjutnya meminta siswa untuk membaca dan mengulangi semua pertanyaan dan jawaban dalam latihan tinjauan akhir dengan cepat.

 

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan diatas, menyimpulkan bahwa pencapaian pendidikan Indonesia secara signifikan lebih rendah daripada negara-negara Asia lainnya. Kemampuan membaca yang rendah merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya tingkat pendidikan anak-anak Indonesia. Sama pentingnya dengan keterampilan bahasa lainnya seperti menulis, berbicara, dan mendengarkan, kemampuan membaca adalah kemampuan yang harus ditingkatkan. Metode SQ3R merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca buku. Penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran SQ3R secara signifikan dan baik meningkatkan kemampuan membaca. Hal ini mengindikasikan bahwa metode SQ3R telah terbukti efektif meningkatkan kemampuan membaca buku seseorang.

 

Referensi

Dalman. (2013). Keterampilan Membaca. Jakarta: Raja Grafindo.

Muhaji et al. (2013). Pengaruh Penerapan Metode SQ3R dan Teknik Klose Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa. Journal : Universitas Pendidikan Ganesha. Tidak diterbitkan. Vol. 2:1-8

Putri, Y. E., Halidjah, S., & Sabri, T. (2019). Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran SQ3R Terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK)8(3).

Rahim, F. (2009). Pengajajaran Membaca Disekolah Dasar. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Wahyuni, L., Taufiq, M., & Maritasari, D. B. (2023). Penggunaan Metode Sq3r Berbasis Cerita Rakyat pada Siswa Kelas Tinggi di Sekolah Dasar Negeri 1 Tebaban. Advanced In Social Humanities Research1(8), 103-111.

Wijaya, A., Lesmono, A. D., & Yushardi. (2015). Penerapan Metode Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) Dalam Pembelajaran IPA Di Smp. Jurnal: Universitas Jember. Vol 4(1), hal. 87-92.

 

Ikuti tulisan menarik Emira Hayatina Ramadhan lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler