x

Sumber: Hariadhi/Wikimedia Commons

Iklan

Harrist Riansyah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 7 April 2023

Rabu, 3 Januari 2024 15:42 WIB

Asal-Usul Nama Cakung

Kepemilikan terus berganti dengan pada 1778 sebagian besar tanah di Cakung dimiliki oleh Soedjar, seorang pejabat militer VOC dibawah letnan (vaandrig). Dan pada 1881 dimiliki oleh Kauw Tjeng Tjoan. 

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Bagi sebagian orang yang berada di Jabodetabek khususnya di daerah Jakarta Timur dan Bekasi pasti sudah tidak asing dengan nama Cakung. Cakung merupakan nama Kecamatan di daerah administrasi kota Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta. 

 Wilayah Cakung terbilang lokasi yang strategis karena mampu menghubungkan daerah bisnis dan daerah pabrik. Itu membuat daerah ini banyak didapati perumahan padat penduduk. daerah-daerah ini dihubungkan oleh jalan raya yaitu Jalan Raya Bekasi yang menghubungkan Cempaka Putih, Kelapa Gading, Bekasi, dan Pulo Gadung. Jalan I Gusti Ngurah Rai yang menghubungkan Duren Sawit, Jatinegara, Matraman, dan Bekasi. 

Nama Cakung diambil dari nama kali Cakung. Kata "cakung" bila dirujuk pada buku Rachmat Ruchiat dengan judul Asal-Usal Nama Tempat di Jakarta, berasal dari bahasa Sunda yang berarti katak pohon atau katak terbang. Itu adalah jenis katak yang berbadan ramping (Rhacophorus).

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pada masa Hindia Belanda, tepatnya pada 1686 tanah di Cakung tercatat milik pejabat tinggi VOC di Batavia (sekarang Jakarta), Johannes Cops. pada 1711 kepemilikan berganti menjadi milik janda Kapten Johan Ruys, Elisabeth. 

Kepemilikan terus berganti dengan pada 1778 sebagian besar tanah di Cakung dimiliki oleh Soedjar, seorang pejabat militer VOC dibawah letnan (vaandrig). Dan pada 1881 dimiliki oleh Kauw Tjeng Tjoan. 

Memasuki masa pergerakan bangsa Indonesia, Cakung  menjadi daerah perbatasan Indonesia dan Belanda. Pembagian wilayah berdasarkan Kali Cakung dengan daerah Timur dikuasai pihak Indonesia dan bagian barat dikuasai Belanda. 

 

Ikuti tulisan menarik Harrist Riansyah lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

18 jam lalu

Terkini

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

18 jam lalu