x

Pemain Timnas Garuda Witan Sulaiman dan Pratama Arhan. Antara/Humas PSSI

Iklan

Liliek Purwanto

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 9 Mei 2022

Selasa, 23 Januari 2024 13:32 WIB

Timnas Indonesia Meniti Jalur Menuju 16 Besar Piala Asia

Timnas Indonesia tengah berupaya mencari celah untuk melangkah ke babak 16 Besar Piala Asia 2023. Jalur mana saja yang bisa ditempuh?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Timnas Indonesia tengah berupaya mencari celah untuk melangkah ke babak 16 Besar Piala Asia 2023. Jalur mana saja yang bisa ditempuh?

Minggu ini merupakan waktu paling mendebarkan bagi para pendukung Timnas Indonesia. Dalam serangkaian pertandingan matchday 3, nasib Indonesia bakal ditentukan. Mampukah Asnawi Mangkualam Bahar dan kawan-kawan melanjutkan kiprah mereka ke babak selanjutnya?

Indonesia bisa menempuh dua jalur menuju fase gugur. Jalur pertama, tentu saja melalui usaha sendiri sekuat tenaga. Yang kedua, mengharap dewi fortuna berpihak pada Indonesia dalam laga-laga di grup lainnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hasil paling membanggakan bakal didapatkan bila Indonesia mampu melaju dengan kekuatan sendiri. Hari Rabu di minggu ini, adalah waktu yang tepat bagi pasukan Garuda unjuk gigi, sebab pasukan kamikaze Jepang telah menanti.

Tak bisa dimungkiri, partai melawan Jepang merupakan sebuah tantangan berat, bahkan teramat berat. Jepang, yang harus dikalahkan bilaTimnas Indonesia ingin langsung melenggang, tentu bukan anak bawang.

Peringkatnya di percaturan sepak bola dunia menggambarkan bahwa Jepang amat digdaya. Mereka berada pada posisi teratas dalam peringkat FIFA di antara negara-negara di kawasan Asia.

Bukan lagi negara-negara sekawasan yang menjadi seteru si Samurai Biru. Para kampiun kelas dunia seperti Jerman pernah merasakan pedihnya sengatan Jepang di atas lapangan.

Namun, bola dicipta dalam bentuk bulat, bukan? Dan, satu lagi, tiada satu pun rumus matematika bisa diterapkan dalam pertandingan sepak bola.

Qatar Membuka Jalan Indonesia ke 16 Besar

Sebelum bertarung hidup mati melawan si raksasa Asia, ada kesempatan lain yang masih terbuka. Tidak ada salahnya berharap bisa melaju lewat jalur dua. Toh, sebagai negara berperingkat terbawah kedua di turnamen Piala Asia 2023, Indonesia telah menunjukkan tidak serendah itu kekuatan yang sebenarnya.

Timnas Indonesia telah mengawali langkah baik untuk melanjutkan perjalanan di jalur kedua. Poin 3 bisa menjadi bekal berharga untuk mengambil langkah pertama.

Mengawali matchday ketiga di Grup A, pintu gerbang jalur 2 sedikit terbuka. Sejauh ini, Qatar menunjukkan dirinya sebagai tuan rumah yang terhormat.

Negara minyak itu tidak hanya piawai sebagai penyelenggara. Semangat mereka bermain bola tidak pupus oleh kepastian yang telah didapatnya menjuarai Grup A. Dengan antusias yang terus menyala, Qatar tak ragu-ragu menundukkan si Tirai Bambu China.

Keperkasaan Qatar mendulang nilai sempurna mengembuskan kabar baik bagi Indonesia. Sebuah kabar yang pantas disambut dengan suka cita.

Hasil pertandingan ini mengunci China menghimpun poin dua. Sementara itu, di grup yang sama, kemenangan Tajikistan atas Lebanon membuat Negeri Panda harus ikhlas pulang duluan ke negaranya.

Nah, dengan bekal poin sebanyak tiga, Tim Garuda mengambil tempat lebih baik dibandingkan si tirai Bambu dalam persaingan peringkat 3 terbaik Piala Asia. Satu aral telah terjungkal.

Saat ini, Bahrain menjadi pesaing paling potensial yang bisa bikin langkah Indonesia terjegal. Sama-sama mengoleksi poin 3, Bahrain dan Indonesia untuk sementara memimpin klasemen peringkat 3.

Partai Seru Melawan Samurai Biru

Tersingkirnya China menyisakan sepuluh negara yang akan berebut empat posisi teratas. Dan, sisa pertandingan di matchday ketiga merupakan ancaman sekaligus peluang bagi Indonesia.

Pertandingan yang akan digelar Selasa 23 Januari 2024, Suriah melawan India dan Hongkong menghadapi Palestina, merupakan harapan terakhir Indonesia sebelum menantang Jepang. Bila satu saja dari dua partai yang diprediksi bakal berlangsung keras itu membukukan hasil imbang, maka Timnas Indonesia bisa tersenyum senang.  Hasil ini otomatis meloloskan Indonesia tanpa melihat akhir laga kontra Timnas Sakura.

Masalahnya, keempat negara itu mustahil menyia-nyiakan kesempatan terakhir yang mereka punya. Kalau upaya yang mereka lakukan bisa menghasilkan kemenangan, mau tidak mau, pasukan Garuda harus mampu mengatasi kegigihan Samurai Biru yang sudah bertekad akan mengerahkan segenap daya.

Jika perhitungan di atas kertas terealisasi, dalam hal ini Jepang belum bisa kita atasi, asa Timnas Indonesia belum pupus sama sekali. Kita masih bisa menyandarkan harapan di partai pungkasan. Saat itu, Kirgistan akan menantang Oman. Lagi-lagi, hasil seri yang bisa membawa Indonesia menuju fase bergengsi.

Namun, bila peluang terakhir ini pun melayang, para penggawa Garuda harus ikhlas untuk segera beranjak pulang. Kalian tetap bisa melangkah tegak kembali ke tanah air berkat upaya dan hasil yang telah kalian ukir.

Kita tentu akan memberikan apresiasi yang tinggi. Tak perlu diragukan, Timnas Indonesia telah menunjukkan perjuangan yang membanggakan.

Ikuti tulisan menarik Liliek Purwanto lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler