x

https://pixabay.com/id/photos/bunga-bunga-dan-kupu-kupu-tanaman-3777738/

Iklan

Muhammad Rizal Firdaus

Content Writer
Bergabung Sejak: 7 April 2023

Kamis, 11 April 2024 07:18 WIB

Sukses Butuh Proses, Seperti Kupu-kupu Tidak Pernah Protes pada Metamorfosisnya

Mari belajar dari Kupu-kupu dari proses metamorfosisnya

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Siapa diantara kita yang tidak ingin sukses? Pasti diantara kita menginginkan kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat.

Meski kesuksesan mempunyai ukuran masing-masing dan tidak ada patokan pasti parameter kesuksesan itu seperti apa, tapi nampaknya kesuksesan menjadi tujuan utama dalam menjalani hidup.

Anda pasti pernah merasakan berada pada posisi di bawah, di mana semua orang menganggap remeh kita dan tidak ada yang menghargai karena kita belum meraih kesuksesan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Hal itulah yang menjadikan banyak orang berlomba-lomba untuk meraih kesuksesan, tidak sedikit yang rela mengorbankan kesehatannya demi sebuah kesuksesan.

Kesuksesan sendiri menjadi impian semua orang tapi tidak mudah untuk mendapatkannya, kita harus melewati proses panjang untuk mendapatkan sebuah kesuksesan.

Kesuksesan bisa berupa mendapatkan pekerjaan yang diimpikan, naik jabatan, atau bisa mendapatkan pendidikan terbaik dengan fasilitas yang lengkap, dan masih banyak lagi kesuksesan dari setiap orang tergantung apa goal atau tujuan dari proses kehidupan yang dilaluinya.

Namun terkadang dalam menjadi proses kita dihadapkan pada problem dan masalah yang menghadang kesuksesan kita baik dari faktor internal maupun faktor eksternal, banyaknya masalah yang menghantui kita membuat kita tidak mau berproses yang ada malah membuat kita semakin sering memprotes keadaan kita sendiri.

Lantas, apakah kita sudah selayaknya memprotes proses yang kita lalui? Ataukan kita harus terus berjuang melewati proses yang kita jalani? Hal tersebut tergantung mindset kita menyikapi hal tersebut.

Untuk itu jika kita mau belajar dari kehidupan di sekitar kita, ada banyak pelajaran hidup yang bisa kita ambil dari kehidupan yang ada di sekitar kita, salah satu contohnya adalah belajar dari metamorfosis dari kupu-kupu.

Proses metamorfosis kupu-kupu bisa kita jadikan pembelajaran dari sebuah proses, kupu-kupu tidak pernah protes dari proses panjang kehidupan yang sedang dilalui, untuk menjadi seekor kupu-kupu yang cantik harus melewati proses panjang dari sebutir telur menjadi ulat, kepompong lalu menjadi kupu-kupu.

Keempat proses tersebut jika kita ambil pelajarannya adalah ketika kita dilahirkan seperti hanya kita pada proses menjadi manusia seutuhnya.

  1. Telur

Proses awal menjadi manusia seperti halnya kita dilahirkan kedunia kita harus melewati proses yang cukup panjang hingga menjadi dewasa.

  1. Menjadi ulat

Ketika kita usia remaja, kita dihadapkan dengan pencarian jati diri tidak sedikit dari kita berada pada fase yang ingin mencoba banyak hal, karena rasa penasaran tentang apapun kita sering kali salah langkah dan membuat kita banyak salah karena kurangnya pengalaman.

  1. Menjadi kepompong

Proses menjadi kepompong adalah titik balik dari masa remaja dimana kita dituntut untuk bisa memenuhi apa arti sebuah kehidupan ini, pada proses ini kita sejatinya harus banyak tirakat, belajar dan menambah banyak pengetahuan serta kerja keras.

  1. Menjadi kupu-kupu

Proses ini adalah proses terakhir yakni kita akan meraih kesuksesan jika kita kuat menghadapi proses yang kita lalui, para proses ini kita akan terbang tinggi dan banyak yang menyayangi kita karena keberhasilan yang kita raih dari jerih payah proses yang selama ini kita lalui.

Sejatinya proses untuk meraih kesuksesan memang tidaklah mudah hanya orang-orang yang ulet dan konsisten melewati setiap step by step-nya yang akan meraih kesuksesan.

 

Ikuti tulisan menarik Muhammad Rizal Firdaus lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan