Mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya Gerakkan Inovasi Ketangguhan Bencana dan Penguatan BUMDes di Desa Pasirian, Lumajang

Senin, 24 Juni 2024 23:02 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Desa Pasirian terkenal dengan tempat-tempat wisatanya. Namun, temapat juga menghadapi tantangan signifikan terkait ketangguhan bencana dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa. Sebanyak 26 mahasiswa UIN Sunan Ampel berfokus pada dua hal itu.

Penulis: Izniyah & Labib Naufal (Skretaris 1 & 2 KKN 25 UINSA 2024)

Desa Pasirian adalah sebuah kabupaten yang indah dan asri, terkenal dengan tempat-tempat wisatanya yang memiliki potensi besar. Namun, kabupaten ini juga menghadapi tantangan signifikan terkait ketangguhan bencana dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Oleh karena itu, sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat, sebanyak 26 mahasiswa dari kelompok KKN 25 UIN Sunan Ampel Surabaya melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pasirian.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Program KKN ini bertujuan tidak hanya untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari, tetapi juga untuk memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas desa dalam menghadapi bencana serta mengoptimalkan pengelolaan BUMDes.

Desa tangguh bencana menjadi fokus utama pada program kerja KKN 25 UINSA. Desa Pasirian sering kali dilanda bencana alam, seperti lahar letusan gunung berapi. Penelitian menunjukkan bahwa ketangguhan bencana tidak hanya bergantung pada respons setelah bencana terjadi, tetapi juga pada kesiapan dan mitigasi yang dilakukan sebelumnya. Desa Pasirian memiliki potensi serta pengaruh yang cukup besar terhadap mitigasi bencana di daerah Kabupaten Lumajang. Hal ini disebabkan oleh posisi Desa Pasirian yang merupakan jalur aman dari lahar gunung berapi, sehingga menjadi jalur evakuasi bagi desa lain yang terkena dampak letusan gunung.

Selain itu, penguatan BUMDes juga menjadi fokus program kerja yang tak kalah penting. Diharapkan upaya ini dapat mendorong perekonomian desa dengan memaksimalkan potensi lokal dan menciptakan lapangan kerja. Mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Surabaya mengusung tema "Desa Tangguh Bencana dan BUMDes" dengan harapan dapat mengembangkan model desa yang siap menghadapi bencana serta memiliki sistem ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Ir. Sugeng selaku Kepala Desa Pasirian berharap kegiatan KKN 25 UINSA dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas masyarakat desa, terutama dalam hal mitigasi bencana dan pengelolaan BUMDes. Dengan adanya pelatihan dan pendampingan dari mahasiswa, masyarakat diharapkan lebih siap dalam menghadapi bencana serta mampu mengelola BUMDes secara efektif untuk meningkatkan kesejahteraan desa.

 

Referensi:

  1. Purnaweni, Hartuti. "Disaster Resilience: Concept and Measurement." (2015).
  2. Wicaksono, Bambang. "The Role of BUMDes in Rural Economic Development." (2017).

 

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga











Artikel Terpopuler