Keistimewaan Shalat Gerhana - Analisis - www.indonesiana.id
x

Thamrin Dahlan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Keistimewaan Shalat Gerhana

    Shalat Gerhana atau Shalat Kusuf mempunyai perbedaan dengan sholat lainnya. Ada 2 kalim ruku dalam setipa rakaat.

    Dibaca : 9.338 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Ustazd Haji Muslich menerangkan bahwa pada Sholat Sunah Gerhana ada keistimewaan.  Keistimewaan itu atau katakanlah perbedaan dengan shalat shalat lainnya baik fardhu maupun sunah yaitu terletak pada gerakan ruku'.  Lebih lanjut Ustazd 'Bongkar" menjelaskan bahwa sholat gerhana atau sholat sunat kusuf dilakukan 2 rakaat.  Ketika ruku pertama sudah dilakukan maka imam dan jamaah membaca Surat Al Fatehah kembali dan ayat Al Qur'an. 

    Artinya jamaah bukan membaca Rabbana walkahamdu.  Setelah membaca Surat Al Fateha dan ayat maka dilakukan ruku lagi.  Setelah itu berdiri sempurna dan membaca rabbana walkahamdu baru langsung sujud.  Demikianlah dilakukan pada rakaat ke dua.  Inilah perbedaan yang wajib di ketahui oleh umat yang akan melaksanakan sholat gerhana pada hari Rabu tanggal 9 Maret 2016 .

    Pembicaraan awak dengan Ustazd yang mengaku sebagai Ustazd Bongkar sehubungan denngan pekerjaannya sebagai pengusaha kayu.  Dalam keseharian ustazd asal Madura kelahiran Pontianak ini menerima pesanan untuk membongkar rata rumah kosong atau bangunan tua yang akan di bangun kembali.  Kami berbicara tentang sholat gerhana menjelang shalat asar, Senin 7 Maret 2016  di Masjid jami An Nur Polsek Ciracas.

    Setelah sholat Asar, khaddimull mengadakan musyawarah singkat dengan para jamaah.  Musyawarah untuk meufakat itu menghasilkan keputusan bahwa Masjid Jami An Nur akan menyeanggarakan Sholat Gerhana berjamaaah.  Bendahara Masjid Haji Pudjo Sumedi mengatakan bahwa Menteri Agama Lukman Hakim   menganjurkan kepada suluruh umat Islam Indonesia agar menegakkan shalat gerhana.

    Terkait dengan hasil keputusan musyawarah tersebut maka dilakukan persiapan detail agar pelaksanaan Sholat Gerhana bisa terlaksana dengan baik dan tertib serta ramai diikuti jamaah.  Pengkhabaran kepada warga yang tinggal di sekitar komplek Polisi Komseko RW 05 Kelurahan Rambutan akan segera di syiarkan melalui loud speaker Menara Masjid.  Pemberitaan itu akan di ulang ulang agar jamaah bisa hadir lebih banyak.  Untunglah hari Rabu 9 Maret itu jatuh bersamaan dengan libur nasional hari raya nyepi sehingga masjid akan lebih banyak didatangi warga.

    Sehubungan Shalat Gerhana tidak dilakuan setiap hari bahkan hanya sekali dalam hitungan puluhan tahun maka kepada jamaah harus di jelaskan tentang figh menegakkan sholat tersebut.  Syiar ini merupakan salah satu pemberitaan, boleh jadi kita sudah paham atau bisa pula kita lupa dengan tata cara sholat gerhana.  Dengan demikian merupakan kewajiban kita untuk mensyiarkan agar jamaah bisa memahami dan mampu melakukan Sholat Gerhana sesuai tuntunan Agama.

    Oleh karena itu   Masjid Jami An Nur yang memiliki  motto sholat fardhu seramai sholat Jum'at mengharapkan kehadiran jamaah dari  sekitar Polsek Ciracas dan  jamaah mjusafir.  Persiapan untuk melayani jamaah menyangkut konsumsi telah dihitung. Demikian pula dengan Ustad KH Mochamad Hadi yang akan memimpin Prosesi Sholat Gerhana berikut dengan Khotbah.

    Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, terjadinya gerhana matahari dan bulan bukan karena kematian seseorang atau karena hidupnya seseorang, apabila kalian melihat gerhana keduanya, maka berdo’lah kepada Allah dan shalatlah hingga gerhana tersebut hilang.  HR.Bukhari: 1011

    Mari bersama kita mensyukuri nikmat Allah Subhanahuwatallah dan tak lepas menyampaikan shalawat dan salam kepada junjungan kita Rasulullah Nabi Muhammad SAW dengan mendawamkan sholat Gerhana.  Gerhana Matahari sebagai peristiwa alam yang luar biasa dan jarang terjadi harus dilihat dari sisi ke-iman-an bahwa Allah Maha Pengatur alam jagat raya ini Maha Sempurna dalam mengenndalikan   bumi dan seisinya.

    Allah Akbar

    Salamsalaman

    TD

     

    Ikuti tulisan menarik Thamrin Dahlan lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.