Gerakan Anti Mainstream Mahasiswa, Sumbang Oksigen Dunia - Analisis - www.indonesiana.id
x

Andik Setyawan (PB)

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Gerakan Anti Mainstream Mahasiswa, Sumbang Oksigen Dunia

    Pemanfaatan lahan marjinal menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat bagi masyarakat dan dunia

    Dibaca : 1.773 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Jember –Senin (07/03/2016) Puluhan mahasiswa nampak bersemangat mengikuti sebuah gerakan pemanfaatan lahan marjinal. Lahan marjinal yang berlokasi di area kampus UNEJ, Sumbersari Jember tersebut rencananya akan digunakan untuk penanaman beragam jenis tanaman sebagai sarana penyalur hobi dan menyumbang oksigen bagi masyarakat.  Kegiatan tersebut dipelopori oleh para mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember yang terhimpun dalam Botanical Contenporer Club (Komunitas Botani Kontenporer, red) bekerjasama dengan HMI Cabang Jember Komisariat Pertanian. Akbar, Wasekum Bidang PTKP HMI Komperta mengatakan, “Kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang telah kami dari temen-temen komisariat dan anggota komunitas botani kontenporer rencanakan sebagai bentuk kerjasama bilateral dan tindakan realisasi program kerja dari kedua organisasi.

    Gerakan positif ini dilaksanakan untuk mewadahi hobi mahsaiswa dalam menanam dan mengkoleksi tumbuhan. Selain itu, keberadaan lahan potensial yang berlokasi disekitar kampus dan belum dikelola dengan baik membuat mahasiswa berinisiatif untuk membuat gerakan positif penanaman dan pemanfaatan lahan tersebut menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat bagi anggota dan masyarakat pada umumya. Chafif, Anggota Komunitas Botani sekaligus Kordinator Penanaman pada saat ditemui menjelaskan bahwa “Gerakan penanaman ini dilaksanakan tidak hanya terfocus pada satu tujuan saja tetapi untuk beberapa tujuan yang menurut kami dan Insyaallah baik”. Dia menambahkan, “Setelah berbagai diskusi dan kami lakukan maka gerakan ini bertujuan diantaranya untuk sarana penyalur hobi kawan-kawan mahasiswa, turut melestarikan beragam tanaman endemik dari berbagai daerah sekitar dan yang paling penting adalah dari berbagai jenis tanaman yang nantinya akan tanam akan turut berkontribusi dalam penyediaan oksigen untuk masyarakat Jember khususnya dan warga dunia pada umumnya”.

    Kegiatan ini berjalan dengan lancar, nampak dengan semangat para anggota saling bekerja sama dalam malakukan pembersihan gulma. Selain itu, kekompakan juga terlihat pada saat para anggota mempersiapkan media semai metode sosis, mulai dari penyiapan tanah untuk media sampai dengan penyimpanan media. Namun pada kegiatan pertama ini belum terlihat aktifitas penanaman. Anggota Komunitas Botani, Rofiq, menjelaskan “Alhamdulillah, gerakan ini berjalan dengan lancar. Memang pada hari ini kita tidak melakukan penanaman langsung dilahan tetapi kita memulainya dengan tahapan pembukaan lahan dan pembuatan bedengan serta media semai, untuk media semai ini kami memilih menggunaka media sosis karena lebih baik dan kemungkinan berhasilnya tinggi, setelah bersih esok dilahan kami lakukan pengolahan tanah secara minimal dengan menggunakan cangkul dan baru setelah kondisi tanah telah sesuai untuk pertumbuhan tanaman baru akan kami lakukan penanaman dengan memindahkan bibit yang telah kita siapkan dibedengan”. Pungkasnya (Andik S.).

    Ikuti tulisan menarik Andik Setyawan (PB) lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.