Jelang Ramadhan, JTF dan IPM Ajak Pemuda Tingkatkan Ibadah - Analisis - www.indonesiana.id
x

Andik Setyawan (PB)

Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jember
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Jelang Ramadhan, JTF dan IPM Ajak Pemuda Tingkatkan Ibadah

    Sebuah opini kontenporer dari penulis yang rindu kegiatan di bulan suci ramadhan bareng JTF

    Dibaca : 1.777 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

                    Lamongan – Ramadhan sebuah bulan yang senantiasa dinantikan umat muslim sedunia, tidak terkecuali bagi umat muslim Solokuro (salah satu Desa di Indonesia, red). Indonesia sendiri meruapakan bangsa dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia, tak heran jika bulan ramadhan selalu disambut dengan hangat dan penuh rasa syukur oleh mayoritas masyarakat Indonesia. Kesempatan yang diberikan Allah SWT untuk menjalani bulan spesial ini oleh para pemuda Solokuro yang terhimpun dalam organisasi keagamaan Jamaah Tafaqquh Fidin (JTF) dimanfaatkan sebagai momen untuk menambah kegiatan-kegiatan positif. JTF bekerjasama dengan organisasi pelajar dan remaja Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Ranting Solokuro akan memanfaatkan Ramadhan untuk kembali menggelorakan semangat berbuat baik terhadap Allah, diri sendiri dan orang lain secara berjamaah. It’am, ketua umum JTF saat diwawacarai melalui FB berujar, bahwa “Momen ramadhan ini, harus dengan baik dimanfaatkan oleh para pemuda muslim di Solokuro khusunya teman-teman Pemuda, IPM maupun JTF, sudah saatnya sekarang ini giliran para pemuda atau kami istilahkan dengan cah enom yang memulai dan mempelopori”(15/5). Dia menambahkan, “akan sangat disayangkan jika momen istimewa tersebut hanya dilalui dengan biasa saja, untuk itu saya menghimbau kepada semua anggota dan pengurus kedua organisasi baik IPM maupun JTF untuk segera menyusun agenda-agenda positif untuk mengisi bulan suci ini”(15/5).

                   Respon positif ditunjukkan oleh para pengurus dikedua organisasi tersebut dengan mulai merancang berbagai aktivitas selama bulan Ramadhan. Enik, Bendahara JTF mengatakan, “sudah kami (pengurus JTF,red) musyawarahkan mengenai beragam kegiatan yang nantinya akan spesial dilakukan untuk mengisi kegiatan selama bulan Ramadhan, agenda utama kami adalah menggiatkan tadarus (mempelajari, meneliti, menelaah, mengkaji, dan mengambil pelajaran Alqur’an) lintas mushola seperti yang telah kami laksanakan pada ramadhan sebelumnya, tak lupa kami juga akan mengajak adik-adik dari IPM untuk bergabung”. Kegiatan tersebut akan dimulai bersamaan dengan mulainya bulan suci Ramadhan. Sesuai dengan ketetapan Muhammadiyah Awal bulan Ramadhan tahun ini berdasarkan hasil hisab yang telah dilakukan, melalui web PP Muhammadiyah maka 1 Ramadhan 1437 H akan jatuh bertepatan dengan Senin, Pahing 06 Juni 2016. Salah satu hal menarik yang menjadi pemikat dari kegiatan tadarus oleh JTF dan IPM ini adalah siklus tadarus yang dilakuakan. Lokasi tadarus yang senantiasa berganti setiap malamnya. Berpindah dari satu mushola ke mushola lainnya.

                Beragam kegiatan itu dilakukan karena memandang pentingnya menambah kuantitas dan kualitas ibadah didalam bulan yang bisa dibilang paling berkualitas dibandingkan dengan bulan lainnya. Selain itu, momen ini bisa menjadi titik awal untuk kembali meningkatkan gairah para kaum muda Solokuro menjadi lebih dekat kepada tuhannya. Sebagian pemuda saat ini cenderung apatis dengan kegiatan keagamaan atau kegiatan formal lainnya dan yang sifatnya keruhanian, hanya sebagian kecil saja yang masih semangat menghidupkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya keagamaan. Bagi IPM kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang harus direalisasikan. Wakhid, ketua bidang SDI PR IPM Solokuro saat dihubungi melalui telepon mengatakan, bahwa “Beberapa program IPM khususnya di bidan SDI memang di jadwalkan terlaksana pada bulan ramadhan, kegiatan-kegiatan tersebut meliputi tadarus, buka bersama dan darul arqom”. Peran IPM sebagai salah satu organisasi yang beranggotakan para pelajar dan kaum muda intelektual, sudah selayaknya menjadi penggagas dan pelopor berbagai kegiatan positif seperti ang disebutkan diatas. Tidak hanya saat ramadhan. Namun juga dibulan lainya dan harus bersifat kontinu. “Alhamdulillah, JTF mensupport kegiatan kami ini dengan cara mengajak kami bekerjasama dalam hal penyeenggraan dan secara tidak langsung memberikan tambahan semangat dalam pelaksanaan program kami sebagai pengurus IPM. Akan kami maksimalkan sebaik mungkin kesempatan ini dan mudah-mudahan kegaiatan bersama ini terhitung ibadah dan memberi manfaat bagi temen-temen. Untuk IPM sendiri semoga menjadi awal dari kegiatan-kegiatan IPM selanjutnya yang pada akhir-akhir ini mulai jarang dilaksanakan”, pungkas Wakhid (20/5) (Andik PB).

    Ikuti tulisan menarik Andik Setyawan (PB) lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.