Soal Novel, Jokowi Bilang ‘Ketemu Ribuuut, dari Dulu Tam-tim’: Inikah Sebabnya - Pilihan Editor - www.indonesiana.id
x

Presiden Joko Widodo atau Jokowi

Andi Pujipurnomo

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 Oktober 2019

Senin, 30 Desember 2019 19:25 WIB

  • Pilihan Editor
  • Topik Utama
  • Soal Novel, Jokowi Bilang ‘Ketemu Ribuuut, dari Dulu Tam-tim’: Inikah Sebabnya

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta masyarakat memberi waktu kepada polisi untuk menuntaskan penyidikan kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

    Dibaca : 10.203 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta masyarakat memberi waktu kepada  polisi untuk menuntaskan penyidikan kasus penyerangan penyidik  Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

    Menurut dia, polisi butuh waktu untuk membuktikan keterlibatan  kedua tersangka yang telah ditahan.  "Jangan sebelum ketemu ribuuut setelah ketemu ribuuut," kata Jokowi  ketika meninjau Kota Lama Semarang, Senin, 30 Desember 2019.

    Presiden juga  mengajak masyarakat untuk mengawal kerja polisi dalam menangani dua nama yang telah diamankan. "Jangan sampai ada spekulasi-spekulasi yang negatif,"  ujarnya.

    Ketika ditanya apakan Presiden akan membentuk tim independen sesuai dengan tuntutan kalangan aktivisi antikorupsi.   Jokowi menjawab: "Semua mengawasi. Dari dulu, tam-tim-tam-tim, hahaha. Tim pencari fakta. Ya apa pun yang paling penting dikawal semua, bareng-bareng mengawal agar peristiwa itu tidak terulang lagi. Yang paling penting itu."

    Baca juga
    Hebat, Mahasiswi Ini Berani Rekam Begal Motornya: Viral... Motor pun Ditemukan

     Sebelumnya, polisi menahan dua orang tersangka pelaku penyiraman Novel, Jumat, 27 Desember 2019. Keduanya berinisal RM dan RB yang merupakan polisi aktif.  Mereka diduga merupakan pelaku penyerangan terhadap Novel pada 11 April 2017  usai korban pulang dari salat Subuh di masjid dekat rumahnya.

    Sikap Presiden yang terlihat mungkin  agak  capek  melayani pertanyaan soal kasus Novel Baswedan  boleh jadi karena lamanya perjalanan kasus ini.   Hampir setiap tahun Presiden dicecar mengenai urusan ini.

    Presiden soal Kasus Novel  (2017-2018)

    Agustus 2017 :
    "Kasus yang menimpa Pak Novel Baswedan harus segera dituntaskan. Pengusutannya terus mengalami kemajuan -Jkw," tulis Jokowi pada 1 Agustus 2017 dalam akun resmi Twitter.

     

     November 2017:
    “Kapolri saya undang, saya panggil. Di prosesnya sudah sejauh mana yang jelas semua masalah harus gamblang, harus jelas, harus tuntas,” kata Jokowi seusai meresmikan Tol Becakayu, di Bekasi, Jumat, Neomber 2017. Kendati demikian, saat ditanya lebih lanjut terkait pembentukan TGPF untuk mengungkap kasus Novel, Jokowi enggan memberikan tanggapan.

    Selanjutanya:  saya akan terus kejar

    Ikuti tulisan menarik Andi Pujipurnomo lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.