Fakta Menarik Sinetron Kasih Sepanjang Masa, Kisah Cinta Ben Joshua dan Fatmasury Dahlan - Seleb - www.indonesiana.id
x

Sinta Nurhikmah

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 30 September 2019

Kamis, 30 Januari 2020 06:07 WIB
  • Seleb
  • Berita Utama
  • Fakta Menarik Sinetron Kasih Sepanjang Masa, Kisah Cinta Ben Joshua dan Fatmasury Dahlan

    Dibaca : 1.975 kali

    Masuk ke dalam tayangan sinetron terbaru milik RCTI, Kisah Sepanjang Masa akan menemani siang harimu. Fatmasury Dahlan yang berperan sebagai Aliya merupakan ibu dari dua anak, yaitu Farrel (Aditya) dan Lovina (Ratu Barbie) yang harus menelan kepahitan hidup pasca tak sengaja membunuh suaminya. 

    Aliya yang pada saat itu baru saja mengabari sang suami bahwa dirinya mengandung anak ketiga, malah mendapatkan cemoohan dan amarah dari suaminya tersebut. Hal ini membuat keduanya bertengkar hebat dan Aliya pun diperlakukan semena-mena oleh sang suami dengan menurunkannya di pinggir jalan. 

    Naas, tak ada niat apapun yang bersarang di hati Aliya, dirinya tak sengaja mendorong suaminya ke tengah jalan hingga ia tertabrak mobil hingga meninggal dunia. Lewat kejadian ini, Aliya pun dijebloskan ke penjara dan membuat anak-anaknya membenci dirinya. 

    Ferrel dan Lovina yang pada akhirnya dirawat oleh saudara Aliya yang diperankan oleh Zora Vidyanata, begitu membenci ibundanya karena membunuh sang ayah. Namun sayang, bukan perlakuan baik yang diterima kedua anaknya tetapi banyak siksaan yang diterima termasuk anak ketiga Aliya yang diambil alih oleh saudaranya tersebut. 

    Perlahan, kehidupan Aliya pun berubah saat bertemu dengan seorang sipir yang baik hati dan selalu menjaganya bernama Arman (Ben Joshua). Arman sangat perhatian kepada Aliya, meski ia merupakan seorang tahanan. Namun, apakah kelak Aliya mampu bersua kembali dengan ketiga anaknya dan kisah Aliya bersama Arman akan tetap berjalan mulus? 

    Lewat sinetron keluaran terbaru stasiun TV RCTI, Kisah Sepanjang Masa memiliki lima fakta menarik yang mampu membuat penontonnya semakin ketagihan. Mau tahu? Inilah kelima fakta tersebut:

    1. Sinopsis yang menyentuh hati

    Jika menilik dari sinopsis yang ada, Kisah Sepanjang Masa sangat memperlihatkan sisi perjuangan seorang ibu. Bagaimana perjuangan Aliya yang tak ingin kehilangan anak ketiganya, saat sang suami mencoba untuk meninggalkan dirinya. Meski Aliya harus mendekam di penjara karena ulahnya yang tak sengaja membunuh sang suami dan dibenci oleh kedua anaknya, Aliya tetap ingin mendapatkan tempat di hati anak-anaknya. Arman, sipir penjara yang tak hanya tampan tetapi baik hati juga menjadi kekuatannya saat berada di sel tahanan.

    2. Aktor dan aktris yang berpengalaman

    Ben Joshua adalah aktor kawakan yang sudah sering berlalu lalang di dunia akting semenjak tahun 2005. Ia sempat bermain di film Dealova (2005), Sunny (2006) bersama BCL, Surat Kecil untuk Tuhan (2017), dan masih banyak lainnya. Bahkan untuk judul FTV dan sinetron yang dibintanginya pun jumlahnya begitu banyak jumlahnya. Fatmasury Dahlan sendiri sudah beberapa kali aktif di dunia akting, seperti salah satunya sinetron Semua Indah Karena Cinta (2018) yang juga tayang di RCTI.

    3. Sempat ditolak penonton Ogah Rugi

    Menggantikan slot penayangan Ogah Rugi yang berakhir pada 24 Januari 2020 silam, nampaknya para penonton setia masih belum bisa move on. Kisah Sepanjang Masa dianggap lebay dan terlalu menampilkan sisi penyiksaan. Meski memiliki genre yang berbeda, tetapi dari segi cerita dan pemainnya memiliki kesatuan yang pas dan apik.

    4. Diproduseri Raam Punjabi

    Sebagai salah satu produser kenamaan yang memiliki rumah produksi sendiri Multivison Plus dan paman dari Manooj Punjabi yang juga merupakan produser sinetron dan film, kualitas sinetron dan juga film garapannya tidak perlu diragukan lagi.

    5. Tayang di minggu terakhir bulan Januari

    Menggantikan slot tayangan sitkom Ogah Rugi, Kisah Sepanjang Masa sudah mulai tayang pada 27 Januari 2020 lalu. Meski antusiamenya tak seheboh Ogah Rugi, tapi sinetron ini sudah mendapatkan rating yang memuaskan. 

    Itulah sekiranya sinopsis dan lima fakta menarik milik sinetron terbaru Kisah Sepanjang Masa yang sudah bisa disaksikan setiap harinya. Selamat menonton!


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: iin anggryani

    2 hari lalu

    Kerakusan Manusia untuk Kekuasaan

    Dibaca : 452 kali

    Salam.. Manusia adalah salah satu makhluk yang di ciptakan Allah yang diberi kesempurnaan berupa kelengkapan akal dan nafsu sehingga beda dengan makhluk lainnya. Bumi adalah tempat hidupnya manusia. Manusia adalah makhluk yang paling unik juga na’if. Manusia pada dasarnya adalah makhluk bersosial, bermasyarakat dan berkelompok. Manusia diciptakan dengan dua jenis yaitu laki-laki dan perempuan. Sedangkan kekuasaan adalah kewenangan yang didapatkan atau di berikan kepada salah satu manusia atau kelompok yang dianggap mampu mengemban tugas tersebut. Manusia berlaku sebagai subjek sekaligus objek dalam kekuasaan atau jabatan. Manusia era sekarang ini berlomba-lomba untuk menduduki wewenang kekuasaan, segala cara mereka lakukan agar bisa mendapatkan posisi itu. Yah karena menurut mereka dengan mampu menduduki wilayah kekuasaan itu merupakan sebuah keistimewaan, kebnaggaan bagi mereka. Mereka tidak tahu berani naik dan berada di posisi itu adalah sebuah tanggungjawab besar yang kelak mereka harus memenuhinya, yang banyak manusia lain bertumpu dan beradu nasib padanya. Tapi kita lihat saja koledornya sekarang ini, banyak manusia yang berada di jabatan sebagai pemimpin daerah, desa bahkan Negara yang lupa akan tugas utamanya, menaungi masyarakat sehingga dengan itu banyak sekali kita lihat sekarang ini pemimpin banyak yang dzolim. Banyak sekarang ini terjadi perang saudara, saling bacok membacok, anak membunuh ayah, kakak membuh adek itu tidak lain motifnya karena berebutan kekuasaan. Memang tidak heran lagi banyak orang bilang dari dulu sampai sekarang kekuasaan dan kedudukan selalu saja menjadi objek yang menarik manusia untuk merebutnya. Banyak sekali kita lihat manusia yang menjadi gila karena haus akan kekuasaan, sehingga apapun cara rela dilakukan demi meraihnya. Kekuasaan memang membuat kita lupa diri dan membutakan hati nurani kita. Kekuasaan terlihat seperti madu dari jauh oleh mata manusia yang haus akannya, yang seketika akan berubah jadi racun apabila kita mendekati dan ada didalamnya. Karena ketika kita berada dalam kekuasaan jelas sekali agama dan ajaran moral, etika akan disingkirkan. Harus kejam itulah senjatanya. Ketika berada dalam kekuasaan, orang yang benar dan luruspun bisa menjadi tersesat, apalagi yang sebelumnya tidak benar. Orang bijak pernah mengatakan “bila ingin hidup dalam kebenaran, maka hindarilah untuk masuk dalam kekuasaan”. Orang-orang yang sudah terpedaya dan sangat haus akan kekuasaan akan rela melakukan apa saja dan mengejarnya bahkan sampai ke ujung dunia sekalipun bahkan rela mengorbankan segala hal. Machiavelli mengatakan pada dasarnya, selalu ada manusia didunia ini yang memiliki ambisi besar untuk berkuasa, dan merealisasikan ambisinya itu dengan berbagai cara. Manusia harusnya dengan kekuasaan itu harus memberikan manfaat dan pelayanan yang baik bagi rakyatnya. Kekuasaan biasanya tergantung dari manusia mana yang memegangnya, kalau orang baik yang memegangnya maka kekuasaan akan digunakan untuk melayani masyarakat sehingga terciptanya kemakmuran, kedamaian, dan keteraturan. Dan sebaliknya kalau orang salah, gila jabatan dan haus akan kekuasaan maka tidak heran lahir semua kehancuran, banyak permusuhan, saling benci dan lain sebagainya. Manusia ketika mendapati sebuah kekuasaan banyak berubahnya, menganggap dirinya yang paling tinggi dari manusia lainnya dan seenaknya memperlalukan yang lainnya. Manggekompo, 18 Januari 2020 I’in Khairudin