Pesona Tersembunyi di Kampung Laut - Travel - www.indonesiana.id
x

vira mz

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 21 Maret 2020

Minggu, 22 Maret 2020 08:54 WIB
  • Travel
  • Berita Utama
  • Pesona Tersembunyi di Kampung Laut

    Dibaca : 692 kali

    Cilacap merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah, memiliki spot wisata yang belum terjamah khalayak ramai. Kampung Laut merupakan spot wisata dengan berbagai potensi menarik di sana.

    Kampung Laut di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah merupakan gugusan pulau-pulau kecil di Segara Anakan yang membentuk beberapa desa seperti Desa Ujung Alang, Desa Kleces, Desa Ujung Gagak dan Desa Panikel.

    Secara letak geografisnya, Kampung Laut berada disisi Barat Jawa Tengah dan berbatasan dengan Jawa Barat.

    Sekitar 14 ribu jiwa penduduk di empat desa yang ada di Kampung Laut mayoritas bekerja sebagi nelayan, petani dan buruh serabutan. Transportasi utama masyarakat di Kampung Laut adalah perahu compreng yang dapat ditempuh dalam waktu 2,5 jam - 3 jam perjalanan dari Kota Cilacap.

    Potensi besar yang dimiliki oleh Kampung Laut membuat masyarakatnya memiliki ide kreatif dalam mensejahterakan wilayahnya. Salah satunya dengan adanya batik yang dibuat oleh masyarakat Kampung Laut dengan mengangkat motif khas Kampung Laut seperti motif mangrove, ikan, udang dan kepiting.

    Setidaknya terdapat sekitar 10 motif yang telah dikembangkan oleh warga Kampung Laut sejak 2015 lalu.


    Upaya mengangkat potensi yang ada di kampung laut dan dikembangkan menjadi sebuah industri batik rumahan, kemudian dibuat kelompok yang bernama Mekar Canting dan awalnya hanya memiliki 5 anggota.

    Kini sudah ada 30 anggota yang bergabung dan rata-rata merupakan kaum perempuan. Bahkan untuk dalam hal mengembangkan kualitas batik Kampung laut, kelompok tersebut dilirik Pertamina Cilacap dan menjadi kelompok binaan Pertamina.

    Menurut Camat Kampung Laut, Nurindra mengatakan potensi lainnya yang menarik dari Kampung laut yakni wisata bahari seperti adanya Goa Masigit Sela, Goa Maria, Ranca Babakan, pantai Kalijati dan Pantai Permisan.

    Adapula wisata khusus seperti tracking mangrove dan destinasi baru seperti Kampung Mandiri Energi di Dusun Bondan, Desa Ujung Alang.

    "Yang jelas wisata bahari, kita punya destinasi wisata seperti Goa Masigit Sela disitu ada sejarah dan wisata religi, ada Goa Maria itu juga wisata religi, lalu tracking mangrove, tracking mangrove itu tempat dimana terdapat banyak jenis mangrove yang ditanam disitu dan secara teratur, ada juga destinasi khusus kampung energi, kampung Mandiri energi di Dusun Bondan itu dibantu Pertamina tenaga Surya dan tenaga angin,karena disana tidak ada listrik PLN," ujarnya.

    Nurindra mengatakan ada destinasi lain menuju pantai pasir putih, meskipun belum menjadi destinasi resmi, namun sudah banyak penggemar petualang bebas maupun peneliti yang datang untuk mengunjungi lokasi tersebut.

    Sebenarnya ada akses ke Pasir Putih di Nusakambangan, meskipun belum menjadi destinasi resmi tetapi sudah mulai dikunjungi oleh beberapa orang. Wisata ini memang di arahkan pada wisata adventure, jadi peminatnya hanya orang tertentu seperti orang-orang pecinta alam, peneliti-peneliti lingkungan itu sering," ujarnya.

    Selain itu ada upacara seni budaya yang rutin diadakan oleh masyarakat Kampung Laut, seperti halnya sedekah laut.

    Di dalam Kampung Laut terdapat dua kebudayaan yaitu Jawa dan Sunda, tapi kegiatan kesenian lebih dominan Jawa seperti adanya kesenian ebeg, gamelan dan wayang.

    Meskipun demikian pihak Kampung Laut mengakui jika promosi di bidang wisata belum tersistem secara tertib.

    Pihaknya hanya mengandalkan beberapa orang untuk mengenalkan potensi wisata di Kampung Laut.

    "Promosi wisata disini memang belum tersistem secara tertib, kita memang mengandalkan beberapa teman terkait melalui media sosial, melalui pertemanan untuk pemasaran kita memang belum lakukan secara tersistem," jelas Nurindra.

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.