KKN UNEJ Berikan Inovasi Penyampaian Materi Pembelajaran saat Covid-19 pada Guru SD - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Proses pembelajaran penggunaan Zoom oleh Inneke (kiri) kepada guru SD Mergobener (kanan)

Georona KA

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 Mei 2019

Kamis, 6 Agustus 2020 08:15 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • KKN UNEJ Berikan Inovasi Penyampaian Materi Pembelajaran saat Covid-19 pada Guru SD

    Pendidikan merupakan salah satu bagian fundamental yang tidak dapat diabaikan dalam pembangunan Sumberdaya Manusia yang berkualitas di Indonesia. Pandemi Covid-19 membawa banyak perubahan pada sistem pendidikan yang kita jalankan saat ini. Mulai dari guru hingga siswa-siswi yang duduk di bangku sekolah terpaksa harus belajar secara jarak jauh, sehingga tidak lagi saling bertatap muka dan berinteraksi langsung. Setiap elemen pendidikan harus beradaptasi untuk mampu bertahan di situasi ini. KKN UNEJ "Back to Village" hadir sebagai solusi masalah masyarakat di tengah pandemi Covid-19 dengan membawa berbagai program inovatif yang salah satunya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas.

    Dibaca : 338 kali

    Terhitung sejak tanggal 1 Juli 2020 Universitas Negeri Jember (UNEJ) telah menerjunkan sebanyak 3.997 mahasiswa untuk melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) periode II tahun akademik 2019/2020 yang bertemakan Back to Village. Penerjunan mahasiswa tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan live streaming Youtube oleh Samsul Widodo, Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) RI , bersama dengan Iwan Taruna, Rektor UNEJ. Mahasiswa UNEJ yang mengikuti program KKN ini akan melaksanakan kegiatannya mulai tanggal 1 Juli sampai dengan 14 Agustus 2020 di daerah asal masing-masing.

    Salah seorang mahasiswi yang mengikuti program KKN UNEJ Back to Village ini adalah Inneke Dwi Lestari Junaedi. Pada kegiatan KKN tersebut ia membuat program inovasi penyampaian materi pembelajaran yang dapat mendukung proses belajar mengajar jarak jauh dari rumah. Oleh karena itu, ia mengambil tematik Program Inovasi Pendukung Pembelajaran Anak Sekolah saat Covid-19.  Pelaksanaan kegiatan KKN olehnya dilakukkan di Desa Mergosari, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.

    Inneke menjelaskan program yang ia buat dapat membantu guru dalam proses menyampaikan pembelajaran jarak jauh bagi siswa-siswinya, yaitu dengan memanfaatkan aplikasi pendukung seperti Zoom dan Youtube. Alasan ia membuat program tersebut karena sasaran KKN mengalami kesulitan dalam mengajar siswanya seperti tidak leluasa dalam menyampaikan materi pembelajaran dan menilai siswanya mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan.

    Selama ini sasaran KKN nya belum mengenal aplikasi daring seperti Zoom dan semacamnya. Padahal sudah seharusnya di tengah pandemi seperti ini, sebagai seorang guru dituntut untuk mampu beradaptasi dan lebih mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam proses pembelajarannya. Dengan demikian, program yang dibuat oleh Inneke ini bertujuan untuk mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh para guru. Sasaran dalam kegiatan KKN tersebut ialah Mamik Elly suryani, S. Pd. selaku Guru wali kelas 3 di SD Mergobener.

    Kegiatan KKN yang dilakukan oleh Inneke memfokuskan pada pelatihan penggunaan aplikasi pendukung pembelajaran jarak jauh yaitu Zoom yang diharapkan dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi dan dapat bertatap muka dengan siswa-siswanya secara daring. Dengan begitu, guru dapat menjelaskan dan menjawab pertanyaan serta berinteraksi dengan siswa-siswinya tanpa harus kesulitan untuk bertemu langsung di sekolah dan tetap dapat mengetahui kondisi mereka.

    Selain itu, Inneke juga melakukan pelatihan dan pendampingan dalam pembuatan video dan editing audio dengan aplikasi Inshot untuk media penyampaian materi pembelajaran, sehingga sasaran KKN nya dapat mengunggahnya di kanal Youtube dan siswa dapat melihat, mempelajari, dan memahami sendiri di rumah sewaktu senggang.            

    Inneke mengatakan dalam pelaksanaan kegiatan KKN tersebut ia diberi nasehat oleh dosen pembimbingnya, drg. Agustin Wulan Suci Dharmayanti, MDSc, jika ia diharuskan menjalankan program KKN sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 agar tidak terjadi penularan selama program dilaksanakan.

    Dalam pelaksanaan kegiatan KKN tersebut mahasiswa dan sasaran harus mempersiapkan masker dan hand-sanitizer secara mandiri serta menjaga jarak selama bertemu. Terakhir, Inneke berharap kegiatan KKN UNEJ Back to Village ini dapat bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat utamanya untuk membantu pelaksanaan proses belajar mengajar para guru yang saat ini terkena imbas dari adanya pandemi Covid-19.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.