Resmi Liga 1 Dan Liga 2 Dibatalkan - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Faiq Zulfikri 22

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 Januari 2021

Jumat, 22 Januari 2021 15:05 WIB

  • Olah Raga
  • Berita Utama
  • Resmi Liga 1 Dan Liga 2 Dibatalkan

    bola

    Dibaca : 1.168 kali

    PSSI resmi Batalkan kompetisi ShopeeLiga 1 dan 2 hingga waktu yang tidak ditentukan. Keputusan ini untuk menindak lanjuti arahan dari Presiden Joko Widodo terkait penyebaran virus Covid-19 dan surat dari Menpora tentang protokol kewaspadaan pencegahan wabah virus tersebut bagi kegiatan olahraga. terhentinya shopee liga 1 dan liga 2 2020 diputuskan dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Rabu (20/1/2021) yang digelar secara virtual.

    PSSI beralasan keputusan ini dilatar belakangi oleh laporan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB). Operator kompetisi itu bersama para peserta telah menggelar owner's meeting pada 15 januari 2021. hasilnya, mayoritas tim baik Shoppe Liga 1 dan Liga 2 meminta kopetisi 2020 untuk dibatalkan dan memulai musin baru ada tahun ini. Berdasarkan masukan dan Exco PSSI membahasnya, akhirnya diputuskan soal kejelasan Shopee Liga 1 dan Liga 2. Exco memutuskan untuk membatalkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020, ujar Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, dinukil dari laman PSSI.

    Setelah membatalkan Shopee Liga 1 dan Liga 2 musim lalu, PSSI tidak menjelaskan bagaimana nasib kompetisi di musim ini. Dalam owner's meeting dngan PT LIB, saran sejumlah klub cukup variatif. Ada yang meminta kompetisi musim ini dimulai pada pertengahan tahun, ada pula yang minta setelah lebaran. sejauh ini, PSSI dan PT LIB masih menunggu turunnya izin dari kepoisian. Gara-gara rekomendasi keamanan itu.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.







    Oleh: Supartono JW

    Sabtu, 6 Februari 2021 21:14 WIB

    Sepak Bola Akar Rumput Tak Bertuan, Orang Tua Cerdas dan Bijak Memilih Kompetisi

    Dibaca : 1.047 kali

    Bila anak Bapak dan Ibu, passionnya bukan sepak bola, terdeteksi tak memiliki Teknik, Intelegensi, Personaliti, dan Speed (TIPS) sebagai pesepak bola, jangan paksakan anak menggeluti sepak bola. Jadikan sepak bola olah raga hobi, dan biarkan anak berkembang sesuai.passion untuk kehidupannya kelak. Jangan anak di antar untuk bermimpi menjadi pemain timnas, bila di SSBnya saja tak masuk standar TIPS pemain. Jadilah orang tua yang bijak. Bila Bapak dan Ibu, menyadari bahwa anaknya ternyata passionnya di sepak bola dan memiliki TIPS yang memenuhi standar, jangan ambisi, jangan egois, jangan menyakiti SSB yang telah membina anaknya terlebih dahulu, dan penjadi petualang, masuk di berbagai tim yang mengimingi gratisan pun jumawa karena merasa anaknya hebat. Ini justru menjatuhkan kecerdasan dan personaliti anak, attitude anak. Hingga malah akan dikucilkan oleh berbagai pihak. Ingat, timnas itu hanya butuh 11 pemain, line-up 18 pemain atau didaftarkan  23 pemain atau 30 pemain dalam sebuah event. Kembali ke masalah ada operator kompetisi baru dari pihak swasta yang dihelat baik oleh pemain baru maupun dari Klub Liga 1, kepada para orang tua, lihatlah latar belakangnya, visi-misi dan tujuannya, lihat anggarannya. Kepada publik sepak bola nasional, hingga artikel ini saya tulis, inilah fakta sepak bola di Indonesia yang terus dibiarkan kusut. Menyedihkan.