Shin Tae Yong Bersama Garuda, Bikin Vietnam Ketar-ketir di Piala AFF 2020 - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

STy

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Jumat, 5 November 2021 07:47 WIB

  • Sport
  • Topik Utama
  • Shin Tae Yong Bersama Garuda, Bikin Vietnam Ketar-ketir di Piala AFF 2020

    Ayo jangan hanya bikin ketar-ketir Vietnam dan timnas lain, lanjutkan kebangkitan.Tunjukkan di Piala AFF 2020, Garuda bisa kembali jawara, raja Asia Tenggara. Tunjukkan pada Asia dan Dunia. Lanjutkan tampil impresif seperti saat meladeni Australia yang kini sudah merasakan sengatan Garuda muda. Ayo bikin ketar-ketir. Buktikan sepak bola Indonesia bisa! Aamiin.

    Dibaca : 411 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Boleh-boleh saja, Malaysia, Thailand, dan Vietnam lolos ke Piala Asia U-23 2022. Tapi lihat siapa lawan-lawan mereka di Grup kualifikasi? Entah, mengapa terasa aneh kisah Kualifikasi Piala Asia U-23, termasuk pasukan Garuda yang menjadi korban AFC, PSSI pasrah, warganet juga diam, padahal suporter sepak bola nasional terkenal garang.

    Lupakan Piala Asia U-23. Kini songsong Piala AFF 2020. Menariknya lagi, ternyata ada yang kini ketar-ketir terhadap Indonesia, lho? Ancaman STy bersama Indonesia, kian nyata dan berasa.

    Mengutip dari laporan thethao247 pada Rabu (22/9/2021), Vietnam yang berstatus juara bertahan Piala AFF, kini ketar-ketir melihat perkembangan timnas Indonesia sejak di asuh Shin Tae-yong (Sty) jelang bergulirnya Piala AFF 2020.

    Ketar-ketir beralasan

    Ketar-ketirnya Vietnam tentu sangat beralasan, pasalnya selain sebagai juara bertahan, gelaran Piala AFF 2020 yang berlangsung di Singapura pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2021, Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Laos, dan Kamboja. Hanya dua tim teratas yang akan lolos ke semifinal Piala AFF 2020.

    Selain itu, dalam beberapa laga terakhir, timnas Indonesia senior dan U-23 , di tangan STy, rekor ciamiknya menjadi bukti bahwa timnas Indonesia sudah bangkit dan mengancam semua lawan di Asia Tenggara termasuk Vietnam, hingga menganam Asia. Dan, bukan mustahil, pada saatnya, Indonesia akan kembali menjadi raja sepak bola di Asia Tenggara dan berbicara di tingkat Asia dan dunia.

    Fakta bila Vietnam saja ketar-ketir, bagaimana dengan negara lain? Bila ditelisik, atau ada media yang coba menguak, tentu beritanya tak akan jauh berbeda. Terlebih rekor impresif timnas senior terbaru adalah menang dua leg versus Taiwan, membawa Garuda lolos ke Babak Kualifikasi Piala Asia 2023.

    Berikutnya, timnas U-23 juga unjuk gigi dengan membungkam Tajikistan dan Nepal dalam laga uji coba sebelum babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 meladeni lawan berperingkat 34 dunia, yang menjadi satu-satunya lawan di Grup G karena Brunei dan China mundur. Indonesia dirugikan oleh kondisi, tapi AFC tak bergeming dan sepertinya memang sengaja menyingkirkan Indonesia. PSSI pasrah, warganet dan publik sepak bola nasional juga diam.

    Akhirnya STy dan pasukannya yang terpaksa menjadi korban. Namun akibat situasi yang tidak menguntungkan, membikin STy dan penggawa Garuda tetap berdiri tegak meladeni Australia. Hasilnya, Australia terkejut, Asia Tenggara, Asia, hingga dunia pun terhenyak. Ternyata tim berperingkat 165 dunia di tangan STy mampu bermain melawan tim ranking 34 sejagad dan tak kentara beda levelnya. Hanya nasibnya belum beruntung, kalah tipis di dua leg yang dimainkan.

    Sebelum kebangkitan timnas Indonesia di tangan STy, Indonesia adalah negara yang paling menyulitkan Vietnam. Sebab, rekor pertemuan Indonesia memang mentereng ketika berjumpa Golden Star Warriors. Sudah bertemu sebanyak sembilan kali, Skuat Garuda berhasil meraih tiga kemenangan, lima kali seri, dan hanya sekali kalah. Dari catatan itu, Vietnam sudah tiga kali ditekuk Indonesia.

    Apalagi, kini Indonesia sedang bangkit. Catatan ini jelas menjadi modal bagus bagi anak asuh STy jelang Piala AFF 2020 mendatang. Dan, timnas Garuda tak boleh besar kepala, jemawa, karena kini pasukan Park Hang-seo pun sudah bertransformasi menjadi tim yang menakutkan, karena menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Di Piala AFF 2020, jadwal laga pasukan STy pun telah menanti, yaitu: Kamis, 9 Desember 2021 Timnas Indonesia vs Kamboja. Minggu, 12 Desember 2021. Laos vs Timnas Indonesia Rabu, 15 Desember 2021. Timnas Indonesia vs Vietnam. Minggu, 19 Desember 2021. Malaysia vs Timnas Indonesia.

    Uji coba mendulang poin FIFA

    Demi menambah ketar-ketir lawan di Piala AFF 2020, sekaligus membawa misi menaikkan ranking FIFA Indonesia, penggawa Indonesia akan melangsungkan dua laga uji coba di Turki pada 16 dan 25 November 2021.

    Sayangnya, satu laga di antaranya tidak masuk hitungan FIFA Matchday, karena dilangsungkan di luar jadwal. FIFA matchday bulan ini berlangsung dari tanggal 7 hingga 16 November 2021.

    Federasi Sepakbola Afghanistan (AFF) mengumumkan timnas Afghanistan akan bertanding melawan Indonesia pada 16 November 2021 dalam pertandingan persiapan (babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2022). Pertandingan tersebut akan digelar pada FIFA matchday di Antalya, Turki.

    Hal ini seperti tertulis di laman resmi Instagram mereka, @theaffofficial. Karenanya, laga timnas Indonesia vs Afghanistan masih masuk hitungan FIFA matchday. Sebab, laga digelar pada 16 November 2021.

    Bila timnas Indonesia memenangkan laga ini, skuad Garuda akan mendapatkan poin yang lumayan. Sebab, secara peringkat timnas Afghanistan mengungguli Indonesia, yaitu 152 berbanding 165.

    Sedangkan laga vs timnas Myanmar akan digelar pada 25 November 2021, sehingga hasil dari pertandingan ini tak masuk hitungan FIFA.

    Ayo jangan hanya bikin ketar-ketir Vietnam dan timnas lain, lanjutkan kebangkitan.Tunjukkan di Piala AFF 2020, Garuda bisa kembali jawara, raja Asia Tenggara. Tunjukkan pada Asia dan Dunia. Lanjutkan tampil impresif seperti saat meladeni Australia yang kini sudah merasakan sengatan Garuda muda. Ayo bikin ketar-ketir. Buktikan sepak bola Indonesia bisa! Ayo STy!



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.