Sistem Perkuliahan Hybrid Unisa Yogyakarta di Masa PandemI Covid-19 - Analisis - www.indonesiana.id
x

Zul Kifli

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 Januari 2022

Senin, 24 Januari 2022 06:20 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Sistem Perkuliahan Hybrid Unisa Yogyakarta di Masa PandemI Covid-19


    Dibaca : 241 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

     

     

    Unisa Yogyakarta Masih Buka 6 Jalur Pendaftaran | Informasi Pendaftaran  Mahasiswa Baru | AyoKuliah.id

     

          Dilansir dari situs Covid19.go.id , di Indonesia sendiri saat ini tercatat ada 4.280.248 orang  yang dinyatakan  positif , dan 4.121.928 orang dinyatakan telah sembuh , serta 144.201 orang  meninggal dunia. Dari data tersebut kita bisa melihat masih tingginya  angka positif  Covid -19 di Indonesia  dan tidak menutup kemungkinan akan bertambahnya korban jiwa akibat Covid-19 ini. Maka dari itu kita sebagai warga negara Indonesia yang bijak  haruslah memperhatikan serta mempertimbangkan akan bahayanya pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini. Untuk mengurangi ini semua kita harus memulai dari diri kita sendiri , setelah itu barulah kita dapat menenrapkannya dalam keluarga , masyarakat , bangsa , dan bernegara. Hal yang harus dilakukan ialah dengan mematuhi peraturan pemerintah tentang Covid -19 ini, kita harus memakai masker jika keluar rumah , menjauhi keramaian , mencuci tangan sebelum dan setelah melakukan aktivitas di tempat umum , serta menjaga jarak antara satu sama lain bila di tempat umum.

               Di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta sendiri telah menerapkan berbagai sistem perkuliahan yang sesuai jalannya dengan protokol kesehatan Covid-19.Salah satunya ialah dengan perkuliahan Hybrid. Perkuliahan Hybrid atau Hybrid learning adalah metode pembelajaran yang menggabungkan atau mengkombinasikan antara pembelajaran daring dengan pembelajaran tatap muka (PTM). Sehingga dalam pelaksanaannya, ada kalanya peserta didik dan tenaga pendidik bertatap muka langsung di kelas. Ada kalanya melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Berdasarkan surat edaran Direktorat Jendaral Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi No 4 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas Tahun Akademik 2021/2022 dan hasil evaluasi penyelenggaraan pembelajaran di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta akan mengagendakan Perkuliahan Hybrid pada awal semester genap Tahun Akademik 2021/2022.

               Sistem Perkuliahan Hybrid di UNISA Yogyakarta ini akan memprioritaskan sistem pembelajaran tatap mukanya  terutama pada acara praktikum mahasiswa. Kemungkinan besar sistem kuliah ini juga akan dibagai per-shift atau per kelompok. Dengan tujuanya mengurangi keramaian dan kerumunan pada  masyarakat kampus. Di lain sisi pembelajaran jarak jauh atau dalam jaringan ( DARING ), akan tetap dilakukan seperti melakukan pembelajaran   Via Zoom , dan Google Meet  untuk mengadakan pembelajaran secara Singkronus .Serta pada Asingkronus , para dosen biasanya memberikan materi pemaparan berupa video pembelajaran, materi pembelajaran serta tugas yang diberikan dosen pada setiap mata kuliahnya di E-learning UNISA atau warga UNISA menyebutnya dengan Lensa UNISA. Tidak hanya itu biasanya para dosen mata kuliah juga melakukan diskusi dan pembelajaran Asingkronus melalui WA group untuk menambah wawasan mahasiswa.
                Jadi sistem perkuliahan secara Hybrid ini dilakukan juga bertujuan untuk para dosen yang tidak hanya menyampaikan materi secara daring selama Covid-19 ini dimulai , tetapi juga mengadakan pembelajaran tatap muka agar mahasiswa bisa memahami dan lebih mengerti dengan materi yang telah diberikan. Tetapi semua ini kembali kepada konsep untuk mengurangi skala dari Covid -19 ini. Maka dari itu, Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta lebih memilih sistem Pembelajaran Hybrid, semuanya agar adil dan dalam konsep keseimbangan dan tidak berlebihan juga, untuk meminimanimalisir angka penyebaran Covid -19 yang makin bervariasi sampai saat ini.

     

     

    Ikuti tulisan menarik Zul Kifli lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.