x

Iklan

Teguh V. Andrew

Pengabar Berita Internasional. Dikurasi dan ditulis oleh Jurnalis Warga Teguh V. Andrew
Bergabung Sejak: 22 September 2022

Selasa, 4 Oktober 2022 07:47 WIB

Israel Angkat Duta Besar Baru untuk Turki Setelah 4 Tahun Lowong

Israel mengumumkan pengangkatan duta besar baru untuk Turki setelah lowong selama empat tahun akibat memburuknya hubungan diplomatik kedua negara. Turki sebelumnya adalah salah satu negara yang paling vokal mengkritik Israel ketika terjadi protes di Gaza dan pemindahan lokasi kedutaan besar Amerika Serikat. Ketika itu Turki memanggil pulang duta besarnya di Tel Aviv dan Washington.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Israel mengumumkan pengangkatan duta besar baru untuk Turki pada Minggu (02/10) waktu setempat. Seperti diungkapkan Perdana Menteri Israel, Yair Lapid, jabatan ini sempat lowong selama empat tahun karena memburuknya hubungan diplomatik antara Israel dan Turki.

Perdana Menteri Yair, dikutip dari laman Twitter pribadinya, menyebut duta besar Israel untuk Turki yang baru ini adalah Irit Lillian. Pengangkatan duta besar yang baru ini merupakan salah satu langkah yang penting untuk memperbaiki hubungan dengan Turki. Duta besar Irit sebelumnya pernah menjabat sebagai kuasa usaha Israel sejak Januari 2021. Ia juga pernah menjadi duta besar Israel untuk Bulgaria pada 2015-2019.

Duta besar Irit mengaku merasa tersanjung atas pengangkatan ini. Dalam akun Twitter pribadinya, ia mengatakan sudah ada banyak pekerjaan yang menunggu di depan untuk membawa Turki dan Israel kembali ke jalur persahabatan alami antara kedua negara. Irit juga mengaku akan menatap ke depan serta memulai pekerjaan yang indah dan menantang ini.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemerintah Turki Israel mencatat duta besar Israel sebelumnya, Eitan Naeh meninggalkan Turki setelah tentara Israel menewaskan 60 warga Palestina dalam unjuk rasa di perbatasan Gaza ketika Amerika Serikat membuka kedutaan besar di Yerusalem pada May 2018.

Turki merupakan salah satu negara yang paling vokal mengkritik Israel ketika terjadi protes di Gaza dan pemindahan lokasi kedutaan besar Amerika Serikat. Ketika itu Turki memanggil pulang duta besarnya di Tel Aviv dan Washington.

Namun setelah bertahun-tahun menjalani hubungan yang tegang, baik Israel maupun Palestina mengumumkan dimulainya kembali hubungan diplomatik secara penuh sejak Agustus 2022. Upaya ini telah dimulai selama berbulan-bulan yang ditandai dengan kunjungan timbal balik pejabat tinggi kedua negara. (sumber: turkishminute.com)

 

Ikuti tulisan menarik Teguh V. Andrew lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler