Menyehatkan Hati dengan Langkah Spiritual

Minggu, 20 November 2022 12:29 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Orang yang mengira perbuatan baik adalah perbuatan buruk, sejatinya sedang bermasalah. Masalahnya ada pada hatinya yang tidak sehat. Maka dia perlu melakukan serangkaian tindakan untuk menyehatkan hatinya.

Menyehatkan Hati dengan Langkah Spiritual

 

Bambang Udoyono

 

Kali ini kita membahas karya Sunan Bonang yang sangat terkenal sampai hari ini.  Sunan Bonang adalah ulama besar dari Tuban yang merupakan salah satu dari Wali Songo (sembilan wali) atau sembilan ulama besar di masa kerajaan Demak. Beliau hidup antara tahun 1465-1525.   Sebelum Opik menjadikannya terkenal, tembang ini sudah ratusan tahun dilantunkan oleh Muslim dari suku Jawa.  Saya ingat di Magelang dulu di lingkungan saya ada seorang tetangga yang rajin melantunkan tembang ini ketika menjelang azan.    Jadi saya sudah hafal lagu ini sejak kecil.  Mari kita simak dulu syairnya.

 

Tombo ati iku limo perkarané

Obat hati ada lima jumlahnya

Kaping pisan moco Qur’an sak maknané

Yang pertama membaca  Al Qur’an dan memahami artinya

Kaping pindo  sholat wengi lakonono
yang kedua jalankanlah solat malam

Kaping telu, wong kang sholèh kumpulono

Yang ketiga berkumpullah dengan orang salèh

Kaping papat, kudu weteng ingkang luwé

Yang keempat laparkanlah perutmu (maksudnya berpuasa)
Kaping limo, dzikir wengi ingkang suwé

Yang kelima zikir malam yang lama
Salah sawijiné sopo biso ngelakoni

Siapa bisa menjalankan salah satunya
Mugi-mugi Gusti Allah nyembadani

Semoga Gusti Allah mencukupi / mengabulkan

 

Di banyak artikel saya sebelumnya kita sudah membahas tentang hati.  Hati adalah kunci.  Hati yang bersih, sehat, dan tercerahkan akan membuat kita mampu menerima dan memahami wahyu Allah swt.  Masalahnya banyak hati yang ‘sakit’ dan gelap. Maka dia tidak mampu menangkap ajaran Al Qur’an.   Akibatnya ucapan, tulisan di medsos dll,  dan juga perbuatannya serba buruk.  Nah ratusan tahun yang lalu Sunan Bonang sudah memiliki resep manjur untuk menyembuhkan hati yang sakit.    Tentu saja beliau memiliki dasar kuat. Panduan yang beliau pegang adalah kitab suci Al Qur’an.  Di dalamnya ada beberapa ayat yang menyebutkan bahwa Al Qur’an adalah obat hati.   

 

Dalam surat al-Isra’ ayat 82, Allah Swt berfirman:

“dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi obat penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman”.

 

Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran (Alquran) dari Tuhanmu, penyembuh bagi penyakit yang ada dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang yang beriman. (QS Yunus [10]: 57).

 

Katakanlah, 'Alquran adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman. ' (QS Fushshilat [41]: 44).

 

Jadi jelas rujukan Sunan Bonang adalah wahyu Allah swt di dalam Al Qur’an.  Kalau saran itu dilakukan dengan sebaik baiknya maka insya Allah hati kita akan sehat dan bersih sehingga berfungsi dengan baik.  Hati akan tercerahkan sehingga mampu menerima dan memahami petunjuk Allah swt. 

 

Kalau hati sehat maka outputnya, keluarannya adalah kebaikan.  Ucapan, tulisan di medsos atau lainnya, dan tindakan akan bermanfaat buat dia sendiri, keluarganya dan orang lain.  Sebaliknya kalau hatinya kotor maka outputnya, keluarannya akan buruk.  Ucapannya, postingannya, tulisannya di medsos atau buku, dan tindakannya adalah buruk, membuat orang lain panas, sakit hati, tidak nyaman.  Lebih parah lagi kalau menyebabkan pertengkaran dan permusuhan.

 

 

Sila mawas diri.  Kalau ucapan, tulisan dan tindakan Anda menyebabkan keburukan, pertengkaran, permusuhan, sakit hati dan penderitaan orang lain. Kalau Anda benci kepada kebenaran, kepada wahyu Allah, kepada orang beriman dan beramal saleh. Kalau hati Anda panas melihat orang berbuat baik. Kalau Anda mengira kebaikan sebagai keburukan.  Maka artinya hati Anda tidak sehat,  gelap,  dan sakit.  Tapi jangan kuatir.  Masih ada harapan.  Karena ada tombo ati.  Ikuti saja nasehat Sunan Bonang di atas.  Insya Allah hati Anda akan sehat lagi.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Bambang Udoyono

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua