x

Iklan

riwis sadati

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

Maniak Penyerang AKB48 Mengganggu Stabilitas Wota

Bagaimana reaksimu jika sang idola diserang? Pasti terkejut dan tidak terima dengan pelaku yang menyakiti idolamu. Yah, kabar duka ternyata malah datang dari idol grup Jepang, AKB48, yang baru saja diserang oleh penggemar.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

AKB48 merupakan idol group populer yang tak hanya terkenal di negara asalnya, Jepang, saja namun juga hingga ke luar negeri. Popularitas yang diraih dengan kerja keras tak instan dari ‘idola yang bisa kamu temui setiap hari’. Mereka membangun kedekatan unik dengan para fansnya, salah satunya dengan cara hand shake yang biasa diadakan setelah pentas atau khusus dibuat acara tersendiri. Rasa eksklusif yang ditawarkan oleh AKB48 itulah yang membuat penggemar-penggemarnya rela untuk mengantri panjang demi bertemu dengan sang idola.

Resiko Mencoba Dekat Dengan Penggemar

Rina Kawaei, 19, and Anna Iriyama, 18

Pada 26 Mei 2014 yang lalu, beberapa member AKB48 tengah melaksanakan acara di Takizawa, Perfectur Iwate, Jepang. Rangkaian acara meet-and-great ini ternyata menyisakan insiden mengejutkan untuk anggota dan penggemar. Pasalnya, pada saat acara hand shake yang menjadi tujuan utama bertemu langsung idolanya, dibuat kacau oleh seorang pemuda berusia 24 tahun.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pemuda bernama Satoru Umeta tiba-tiba mengeluarkan sebilah senjata tajam sepanjang 20 inci (disampaikan jika itu merupakan gergaji). Lalu menyerang dua anggota AKB48 yang ada di dalam salah satu bilik handshake. Kejadian yang berlangsung cepat itu melukai anggota AKB48, Rina Kawaei (19) dan  Anna Iriyama (18) serta satu orang staf pelerai. Dikabarkan jika Rina Kawaei mengalami luka di kepala sedangkan Anna Iriyama luka di tangan. Keduanya lalu dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sedangkan sang pelaku segera diamankan oleh polisi.

Kekacauan Berimbas pada Wota Lain

Rina Kawaei, 19, and Anna Iriyama, 18 saat memberikan keterangan pada wartawan di depan rumah sakit.

Pada hari yang sama Rina Kawaei (19) dan  Anna Iriyama (18) menemui wartawan usai melakukan perawatan terhadap luka mereka. Dalam pertemuan singkat tersebut mereka menyebutkan jika akan bertolak untuk kembali ke Tokyo. Tak ada hal yang lebih membuat dua remaja ini shock pastinya, niatan baik bertemu dengan fans berakhir ricuh dengan insiden berdarah.

Sayang disayangkan sekali hingga terjadinya insiden ini. Kecurigaan pun mencuat pada system keamanan para staf dan manager acara. Padahal sudah jelas lho jika ingin masuk ke dalam tempat meet-and-great dilarang membawa benda tajam yang bakal membuat luka pihak lain. Namun di Jepang mungkin hal tersebut sedikit dilupakan.

Kejadian yang dilakukan oleh seorang maniak kepada dua member AKB48 Team A ini ternyata merugikan banyak pihak. Management AKB48 langsung memberikan respon untuk membatalkan dan menjadwalkan ulang semua acara yang sudah tersusun rapi. Karena mereka tidak bisa tampil tanpa kelengkapan dari personel. Apalagi anggota yang terluka adalah tim utama yakni Team A. Ini berarti akan banyak wota atau penggemar lain yang kecewa tidak dapat bertemu dengan idola dalam waktu yang masih belum ditentukan. Mengingat mungkin selain pemulihan luka pada fisik, mereka juga harus focus pada trauma psikis yang dialami oleh dua anggotanya.

Ikuti tulisan menarik riwis sadati lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler