x

orang sedang menulis

Iklan

Bambang Udoyono

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Maret 2022

Senin, 19 Desember 2022 11:11 WIB

Di Dalam Diri Setiap Orang Ada Bahan Tulisan

Setiap orang sejatinya memiliki bahan tulisan. Pengalamannya, ilmunya, gagasannya adalah sumber bahan tulisan. Sebaiknya bahan bahan itu diolah menjadi artikel atau buku. Niatkan itu sebagai kontribusi untuk masyarakat.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Di Dalam Diri Setiap Orang Ada Bahan Tulisan

 

Bambang Udoyono

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

 

“There is no greater agony than bearing an untold story inside you.”
(Maya Angelou)  Tidak ada derita yang lebih berat daripada menanggung cerita yang tak diungkapkan di dalam diri anda. Itulah kalimat mutiara dari Maya Angelou, seorang penulis ternama dari Amerika Serikat.

 

Di dalam diri setiap orang pasti ada bahan yang bisa ditulis.  Semua orang pasti punya pengalaman.  Sejak kecil kita sudah punya pengalaman sebagai anak, sebagai murid, sebagai teman, sebagai pacar dll. Kemudian setelah dewasa kita memiliki pengalaman kerja.  Bagaimana dengan mereka yang tidak bekerja, seperti ibu rumah tangga?  Itupun pengalaman yang luar biasa sebenarnya.    Jadi semua orang memiliki bahan tulisan.  Mungkin pengalamannya sebagai apapun.  mungkin ilmunya.  Mungkin temuannya, pemikirannya dsb.  Ilmu anda, pemikiran anda mungkin tidak hanya mampu memecahkan masalah pribadi anda tapi bahkan mampu memecahkan masalah masyarakat atau bahkan negara.  Siapa tahu anda bahkan mampu memberi solusi kepada dunia.  Mungkin tidak perlu masalah yang rumit, sekedar memecahkan masalah sampah di tingkat rt pun sudah jadi sumbangan yang lumayan baik.

 

Bahan di dalam diri anda itu paling tidak bisa jadi artikel.  Bahkan mungkin bisa jadi buku, baik fiksi maupun non fiksi.  Bisa juga campuran antara keduanya.  Sekarang ini ada istilah creative non fiction dan novel biografis.  Laskar Pelangi salah satu contohnya.  Bahan dasarnya pengalaman nyata tapi lantas dibumbui fiksi sedikit agar makin enak dibaca.

 

Bagaimana jika anda memiliki gagasan atau pengalaman menarik yang patut dibukukan tapi anda tidak punya waktu untuk menulis?  Atau tidak telaten untuk menulisnya sendiri?  Solusinya mudah.  Hubungi seorang penulis profesional untuk menulisnya. Saat ini ada istilah ghost writer.  Padanannya dalam bahasa Indonesia penulis bayangan. Dia adalah seorang yang menuliskan gagasan Anda.

 

Jika Anda memiliki waktu maka coba saja menulis ilmu, pengalaman, dan pemikiran anda.  Manfaatnya banyak untuk anda sendiri dan untuk masyarakat. 

 

Artikel apalagi buku adalah sedekah ilmu.  Sedekah ini bisa menjadi sedekah jariah, yaitu sedekah yang berlangsung terus menerus jika ilmu yang anda sebarkan terus memberi manfaat untuk liyan.

 

Sebaliknya jika anda memiliki ilmu tapi tidak disebarkan maka ini akan menjadi beban.  Kelak anda akan dimintai tanggung jawab soal ini.

 

Dalam pandangan saya niat memberi manfaat inilah yang harus lebih diutamakan, bukan mengejar uang.  Dengan niat seperti itu Anda akan menulis artikel atau buku yang bermanfaat dan tidak akan menulis tema atau topik yang menyesatkan masyarakat.  Anda tidak akan menghalalkan segala cara untuk mengejar uang. Nanti kalau sudah jadi artikel atau buku penghasilan juga insya Allah akan ada. Jangan khawatir.

 

Jadi jangan ragu ragu, niatkan memulai menulis untuk beribadah, untuk menebar ilmu, menebar manfaat untuk masyarakat. Monggo.  Tentu Anda akan membuat kesalahan dalam tata bahasa, cara mengutarakan gagasan, cara membuat plot dll. Semuanya wajar saja. Sembari jalan nanti kesalahan kesalahan tersebut diperbaiki.

Ikuti tulisan menarik Bambang Udoyono lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler