x

image: Sources of Insight

Iklan

Suko Waspodo

... an ordinary man ...
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Minggu, 19 Februari 2023 12:56 WIB

Apa yang Dapat Diberitahukan oleh Ruang Pribadi kepada Kita

Bayangkan Anda dan orang asing sedang duduk di sofa. Seberapa dekat Anda akan duduk dengan mereka? Ternyata jawabannya mungkin mengatakan sesuatu tentang kepribadian Anda.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Ruang pribadi memberi tahu kita tentang siapa kita, dari mana kita berasal, dan siapa yang kita sukai.

Poin-Poin Penting

  • Keinginan untuk ruang pribadi bervariasi dari orang ke orang.
  • Penelitian telah menemukan bahwa seberapa banyak ruang yang kita berikan kepada orang lain terkait dengan kepribadian, jenis kelamin, usia, dan latar belakang budaya kita.
  • Seberapa dekat kita memposisikan diri kita dengan orang lain juga dapat mencerminkan seberapa besar kita tertarik kepada mereka sebagai teman atau calon pasangan romantis.

 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bayangkan Anda dan orang asing sedang duduk di sofa. Seberapa dekat Anda akan duduk dengan mereka? Ternyata jawabannya mungkin mengatakan sesuatu tentang kepribadian Anda.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 400 peserta, para peneliti berusaha memahami bagaimana kepribadian kita dapat dikaitkan dengan kecenderungan kita untuk memberikan ruang pribadi kepada orang lain. Para peneliti pertama-tama meminta orang menghabiskan waktu berinteraksi dengan orang asing, misalnya dengan memainkan beberapa putaran batu-gunting-kertas.

Kemudian mereka meminta peserta untuk pindah ke sofa untuk bagian lain dari percobaan. Mereka menemukan bahwa orang yang lebih tinggi dalam sifat keramahan Lima Besar cenderung duduk lebih dekat dengan orang lain. Para peneliti juga menemukan beberapa bukti bahwa orang yang dinilai lebih tinggi dalam keterbukaan dan ekstraversi oleh pasangan interaksinya juga cenderung duduk lebih dekat.

Perbedaan individu lainnya, seperti jenis kelamin dan usia, juga dapat memengaruhi ruang pribadi. Wanita cenderung lebih memilih jarak fisik dari orang asing atau kenalan dan orang dewasa yang lebih tua juga umumnya cenderung lebih suka menjaga jarak antara mereka dan orang lain.

Budaya dan Ruang Pribadi

Selain mencerminkan kepribadian dan demografi kita, jumlah ruang pribadi yang kita sukai juga terkait dengan latar belakang budaya kita. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan hampir 9.000 peserta dari 42 negara, Sorokowska dan rekan, menemukan bahwa jumlah ruang pribadi yang diinginkan orang di seluruh dunia, atau "jarak antarpribadi yang disukai", sangat bervariasi. Misalnya, di Rumania, jumlah rata-rata ruang pribadi yang orang pilih dari orang asing lebih dari 4 kaki, sedangkan di Argentina kira-kira setengahnya.

Apa yang mungkin mendasari variasi ini? Para peneliti melihat sejumlah faktor potensial, tetapi satu-satunya yang secara signifikan terkait dengan jarak antarpribadi yang disukai adalah suhu rata-rata. Semakin hangat suatu tempat, tampaknya, semakin "hangat" orang-orangnya dan semakin sedikit ruang yang mereka butuhkan antara mereka dan orang lain.

Budaya juga memengaruhi kemungkinan kita akan secara aktif menciptakan ruang untuk diri kita sendiri dengan memindahkan benda-benda di lingkungan. Dalam serangkaian studi lapangan yang cerdas, Talhelm dan rekannya menempatkan kursi di lorong area tempat duduk di Starbucks di berbagai wilayah di China. Para peneliti kemudian mengamati apakah pelanggan memilih untuk memindahkan kursi atau meremasnya.

Konsisten dengan perbedaan budaya regional lainnya yang telah didokumentasikan tim sebelumnya, orang-orang di wilayah utara Tiongkok cenderung melepas kursi, sedangkan mereka yang berada di wilayah selatan Tiongkok lebih cenderung mencoba menyelip di antara keduanya. mereka. Talhelm menyarankan bahwa perbedaan ini mencerminkan variasi dalam tingkat individualisme, sebuah temuan yang konsisten dengan hasil yang mereka amati ketika mengulang percobaan ini dan membandingkan hasil antara Cina, Jepang, dan Amerika Serikat.

Ruang Pribadi dan Ketertarikan

Akhirnya, ruang pribadi juga dapat mencerminkan daya tarik interpersonal. Seperti yang ditemukan Hebel dan Retnzch, kedekatan fisik yang kita pilih juga tampaknya mencerminkan betapa kita menyukai orang lain. Semakin banyak orang dalam percobaan mereka menunjukkan bahwa mereka ingin berteman dengan orang lain, semakin dekat mereka duduk dengan mereka.

Juga diyakini secara luas bahwa orang cenderung mengekspresikan minat seksual pada orang lain dengan meningkatkan kedekatan fisik, seperti dengan mencondongkan tubuh ke dekat mereka. Menariknya jumlah ruang yang kita ambil di suatu lingkungan juga bisa menjadi isyarat bagi calon pasangan romantis. Dalam sebuah penelitian yang melibatkan orang-orang dalam acara kencan kilat, tim peneliti lain menemukan bahwa orang-orang yang duduk dengan postur lebih terbuka dan lebar dinilai lebih menarik secara seksual berdasarkan teman kencan mereka.

Kesimpulan

Seperti yang telah kita lihat, kita dapat belajar banyak dari melihat seberapa dekat orang ingin menjadi orang lain dan bagaimana mereka menggunakan ruang di sekitar mereka. Ternyata ruang pribadi dapat memberikan jendela ke ciri-ciri kepribadian dasar seseorang. Itu juga bisa memberi kita petunjuk tentang dari mana seseorang berasal dan apakah mereka menyukai kita atau tidak.

***
Solo, Minggu, 19 Februari 2023. 11:17 am
'salam hangat penuh cinta'
Suko Waspodo
suka idea
antologi puisi suko

 

Ikuti tulisan menarik Suko Waspodo lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terkini