x

Iklan

Malik Ibnu Zaman

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 16 Oktober 2022

Jumat, 7 April 2023 21:39 WIB

3 Tip Mendapatkan Banyak Uang di Hari Raya

Salah satu tradisi di Hari Raya Idul Fitri adalah berbagi Tunjangan Hari Raya kepada anak-anak, ingat anak-anak bukan orang dewasa. Masyarakat desa biasa menyebutnya dengan nama pecingan. Nah yang paling diuntungkan dalam pecingan ini tentu saja adalah anak kecil, bagi yang sudah dewasa siap siap saja gigit jari.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Salah satu tradisi di Hari Raya Idul Fitri adalah berbagi Tunjangan Hari Raya kepada anak-anak, ingat anak-anak bukan orang dewasa. Masyarakat desa biasa menyebutnya dengan nama pecingan. Nah yang paling diuntungkan dalam pecingan ini tentu saja adalah anak kecil, bagi yang sudah dewasa siap siap saja gigit jari.

Bagi orang dewasa yang masih saja mengharapkan pecingan, tentu saja mendapatkan cemoohan dari orang sekitar "Wis gede aja ngarep-ngarep pecingan, seharuse koen nain marang bocah-bocah cilik," yang dalam bahasa Indonesia diartikan "Sudah besar jangan mengharapkan diberikan uang, justru seharusnya kamu memberi kepada anak-anak kecil."

Seringkali anak-anak kecil ini saling berlomba-lomba siapa yang mendapatkan pecingan yang paling banyak. "Uang kamu dapat berapa?" "150 ribu," "wah masih banyakan saya, kalah jauh, saya mendapatkan 350 ribu," begitulah kira-kira obrolan anak-anak kecil ini. Yang paling mendapatkan uang THR atau pecingan yang banyak adalah mereka yang memiliki jumlah keluarga yang banyak alias keluarga besar.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Bagi kalian yang selalu mendapatkan pecingan sedikit saat Hari Raya Idul Fitri tidak usah risau, serta tidak perlu khawatir. Berikut ini akan saya berikan tiga tips mendapatkan banyak uang saat di Hari Raya Idul Fitri.

1# Silaturahmi seluas-luasnya

Silaturahmi itu banyak manfaatnya loh, selain mendapatkan pahala, mempererat persaudaraan, siapa tahu juga bisa mendapatkan jodoh. Momentum Hari Raya Idul Fitri harus dimanfaatkan dengan baik untuk hal ini. Tapi ingat karena situasi pandemi seperti ini harus cuci tangan, jaga jarak, pakai masker.

Dahulu ketika saya kecil saya bisa mendapatkan uang kurang lebih sekitar lima ratus ribu, berbeda dengan sekarang yang sudah dewasa tidak ada lagi yang memberikan pecingan. Tentu saja hal ini berkat silaturahmi. Uang tersebut bukan hanya berasal dari keluarga saja, tetapi juga berasal dari orang lain.

Kalau di desa itu kan tradisi silaturahmi saat Hari Raya Idul Fitri, dari satu rumah ke rumah lainnya masih mudah ditemukan, meskipun sekarang juga tidak seramai dulu.

2# Bekerja Dengan Giat

Untuk mendapatkan uang tidak hanya diam, tiba-tiba uang jatuh ke pangkuan. Tetapi harus ada usaha. Tips kedua jika kalian ingin mendapatkan uang di Hari Raya Idul Fitri tentu saja harus bekerja. Ketika Bulan Ramadhan itu kan para pekerja diberikan yang namanya Tunjangan Hari Raya, yang nantinya bisa digunakan untuk keperluan Hari Raya Idul Fitri.

Bisa juga kalian berwirausaha, banyak peluang usaha yang bisa dijalankan saat Bulan Ramadhan. Nah nantinya uang hasil berwirausaha ini digunakan untuk membeli Keperluan Hari Raya Idul Fitri. Syukur-syukur bisa memberikan sebagian rezekinya untuk memberikan THR kepada anak kecil.

3# Menabung

Tips kedua ini adalah menabung, mengapa saya mengatakan tips ketiga untuk mendapatkan uang adalah menabung. Hal ini dikarenakan berdasarkan pengalaman pribadi saya menabung di celengan, nantinya celengan tersebut dipecah di sekitar akhir Bulan Ramadhan. Saya juga nabung bukan hanya di celengan tetapi di sekolahan yang dikelola oleh Guru. Nantinya uang tersebut diambil ya saat di Akhir Bulan Ramadhan.

Jadi misalnya kalian tidak mendapatkan Tunjangan Hari Raya atau pecingan tidak usah khawatir atau sedih. Karena kalian punya uang hasil tabungan.

Itulah tiga tips mendapatkan uang banyak di Hari Raya Idul Fitri. Ingat uang tersebut harus didapatkan dengan cara yang halal. Yang paling penting itu bukan seberapa banyak yang dimiliki, tetapi yang terpenting adalah keberkahan yang didapatkan.

 

 

 

Ikuti tulisan menarik Malik Ibnu Zaman lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terkini

Terpopuler