Peran Vital Sekolah Multimedia di Masyarakat - Analisa - www.indonesiana.id
x

Ilustrasi komputer tablet. Gambar: google

Susanto Hendra

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Analisa
  • Pilihan
  • Peran Vital Sekolah Multimedia di Masyarakat

    Dibaca : 2.904 kali

    Sekolah Multimedia Indonesia

    Perkembangan dunia teknologi sudah masuk ke berbagai bidang industri. Bisa dikatakan, teknologi telah menjadi elemen penting dalam proses produksi hingga pemasaran suatu perusahaan. Untuk menjaga perusahaannya tetap survive, pelaku bisnis dituntut untuk tetap kreatif dan inovatif dalam mengembangkan produknya sesuai bidangnya. Dalam hal ini, peran multimedia sangat penting.

    Penggunaan multimedia sudah merambah ke berbagai bidang ilmu. Para professional dibidang multimedia saling bertempur menggunakan kreatifitas mereka dalam baik itu untuk tujuan komersial maupun pribadi. Lalu bagaimana membuat suatu konten multimedia yang bagus? Apakah seseorang perlu masuk sekolah multimedia dahulu?

    Sebelum menjawabnya, mungkin Anda perlu tahu arti dari multimedia.

    Apa itu Multimedia?

    Menurut sebuah situs ensiklopedia terkenal, multimedia adalah suatu konten yang mengkombinasikan berbagai bentuk konten berbeda, diantaranya gambar, audio, teks, animasi, video, dan konten yang interaktif.

    Konten multimedia yang direkam dapat ditampilkan dan bahkan berinteraksi melalui perangkat pengolah informasi, seperti komputer dan perangkat elektronik lainnya. Tidak hanya itu, multimedia bisa menjadi bagian dari pertunjukan.

    Multimedia bisa diartikan sebagai “media yang kaya”. Terdiri atas campuran media dalam seni rupa, termasuk audio yang disimpan dalam bentuk medium.

    Multimedia bisa digunakan di berbagai bidang. Diantaranya bisa ditemukan di 5 bidang berikut.

    1. Industri kreatif

    Di industri ini multimedia bisa digunakan untuk beragam maksud, dari seni, hiburan, seni untuk komersial, jurnalistik, hingga media dan perangkat lunak yang tersedia untuk industri ini.

     2. Penggunaan komersial

    Multimedia juga ada pada media elektronik lama maupun baru yang digunakan seorang desainer grafis dan seniman komersial. Iklan dibuat menjadi menarik perhatian dengan membuat presentasi yang menarik. Komunikasi antar kantor dan hubungan bisnis ke bisnis sering digunakan oleh perusahaan jasa kreatif untuk menghasilkan presentasi multimedia yang canggih dan keperluan multimedia lain.

    3. Hiburan dan fine arts

    Anda hobi bermain video game? Tahukah Anda jika video game juga ada yang menggunakan multimedia? Multimedia sering digunakan dalam industri hiburan, misalnya pembuatan efek khusus dalam film dan animasi (VFX, animasi 3D, dan lain-lain).

    Ada juga permainan multimedia yang tersedia dalam bentuk CD-ROM atau online. Aplikasi ini memungkinkan pengguna ikut berpartisipasi secara aktif.

    4. Pendidikan

    Penggunaan multimedia dalam bidang pendidikan berguna untuk pelatihan berbasis komputer. Pernah mendengar kata Edutainment? Sarana ini merupakan kombinasi pendidikan dengan hiburan, khususnya hiburan multimedia.

    Dengan multimedia, belajar menjadi menyenangkan daripada sekadar hanya belajar teori.

    5. Jurnalistik

    Fenomena baru telah muncul dan berkembang dimana pelaporan berita tidak terbatas pada media tradisional, para wartwan freelance dapat mengirimkan berita melalui perangkat elektronik mereka.

    Itulah 5 bidang yang bisa menggunakan multimedia meski tidak terbatas hanya pada bidang-bidang tersebut. Teknologi yang semakin maju menjadikan multimedia sering digunakan. Penggunaan multimedia pada bidang hiburan adalah salah satu contohnya dimana pertumbuhannya yang pesat.

    Kesempatan berkarir di bidang yang berhubungan dengan multimedia sangat terbuka lebar. Seseorang bisa mempelajari multimedia sendiri namun untuk menjadi sangat mahir maka sebaiknya masuk ke sekolah multimedia sehingga anda bisa fokus dan belajar secara mendalam di bidang ini.


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.