Dengan Mengusung Semangat Pancasila, Wujudkan Perdamaian Antar Suporter Sepak Bola Indonesia - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Krisna Reza Darmawan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 19 Mei 2019

Minggu, 19 Mei 2019 19:49 WIB

Dengan Mengusung Semangat Pancasila, Wujudkan Perdamaian Antar Suporter Sepak Bola Indonesia

Dibaca : 243 kali


Sepak bola merupakan salah satu olahraga yang sangat digemari di negeri ini. Sepak bola juga dapat menghidupkan perekonomian masyarakat Indonesia. Banyak anak-anak yang menaruh impian mereka terhadap olahraga ini. Maka dari itu, induk sepak bola Indonesia yaitu Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyediakan suatu wadah bagi olahraga ini untuk dinikmati masyarakat Indonesia, berupa liga. Liga ini nantinya akan diikuti oleh beberapa tim di seluruh Indonesia. Tentunya tim-tim ini memiliki beberapa elemen penting di dalam maupun di luar, salah satunya adalah suporter.

Suporter suatu tim atau biasa disebut “Pemain Keduabelas” memiliki peran yang cukup penting bagi suatu tim sepakbola. Tanpa suporter, sebuah tim tidak akan memiliki pemasukan dana maupun dukungan baik di dalam maupun di luar lapangan.

Namun ada beberapa tindakan dari ‘oknum’ yang mengatasnamakan suporter suatu tim yang sering berbuat onar dan memecah belah kedamaian suporter antar tim. ‘Oknum’ tersebut tidak menginginkan adanya kedamaian antar suporter tim-tim di Indonesia. Maka dari itu, ‘oknum’ ini bakal terus ada di tengah-tengah kerumunan suporter suatu tim dan mulai melancarkan aksinya untuk memprovokasi suporter tim lain.

Tentu saja hal ini dapat ditanggulangi sebelum benar-benar memberikan dampak yang cukup buruk bagi seluruh suporter di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan memahami makna dari dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” seharusnya dapat menyatukan seluruh suporter di Indonesia. Meskipun berbeda-beda tim yang didukung, namun masih sesama Bangsa Indonesia. Sila ke-3 Pancasila yang berbunyi “Persatuan Indonesia” seharusnya juga dapat menyatukan seluruh suporter sehingga terhindar dari aksi anarkis sesama suporter.

Rivalitas hanya sebatas 90 menit, di luar itu semua saudara. Slogan dari liga sepakbola di Indonesia juga mencerminkan bahwa semua adalah saudara, semua harus bersatu memberantas aksi anarkis. #Liga1KitaSatu.

  • didi kempot

Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.