x

Iklan

Sayyidina Aliudin

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 22 Juli 2019

Minggu, 18 Agustus 2019 17:50 WIB

74 Tahun Merdeka: Refleksi Kedaulatan Pertahanan Kita

Dirgahayu RI ke-74 tahun. Tak terasa: NKRI telah "cukup tua" menggapai kemerdekaan. Dan baru saja peringatan kemerdekaan RI ke-74 diperingati: 17 Agustus 2019.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Dirgahayu RI ke-74 tahun. Tak terasa: NKRI telah "cukup tua" menggapai kemerdekaan. Dan baru saja peringatan kemerdekaan RI ke-74 diperingati: 17 Agustus 2019.

Merdeka tak sekadar pekikan. Bukan cuma status kehidupan berbangsa-bernegara. Tidak juga hanya simbol di mata internasional jika Indonesia adalah bangsa merdeka.

Tapi adalah tujuan. Cita-cita untuk masa depan ke-Indonesia-an. Serta bagaimana memaknai merdeka dan menjaganya agar tak lagi jadi bangsa terjajah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kementerian Pertahanan (Kemhan) adalah instansi pemerintahan yang punya banyak andil untuk kemerdekaan RI. Dan kita harus berbangga punya Kemhan yang masih terus menggelorakan semangat cinta Tanah Air sebagai bentuk implementasi kemerdekaan RI.

Penekanan makna Pancasila sebagai prinsip yang harus diterapkan masyarakat sehari-hari adalah cara menjaga bertahannya kemerdekaan RI. Dan itu adalah jurus jitu dari Kemhan.

Masyarakat punya kesadaran sendiri menentang hal yang bertentangan dengan nilai adiluhung Pancasila. Sehingga punya 'tameng' menghalau "musuh pemikiran atau bentuk fisik" yang ingin menjajah Indonesia.

Efeknya: kedaulatan NKRI terjaga utuh. Kedaulatan pertahanan RI juga tidak porak-poranda. Itu semua sebab Pancasila yang selalu ditekankan penting penerapannya oleh Kemhan.

Selanjutnya adalah melahirkan membentuk masyarakat yang siap bela negara. Bukan untuk diturunkan pada operasi militer.

Namun masyarakat yang menjaga otomatis segala kekayaan alam dan keragaman milik Indonesia tak lepas dari NKRI. Tetap terajut selamanya dalam kehidupan berbangsa.

Soal merealisasikan masyarakat yang sadar bela negara: kita harus apresiasi Kemhan. Sebanyak 83.458.360 kader Bela Negara telah dibentuk Kemhan. Masyarakat yang sadar bela negara sudah pasti berwatak Pancasilais.

NKRI yang masyarakatnya Pancasilais dan berkarakter bela negara pasti bertujuan membawa bangsa bermartabat serta disegani di kancah dunia. Sebab sumber daya manusianya unggul berkualitas. Sesuai keinginan kemerdekaan RI.

Kemhan tampak konsisten dan komitmen hingga saat ini melakukan hal yang sesuai semangat kemerdekaan RI. Semua demi kedaulatan pertahanan NKRI. 74 tahun kemerdekaan RI, kedaulatan pertahanan bangsa tetap terjaga.

Ikuti tulisan menarik Sayyidina Aliudin lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

2 hari lalu