Kabinet Baru Jokowi: Komposisi, Bocoran, dan Keinginan PDIP-Gerindra - Viral - www.indonesiana.id
x

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyelesaikan susunan kabinet baru.

Indonesiana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Kamis, 17 Oktober 2019 12:18 WIB
  • Viral
  • Berita Utama
  • Kabinet Baru Jokowi: Komposisi, Bocoran, dan Keinginan PDIP-Gerindra

    Dibaca : 10.950 kali

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi  akan segera mengumumkan  nama-nama menteri di kabinet baru setelah ia dilantik pada 20 Oktober 2019 nanti. "Yang jelas, susunan kabinet untuk pemerintahan periode mendatang sudah rampung. Saya akan umumkan segera setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, bisa di hari yang sama, atau setelahnya," kata Jokowi di akun Instagram resmi miliknya, Kamis, 17 Oktober 2019.

    Berikut ini informasi lengkap mengenai rancangan kabinet Jokowi mendatang, berdasarkan penjelasan Jokowi dan beberapa tokoh politik.

    1.Komposisi
    Presiden Jokowi mengungkapkan, masih akan ada muka-muka lama yang menduduki jabatan menteri dalam kabinet baru.  "Ya adalah, (menteri) yang lama ada, (menteri) yang baru banyak," kata Presiden di Istana Merdeka Jakarta, Rabu, 16 Oktober 2019.

    Presiden Jokowi  juga mengungkap lagi komposisi menteri di periode kedua kepemimpinannya 55-45. Artinya, akan ada 55 persen menteri dari kalangan profesional, dan sisanya dari kalangan partai politk.

    Selain itu, Jokowi juga pernah mengatakan kabinetnya merepresentasikan semangat kebangsaan pada pertengahan Agustus lalu. Presiden akan  mempertimbangkan faktor daerah, agama, gender, latar belakang organisasi kemasyarakatan, dan usia dalam menentukan calon menteri.

    2.Menteri dari PDIP Terbanyak
    Presiden  mengatakan bahwa jumlah menteri dari PDIP di kabinetnya mendatang pasti yang terbanyak. "Itu jaminannya saya,"  kata Jokowi  saat memberi sambutan di pembukaan Kongres V PDIP di Bali, Kamis, 8 Agustus 2019.

    Sebelumnya, Megawati blak-blakan meminta kepada Jokowi agar PDIP dapat jatah menteri terbanyak. "Saya meminta dengan hormat kepada bapak presiden, PDIP Perjuangan harus masuk kabinet dengan jumlah menteri terbanyak," ujar Megawati Soekarnoputri.

    3.Ada Menteri di Bawah usia 30 tahun
    Jokowi mengungkapkan adanya menteri yang berusia pada kisaran 25 hingga 30 tahun dalam kabinet mendatang. "Ya, ada yang muda, setengah muda, ada yang setengah tua,"  kata Jokowi  di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu, 14 Agustus 2019.  

    4.Nomenklatur Baru
    Presiden  Jokowi juga menyampaikan akan ada perubahan nomenklatur kementerian. "Ada. Ada (kementerian) yang digabung, ada (kementerian) yang baru," kata Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Rabu, 14 Agustus 2019. Jokowi tak menyebutkan kementerian mana yang digabung dan yang baru.

    5.PDIP Bidik Kementerian Pendidikan
    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya menaruh perhatian yang besar terhadap kementerian pendidikan dan kebudayaan.  “Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa hanya bisa terjadi apabila pengembangan SDM Indonesia dengan titik berat pada penguasaan IPTEK,," ujar Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto lewat keterangan tertulis keterangan tertulis , 17 Oktober 2019.

    Dalam Kongres Bali pada Agustus lalu, PDIP juga mendorong revisi Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003. Salah seorang petinggi PDIP menyebut, partainya mengincar posisi Menteri Pendidikan di periode mendatang untuk mengawal revisi  undang-unang ini.

    6. Keinginan Gerindra
    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan peluang Gerindra masuk ke koalisi Jokowi sudah mencapai 98 persen.

    Gerindra juga sudah menyiapkan dua kadernya untuk masuk dalam kabinet Jokowi-Ma'ruf, yakni Edhy Prabowo dan Fadli Zon. Dua orang ini dinilai merupakan kader terbaik dan berpengalaman di bidang ekonomi, pertanian, dan pemerintahan. "Pak Prabowo pasti sadar harus menempatkan kader terbaik dan terpercaya untuk membantu pemerintah. Tapi semua terserah Presiden Jokowi," ujar Arief .

    7. Keinginan Demokrat
    Partai Demokrat yang juga merapatkan ke Istana selama ini dikabarkan menyodorkan putra SBY, Agus Yudhoyono  masuk kabinet.  Hanya,  Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menyebut  pihaknya  tidak akan menyodor-nyodorkan kadernya, termasuk Agus Yudhoyono,  untuk menjadi menteri di kabinet.

    "Prinsipnya kami tidak menyodor-nyodorkan nama. Partai Demokrat akan memberikan siapapun nama yang akan diminta, jika Jokowi meminta kader Demokrat menjadi menterinya,"  ujar Andi Arief, 10 Oktober 2019.

    ***

    Baca juga: Info Terbaru Rekrutmen CPNS 2019: Inilah Formasi, Tahapan dan Cara Mendaftar


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.