x

Berfoto menggunakan pakaian tradisional Korea di Dae Jang Geum.

Iklan

Niskarana Rahmadani

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 14 Desember 2019

Selasa, 17 Desember 2019 12:18 WIB

Menyantap Makanan Korea di Istana Korea

Menyantap hidangan khas korea di kerajaan Korea yang terdapat di Yogyakarta.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Terdapat sebuah restoran Korea di Yogyakarta yang mengangkat tema tradisional. Restoran tradisional Korea ini adalah Dae Jang Geum. Mengapa restoran ini tradisional? Hal ini karena arti dari nama restoran ini adalah istana. Jadi bangunan di restoran ini dibuat semirip mungkin dengan istana di Korea.

Saat Anda memasuki tempat ini, Anda akan disuguhi berbagai macam ornamen tradisional khas Korea di berbagai sisi ruangan. Bahkan Anda akan benar-benar merasa seperti sedang berada di Korea sungguhan karena pelayan di restoran ini menggunakan hanbok, baju tradisional Korea.

Jika akan makan di tempat ini, Anda dapat memilih, Anda ingin makan di dalam atau di luar. Jika makan di dalam, Anda akan duduk di meja dan kursi makan seperti restoran pada umumnya. Namun, jika Anda memilih makan di luar, Anda akan makan lesehan di gazebo yang ada di taman Dae Jang Geum. Di gazebo ini, Anda dapat melihat keindahan dan keunikan dari bangunan di restoran ini. Bahkan Anda dapat melihat jejeran tembikar khas Korea yang terbuat dari tanah liat dengan berbagai ukuran yang tersusun rapi di taman.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Nama Korea dari tembikar ini adalah onggi. Orang-orang Korea menggunakan onggi untuk menyimpan saus fermentasi yang nantinya digunakan untuk memasak berbagai jenis masakan Korea. Jika tidak dimasukkan ke dalam onggi, maka saus fermentasi tidak akan jadi.

Makanan Korea yang ditawarkan di Dae Jang Geum antara lain tteokbokki, kimbab, chajangmyeon, bulgogi, kampunggi, kimchi, campong, japchae, mul naengmyeon, dubu, ojingeo, bibimbap, mi yeok kuk, dan sebagainya. Membaca nama makanan tersebut pasti sudah membuat bingung. Tapi tenang! Di buku menu, setiap menu pasti akan disertai dengan penjelasan dan gambar.

Makanan yang ditawarkan di Dae Jang Geum harganya cukup wajar, mulai dari Rp25 ribu hingga ratusan ribu rupiah. Jika Anda membeli bulgogi, Anda akan diberi pilihan untuk memasaknya sendiri atau disajikan dalam keadaan sudah masak karena biasanya orang-orang di Korea akan memanggang sendiri daging-daging mereka di restoran. Tentu saja tidak lengkap jika kita mengunjungi restoran Korea tanpa mencoba kebiasaan orang-orang Korea tersebut. Namun, jika tidak berhati-hati saat memanggang daging, daging akan gosong. Jadi, hati-hati ya!

Untuk minuman, minuman yang ditawarkan di restoran ini sama seperti minuman di resoran-restoran lain. Hanya ada dua minuman yang khas dari Korea, yaitu ginseng merah dan makgeolli. Makgeolli adalah minuman beralkohol tradisional asal Korea yang dibuat dari beras yang dikukus dan difermentasi. Warnanya putih keruh dan masih mengandung ampas beras karena minuman ini tidak disaring. Rasa makgeolli sangat asam, seperti minuman Yakult tetapi lebih asam.

Datang ke tempat yang unik pasti tidaklah memuaskan jika belum berfoto. Namun, aneh bukan rasanya jika foto di sebuah “kerajaan” hanya menggunakan baju biasa. Tidak perlu risau! Restoran ini juga menyewakan baju hanbok bagi Anda yang ingin mencoba baju tradisional ini! Cukup dengan membayar Rp50 ribu untuk menyewa hanbok, Anda dapat menggunakan baju ini sampai Anda puas! Tapi Anda tidak boleh memakai baju ini untuk makan ya!

Jika Anda sudah puas berada di sini jangan lupa untuk membayar semua makanan dan minuman yang telah dibeli ya! Oh iya, sebelum pergi, sempatkanlah untuk mampir ke ruangan kecil di seberang kasir. Ruang tersebut berisi banyak sekali makanan, minuman, serta bahan masakan khas Korea untuk Anda beli untuk di bawa pulang.

Apakah Anda sudah tidak sabar untuk pergi ke Dae Jang Geum? Jika Anda ingin pergi ke sana, alamat Dae Jang Geum ada di Jalan Palagan Tentara Pelajar No. 8 KM 8,5, Sleman, Yogyakarta. Namun, jika Anda malas pergi, kini Dae Jang Geum sudah ada di aplikasi GoJek maupun Grab. Selamat menikmati!

Ikuti tulisan menarik Niskarana Rahmadani lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Interpolasi

Oleh: Taufan S. Chandranegara

21 jam lalu

Terpopuler

Interpolasi

Oleh: Taufan S. Chandranegara

21 jam lalu