Kapolda Sulteng hingga Disnaker Morowali Apresiasi Vaksinasi Covid-19 Menyeluruh untuk Pekerja IMIP - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

Kapolda Sulteng meninjau lokasi vaksinasi di PT IMIP. Sumber foto: kabarluwuk.com

Sri Kandhi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 9 Agustus 2020

Rabu, 27 Oktober 2021 09:28 WIB

  • Peristiwa
  • Topik Utama
  • Kapolda Sulteng hingga Disnaker Morowali Apresiasi Vaksinasi Covid-19 Menyeluruh untuk Pekerja IMIP

    Melihat PT IMIP memberikan vaksinasi Covid-19 menyeluruh kepada para pekerjanya sesuai dengan imbauan dari Pemerintah setempat, sejumlah pihak menyatakan apresiasi kepada perusahaan yang berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan sekitarnya.

    Dibaca : 347 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Vaksinasi Covid-19 sangatlah penting, tidak terkecuali untuk pekerja di kawasan industri. Sebagaimana hal ini juga mulai diimbau oleh Mantan Gubernur Sulawesi Tengah (Periode 17 Juni 2011 - 16 Juni 2021) yaitu H Longki Djanggola pada bulan Juni 2021 lalu. Perusahan-perusahan yang berada di Sulawesi Tengah harus memvaksinasi karyawannya demi mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Sulteng.

    Pemerintah Provinsi telah berkoordinasi dengan perusahan-perusahaan yang berada di Sulteng. Melansir dari kabarselebes.id, eks Gubernur Sulteng tersebut telah menyurat sejumlah perusahaan, “Saya sudah menyurat ke perusahaan-perusahaan untuk mendukung program vaksinasi gotong royong,” ujar Longki kepada Wartawan di Palu, Selasa (01/06/2021).

    Lebih lanjut, Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Sulteng, Joko Pranowo mengabarkan bahwa telah masuk laporan bahwa PT IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) di Morowali memulai vaksinasi untuk kurang lebih 44 ribu pekerjanya.

    Ya, sebagai perusahaan yang melakukan kegiatan perindustrian skala nasional, PT IMIP memiliki puluhan ribu karyawan dan kesemuanya tak luput dari perhatian perusahaan. IMIP memulai vaksinasi untuk seluruh karyawannya dari bulan Mei 2021 dan dikatakan akan rampung pada awal November 2021.

    Sebagai perusahaan yang langsung cepat tanggap mendukung program pemerintah perihal vaksinasi Covid-19, aksi PT IMIP menuai ragam apresiasi. Benny selaku perwakilan dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Morowali mengatakan bahwa kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi perusahan-perusahaan lainnya yang berada di Kabupaten Morowali.

    “Kami sangat respek dengan program vaksinasi ini. Artinya, pihak PT IMIP selain mendukung program pemerintah, juga peduli dengan upaya memutuskan penyebaran COVID-19 di lingkungan kerjanya,” jelas Benny. 

    Apresiasi juga datang dari Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Rudy Sufahriadi ketika dirinya melakukan kunjungan kerja singkat pada Selasa (12/10). Ketika mengetahui paparan berapa jumlah karyawan IMIP yang telah divaksinasi, Kapolda langsung mengatakan bahwa ini adalah sebuah pencapaian luar biasa. 

    “Tidak gampang memberikan penyadaran dan melakukan vaksinasi terhadap puluhan ribu orang dalam waktu hanya beberapa bulan saja,” kata Kapolda Rudy.

    Kapolda Rudy bahkan meninjau langsung lokasi vaksinasi PT IMIP dari mulai ruang screening, ruang vaksinasi, ruang observasi hingga berbincang dengan para tenaga kesehatan yang sedang menangani vaksinasi Covid-19 kepada karyawan PT IMIP kala itu.

    Memang sudah seharusnya sebuah perusahaan turut mendukung program-program pemerintah untuk memberantas penyebaran Covid-19. Dan memvaksinasi seluruh puluhan ribu karyawannya merupakan satu dari sekian banyak kontribusi besar PT IMIP untuk negara di masa pandemi.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Surya Ningsi

    5 hari lalu

    Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Peserta Didik

    Dibaca : 14.077 kali

    Pembelajaran di masa pandemi covid-19 menuntut guru untuk selalu kreatif dan inovatif dalam membelajarkan peserta didik. Selain guru harus menyiapkan rancangan pembelajaran, melakukan kegiatan pembelajaran, evaluasi dan penilaian, guru juga dituntut untuk terampil menggunakan teknologi agar mampu menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Salah satu strategi yang dapat dilakukan guru untuk menjawab tantangan tersebut adalah melakukan pembelajaran yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik. Strategi PLICIK (Pembelajaran Literasi, Inspiratif, Cerdas, Inovatif dan Kreatif) berbasis Flipped Classroom mendukung program pemerintah untuk mewujudkan merdeka belajar. Setiap peserta didik diberikan kebebasan untuk mempelajari materi melalui literasi, didukung oleh bahan ajar yang beragam bentuknya disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik dan diekspresikan dalam wujud produk sebagai bentuk kolaborasi, kreativitas dan inovasi peserta didik yang dapat menginspirasi banyak orang. Guru hanya memfasilitasi kebutuhan peserta didik yang beragam dengan melihat keunikan dan potensi dalam diri masing-masing peserta didik. Tidak adanya paksaan, sanksi dan reward dalam pembelajaran ini mendorong peningkatan motivasi belajar peserta didik yang berdampak pada peningkatan prestasi belajar peserta didik.