Balapan Internasional yang Sempat Mati Suri - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Rein Robert

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 November 2021

Selasa, 7 Desember 2021 08:20 WIB

  • Sport
  • Topik Utama
  • Balapan Internasional yang Sempat Mati Suri

    Event internasional atau dunia yang sempat menghilang dari Negeri ini hingga akhirnya bisa kembali lagi dan di selenggarakan di tanah air.

    Dibaca : 1.177 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Dari dulu kita cuma bisa nonton gelaran balap internasional seperti MotoGP atau balapan lainnya di luar negeri, mau itu langsung datang "kesananya" atau nonton di TV. Belasan tahun kita cuma bisa nontonin negeri orang yang menggelar event internasional kayak gitu tapi nggak bisa nikmatin di negeri sendiri. terakhir kali MotoGP di Indonesia di gelar di sirkuit Sentul Jakarta yang cuma 2 edisi saja antara tahun 1996 dan 1997 kalo tidak salah, setelah itu, hampir tidak pernah bisa lagi.

    Banyak dari kita yang waktu itu menyaksikan balapan yang kalo tidak salah dimenangkan oleh "the Doctor", julukan Valentino Rossi atau VR46 mungkin masih ingat momen itu. Setelah itu, selama belasan tahun, hampir tidak pernah ada lagi yang namanya balapan internasional di negeri kita selain ya... Balap liar yang dianggap meresahkan.

    Namun semua seperti mengalami perubahan, ketika Jokowi diangkat menjadi presiden RI dan memimpin negeri ini. Selama menjabat, ia membangun semuanya yang banyak tertinggal, dan kita pun kebanyakan taunya pas sudah jadi aja. Setelah sekian lama, akhirnya kita mempunyai sirkuit balap internasional sendiri yang kita tau, ada di Lombok, NTB, yaitu Pertamina Internasional Street Circuit atau Sirkuit Mandalika. Pengerjaannya terus dikebut dan kabarnya cuma satu tahun masa pembangunan dan saat ini masih terus diselesaikan demi menggelar MotoGP yang rencananya digelar tahun depan. Yah, memang, kita yang di luar pulau Jawa cuma bisa nonton di TV , karena mau nonton kesana juga harus siapin uang dulu alias nabung. Tapi setidaknya, kita bisa agak bangga dan senang karena punya lintasan balap internasional di kandang sendiri dan yang tempatnya dekat bisa langsung nonton kalau punya duit. Gak lagi cuma jadi penikmat balapan di negara orang atau cuma nontonin negara orang yang lagi ada balapan. Mudah-mudahan hal-hal positif seperti ini bisa berlanjut di negeri kita dan kita bisa menjaganya dengan baik agar negeri ini bisa semakin dikenal dunia dan semakin maju.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.