Online Shop Menjadi Tombak Ekonomi Para Pemuda - Pilihan Editor - www.indonesiana.id
x

Online Shopee

Muh. Dawud Khamdi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 3 Desember 2022

Minggu, 4 Desember 2022 08:06 WIB

  • Pilihan Editor
  • Topik Utama
  • Online Shop Menjadi Tombak Ekonomi Para Pemuda

    sebuah berita opini yang membahas tentang Online Shop menhasi ladang bisnis bagi anak muda dikala pandemi covid-19 yang melanda seluruh dunia tak terkecuali negara Indonesia.

    Dibaca : 494 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Perkembangan zaman atau yang biasa dikenal era digital ini sangat memudahkan umat manusia dalam menciptakan segala macam hal, seperti halnya didunia maya atau internet. Dengan adanya internet kita juga bisa mudah menerima informasi dengan cepat sekaligus juga dapat menyampaikan informasi dengan cepat pula. Internet sudah menjadi bagian dari hidup manusia mulai dari hiburan, pengetahuan, pendidikan, hingga pekerjaan. Bahkan internet bisa dikatakan sudah menjadi kebutuhan primer bagi manusia.

    Sejak terjadinya pandemi Covid-19 ini, banyak umat manusia khususnya di negara Indonesia sendiri banyak yang kehilangan pekerjaan, hal ini menyebabkan tingkat pengangguran di Indonesia semakin tinggi. Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS) peningkatan pengangguran terjadi pada kelompok anak muda yang berusia 20-29 tahun.

    Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada penduduk usia 20-24 tahun sebesar 17,66% pada februari 2021, meningkat 3,36% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 14,3%. Peningkatan TPT terbesar kedua ada pada penduduk usia 25-29 tahun. Pada februari 2021, TPT kelompok usia ini sebesar 9,27% meningkat 2,26% dibanding periode yang sama tahun lalu yakni sebesar 7,01%.

    Sedangkan dari sisi pendidikan, tingkat pengangguran tertinggi banyak dialami oleh lulusan SMA, SMK, dan Perguruan Tinggi Universitas. TPT dari lulusan SMA naik dari 6,69% tahun lalu menjadi 8,55% di tahun 2021. Kemudian dari lulusan SMK naik dari 8,42% menjadi 11,45%, Dan lulusan Perguruan Tinggi atau Universitas naik dari 5,7% menjadi 6,97%.

    Menurut Kepala BPS, Margo Yuwono mengatakan bahwa setidaknya ada dua tantangan utama dalam ketenagakerjaan akibat pandemi Covid-19 ini, yakni yang pertama banyak tenaga kerja yang beralih ke sektor usaha yang memiliki produktivitas rendah, seperti pertanian atau buruh. Yang kedua, banyak tenaga kerja yang beralih ke sektor informal selama pandemi. Penambahan ini membuat komposisi pekerja formal turun dari 43,36% menjadi 40,38%.

    Dalam keadaan pandemi ini banyak manusia mencari cara agar bisa bertahan dan bisa bekerja yakni dengan memanfaatkan media internet sebagai ladang bisnis seperti berdagang. Berdagang dengan media internet yang biasa kita kenal dengan Online Shop menjadi salah satu pelung bagi manusia khususnya anak muda. Seperti halnya yang terjadi di Desa Pakumbulan Kecamatan Buaran Kabupaten Pekalongan banyak anak muda hingga dewasa yang memanfaatkan media internet sebagai media berdagang, pemuda di daerah Pakumbulan ini anak muda berbondong-bondong dan memilih berjualan via internet (Online Shop) dikarenakan memiliki potensi keuntungan yang besar meskipun dalam masa pandemi.

    Banyak faktor yang menyebabkan anak muda di daerah Pakumbulan yang ingin berjualan dengan media internet ini, yakni antara lain;

    1. Karena sulit mencari pekeraan di masa pandemi,
    2. Sedang musimnya berjualan via internet,
    3. Mempromosikan produk atau barang mudah dan gratis,
    4. Tidak banyak menguras tenaga dan memakan waktu,
    5. Jangkauan pasar lebih luas

    Melihat banyaknya anak muda yang berjualan via internet (Online Shop) tersebut, tingkat pengangguran di Indonesia sedikit berkurang dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2022 turun sebesar 5,83% di bandingkan dengan Februari tahun 2021.

    Ikuti tulisan menarik Muh. Dawud Khamdi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.