Indonesia Juara Umum Kompetisi Esport Dunia - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

sumber: iesf.org

Nurniat Halawa

Mahasiswa Universitas Pamulang/211011450422
Bergabung Sejak: 13 Desember 2022

Rabu, 14 Desember 2022 15:50 WIB

  • Sport
  • Topik Utama
  • Indonesia Juara Umum Kompetisi Esport Dunia

    IESF World Esport Championship adalah kompetisi esport yang di ikuti dari 105 negara dengan hampir 700 atlet, Indonesia tahun ini menjadi tuan rumah yang di selenggarakan di bali. indonesia memberikan peforma terbaiknya dalam kompetisi ini dan menjadikannya juara umum.

    Dibaca : 1.206 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    IESF World Esports Championship adalah turnamen esports tahunan berskala global yang diselenggarakan oleh IESF atau Internasional E-Sport Federation. Sebagai generasi milenial kita wajib tahu apa aitu IESF, karena kompetisi olahraga sekarang bukan hanya sekadar lomba lari atau lomba renang saja, namun ada banyak cabang olahraga lain yang contohnya esport ini. Sebelum kita membahas prestasi Indonesia di bidang esport, mari berkenalan dahulu dengan esport. Apa itu E-sport?

     

    E-Sport atau olahraga elektronik adalah cabang olahraga yang menggunakan game sebagai media untuk mengadu strategi yang dimainkan oleh pemain professional. Walaupun esports sama sekali tidak memiliki aktivitas fisik seperti olahraga pada umumnya namun esport membutuhkan konsentrasi kuat serta mengasah kemampuan otak untuk mengadu strategi dan skill satu sama lain.

    Logo resmi IESF

    IESF berpusat di korea selatan dan telah memiliki 130 negara anggota federasi di 5 benua, dipimpin oleh Vlad Marinescu asal Amerika Serikat sebagai presiden, dan Youngman Kim asal Korea Selatan sebagai Vice presiden. IESF World Esports Championship adalah gelaran esport terbesar selain WEC. Tujuan IESF ini adalah untuk memajukan esport di skala global dan ingin para atlet esport dapat bersaing dan didukung di level yang sama dengan kompetisi olahraga tradisional.

     

    Indonesia menjadi tuan rumah IESF World Esport Championship yang diselenggarakan di Bali pada 30 Novermber – 12 Desember kemarin dan inilah daftar game yang di pertandingkan di IESF kemarin:

    • Counter-Strike: Global Offensive (CS:GO)
    • Dota 2
    • eFootball™️ 2023
    • TEKKEN 7
    • Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)
    • PUBG Mobil

    Dari ke 6 game tersebut Indonesia meraih Juara Umum dengan perolehan 3 emas dan 1 perunggu. 3 emas dari Dota 2, efootball, dan MLBB dan 1 perunggu dari timnas CS:GO women. Peforma yang sangat luar biasa yang di berikan atlet timnas merah putih kita di ajang kompetisi esport ini dengan hampir 700 atlet dari 105 negara Indonesia mampu bersaing dengan sangat baik.

    Dilihat dari prestasinya, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam dunia esport. Pemerintah harus bisa mendukung serta membimbing para atlet-atlet berbakat ini agar terus bisa mengasah skillnya dan membanggakan nama Indonesia di mata dunia.

    Sebagai generasi milenial tidak ada lagi kata untuk bermalas malasan dan mengeluh mau jadi apa nanti ketika sudah dewasa karena buktinya sekarang bermain game saja kalian bisa membanggakan kedua orang tua kalian bahkan membanggakan negara kita tercinta ini. Dahulu bermain game kerap di sebut sebuah perilaku yang buruk dan mencerminkan anak pemalas, namun kini bermain game bukan lagi hanya sekadar bersenang-senang semata tetapi bisa jadi impian banyak orang untuk menjadi pemain professional dan bisa bertanding membawa nama negara di kancah internasional. Asalkan kita mau berusaha dan bersungguh-sungguh apapun yang kita kerjakan pasti tidak akan ada yang sia-sia.

    Contohnya Muhamad Ridwan atau yang sering kita kenal sebagai Wan, mantan pro player Evos yang berhasil mendapatkan juara dunia esport Mobile Legends: Bang Bang pada tahun 2019 di Malaysia. Dahulu dia hanya seorang siswa yang selalu dimarahi orang tuanya karena sering bermain game, tetapi sekarang dia bisa menafkahi keluarganya dari game tersebut. Namun, Perlu kita ingatkan kembali jika melakukan sesuatu yang berlebihan itu tidak baik sama dengan bermain game, kita harus membagi waktu untuk bermain game jangan sampai waktu belajar dan hal penting lainnya terbuang dengan sia-sia.

    Ikuti tulisan menarik Nurniat Halawa lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.