x

Sumber Instagram: semilir_ecoprint

Iklan

Donyawan Maigoda

Donyawan Maigoda
Bergabung Sejak: 27 April 2023

Rabu, 7 Juni 2023 20:07 WIB

Semilir Ecoprint: Menginspirasi Fesyen Berkelanjutan dengan Kulit Kayu Lantung

Semilir Ecoprint, brand eco fashion yang didirikan oleh Alfira Oktaviani, penerima apresiasi SATU Indonesia award 2022, menggagas fesyen berkelanjutan dan ramah lingkungan melalui teknik ecoprint.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Indonesia, sebagai negara dengan kekayaan alam yang melimpah, semakin menggencarkan gerakan fesyen berkelanjutan yang ramah lingkungan. Salah satu inisiatif yang menonjol adalah Semilir Ecoprint, sebuah brand eco fashion yang diprakarsai oleh Alfira Oktaviani. Usaha ini didirikan pada bulan Januari 2018 dengan tujuan utama mengenalkan budaya fesyen berkelanjutan kepada masyarakat Indonesia melalui teknik ecoprint.

Ecoprint adalah sebuah teknik yang memindahkan bentuk dan warna daun asli ke kain melalui kontak langsung. Melalui dedaunan sebagai motif utama, Semilir Ecoprint mampu menjelajahi kekayaan flora Indonesia dan menggambarkannya dalam produk-produk fesyen. Dengan semangat untuk membawa angin segar bagi wanita perkotaan, Semilir mengajak mereka menikmati nuansa alam melalui produk-produk fesyen berkualitas tinggi.

Salah satu keunggulan utama Semilir Ecoprint adalah kemampuannya untuk memadukan warisan budaya Indonesia dalam setiap produknya. Sebagai contoh, mereka mengusung lantung Bengkulu dengan keindahan ecoprint, menghasilkan karya-karya fesyen yang memukau. Kulit kayu lantung Bengkulu, sebagai warisan budaya tak benda Indonesia, menjadi elemen kunci dalam inovasi produk ini. Melalui penerapan teknik ecoprint pada kulit kayu lantung, Semilir menciptakan karya seni yang mencerminkan harmoni alam dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Alfira Oktaviani, pendiri Semilir Ecoprint, adalah seorang mompreneur muda yang memiliki latar belakang pendidikan sebagai sarjana apoteker dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Ketertarikannya terhadap fesyen dan seni, ditambah dengan pengetahuan ilmiahnya, mendorong Alfira untuk mempelajari seni ecoprint yang masih baru di Indonesia saat itu. Dengan tekad yang kuat dan modal yang terbatas, ia memulai bisnis ini dengan impian besar untuk menjadikan kulit kayu lantung sebagai produk kebanggaan Indonesia.

Semilir Ecoprint telah mencapai kesuksesan sebelum pandemi, dengan omzet mencapai Rp50 juta per bulan. Mereka aktif berpartisipasi dalam pameran-pameran di kota-kota besar serta menyelenggarakan workshop ecoprint, yang tidak hanya menghasilkan keuntungan finansial, tetapi juga memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai kulit kayu lantung dan teknik ecoprint yang ramah lingkungan. Bukan hanya masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan asing yang tertarik dan mengunjungi workshop mereka di Jogja untuk belajar lebih lanjut mengenai ecoprint.

Produk utama Semilir Ecoprint adalah tas wanita, namun mereka juga merespons permintaan pasar dengan memproduksi kain ecoprint, pakaian, dan home décor dengan tema yang sama. Target pasar mereka adalah wanita perkotaan berusia di atas 25 tahun, dengan kelas ekonomi A, yang memiliki gaya hidup alami dan mencintai produk handmade serta lokal. Produk-produk Semilir Ecoprint memiliki keunggulan dalam memadukan warisan budaya Indonesia, terutama dengan inovasi produk ecoprint pada kulit kayu lantung. Motif yang tegas dan warna khas dengan nuansa earthy-pastel menjadi ciri khas dari hasil ecoprint Semilir.

Tidak hanya fokus pada keberlanjutan lingkungan, Semilir Ecoprint juga memiliki komitmen dalam memberdayakan masyarakat sekitar. Mereka melibatkan sekitar 10 ibu rumah tangga terampil sebagai mitra kerja dalam program pemberdayaan di kompleks tempat tinggal Alfira. Konsep keberlanjutan yang dijalankan oleh Semilir mencakup berbagai aspek, mulai dari proses produksi, penggunaan bahan baku yang mereka tanam sendiri, penanganan limbah, hingga label dan kemasan produk.

Produk-produk Semilir Ecoprint dipasarkan di seluruh Indonesia, terutama di kota-kota besar, dan beberapa di antaranya telah diekspor ke Amerika, Jepang, Australia, Afrika Selatan, dan Eropa. Keberhasilan ini tidak terlepas dari ide awal yang diberikan oleh ayahanda Alfira, yang mengusulkan penggunaan kulit kayu lantung dalam desain produk Semilir. Alfira kemudian melakukan penelitian dan eksperimen sendiri untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kulit kayu lantung dan menggali asal-usul serta nilai budayanya.

Kulit kayu lantung telah diakui sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2015. Bagi masyarakat Bengkulu, kulit kayu lantung memiliki nilai historis yang tak ternilai, karena benda ini merupakan bagian dari perjalanan sejarah dan perjuangan melawan penjajah. Meskipun bentuk dan motifnya masih sederhana dan polos, kulit kayu lantung tetap digunakan dalam acara adat Tabot dan dijadikan souvenir khas Bengkulu.

Dengan inovasi Semilir Ecoprint, kulit kayu lantung mendapatkan perhatian baru. Melalui teknik ecoprint, kulit kayu lantung diubah menjadi karya seni yang lebih berwarna dan menarik. Semilir Ecoprint berperan penting dalam memperkenalkan kembali keindahan kulit kayu lantung kepada masyarakat Indonesia dan dunia internasional, serta menciptakan kesadaran akan pentingnya mempertahankan dan menghargai warisan budaya yang ada.

Dengan semangat dan komitmen untuk menciptakan fesyen yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, Semilir Ecoprint terus melangkah maju. Dalam perjalanannya, mereka tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada lingkungan dan masyarakat sekitar.

Dalam semangat menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, Semilir Ecoprint ingin mengajak pembaca untuk turut berpartisipasi dalam ajang kompetisi yang istimewa, yaitu Satu Indonesia Award 2023. Kompetisi ini bertujuan untuk menghargai dan memberikan penghargaan kepada lima pemuda yang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mewujudkan perubahan positif bagi masyarakat dan lingkungan di Indonesia.

Apakah Anda atau ada orang yang Anda kenal yang telah meluncurkan inisiatif atau usaha yang berfokus pada keberlanjutan, seperti Semilir Ecoprint? Apakah ada yang telah melakukan upaya untuk menjaga lingkungan, memberdayakan komunitas, atau merangkul budaya lokal? Jika ada, ini adalah kesempatan untuk mengajukan mereka sebagai calon penerima penghargaan dalam ajang SATU Indonesia Award 2023".

Dengan mengikuti kompetisi ini, Anda dapat memberikan pengakuan yang layak bagi pemuda-pemuda berbakat yang telah berdedikasi untuk menciptakan perubahan positif di Indonesia. Tidak hanya itu, penghargaan ini juga dapat memperluas jangkauan dan memperkuat upaya mereka dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Mari kita bergandengan tangan dalam mendorong semangat inovasi dan keberlanjutan di Indonesia. Dukunglah mereka yang telah berjuang untuk mewujudkan perubahan positif, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan merangkul budaya lokal.

Bersama-sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik untuk Indonesia. Ayo, ikuti SATU Indonesia Award 2023 dan bergabunglah dalam perjalanan menuju perubahan yang positif.

Ikuti tulisan menarik Donyawan Maigoda lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Terpopuler