x

sumber: https://m.kumparan.com/saufi-ginting/sampo-dan-televisi-1vu9OQ6ANHf

Iklan

Ariyo Rizky Valentino

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 18 September 2022

Jumat, 4 Agustus 2023 15:19 WIB

Taman Baca Masyarakat Azka, Ikhtiar Mencerahkan dan Mengembangkan Literasi di Asahan

Berdiri pada tanggal 18 Agustus 2012, TBM Azka terbentuk dari pemikiran dan pengalaman pribadi Mas Saufi, mungkin lebih enak gitu aja ya nyebutnya, biar lebih kelihatan akrab.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Kegiatan literasi baca tulis adalah kegiatan yang digagas oleh Muhammad Saufi Ginting melalui program yang bernama TBM (Taman Baca Masyarakat) Azka.

Berdiri pada tanggal 18 Agustus 2012, TBM Azka terbentuk dari pemikiran dan pengalaman pribadi Mas Saufi, mungkin lebih enak gitu aja ya nyebutnya, biar lebih kelihatan akrab.

Bentuk konkret kegiatan yang dilakukan melalui TBM Azka adalah melatih keterampilan menulis. Mas Saufi ingin berbagi pengalamannya dalam hal menulis. Kecintaannya dalam hal tulis menulis direalisasikan dengan mendirikan majalah Mawaddah yang menjadi salah satu program utama. Saat itu mas Saufi berkedudukan sebagai pimpinan redaksi majalah.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Selain menjadi ketua pimpinan redaksi majalah, mas Saufi juga aktif mengiktui pelatihan dan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan dunia literasi.

Hal-hal yang Dilakukan Mas Saufi Untuk Mengembangkan Sekaligus Mencerahkan Literasi di Asahan

Ada berbagai hal yang dilakukan Mas Saufi untuk melakukan perkembangan dan pencerahan, diantara adalah mengundang teman datang ke TBM Azka untuk berlatih menulis. Kegiatan ini ditarget untuk adik-adik dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah Asahan.

Mas Saufi juga berinisiatif mendirikan penerbit, dengan harapan, melalui penerbitan maka pintu kegiatan literasi buku bacaan akan dengan mudah diakses.

Pada tahun yang sama, Mas Saufi juga mengadakan lomba menulis puisi dan cerpen tingkat nasional. Kegiatan ini menjadi program utama dan juga menginspirasi banyak orang, salah satunya adalah seorang polwan yang bertempat tinggal di Jawa Timur, yaitu Dian Ambarwati.

 

Harapan Mas Saufi untuk Mencerahkan dan Mengembangkan Literasi di Asahan

Sebagai penggagas, Mas Saufi berharap bisa memberikan apapun yang dipunyai demi terciptanya keinginannya selama ini. Yaitu mencerahkan dan mengembangkan literasi di Asahan.

Cita-cita Mas Saufi selanjutnya adalah mendirikan sekolah tanpa biaya untuk anak SD. MS Saufi akan memberikan beasiswa kepada 20 anak dalam kurun waktu 6 tahun. Apabila sikapnya ini mendapat respon baik, kedepannya Mas Saufi akan melakukan improvisas dengan memanfaatkan 50% waktu pribadi Saufi.

Diambil berdasarkan pengalaman Mas Saufi selama covid, ke depannya ia ingin memantapkan lagi TBM AZKA dengan program home schooling dan membukan pelatihan atau kelas untuk golongan usia putus sekolah agar bisa mendapatkan ijazah paket.

Keinginan lainnya adalah semoga rencana untuk membuka percetakan dan toko buku sendiri yang fungsinya membuat dan mempublikasi buku berkualitas untuk umum terlaksana.

Mas Saufi sangat ingin mewujudkan impian ini, karena sulit sekali mendapatkan cerita anak yang baik dan bagus di daerahnya.

Dari cerita Mas Saufi, pada waktu kanak-kanaknya ia sangat sulit bagi untuk mendapatkan bahan bacaan, sebab orang tuanya kala itu tidak mampu secara ekonomi.

Program Mas Saufi ini juga terdaftar sebagai salah satu peserta SATU Indonesia Award tahun 2018. Bagi kalian yang ingin mendaftarkan program, kegiatan, atau usaha bisa mendaftarkan di link ini.

Ikuti tulisan menarik Ariyo Rizky Valentino lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

20 jam lalu

Terkini

Terpopuler

Biomorfik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

20 jam lalu