Daulat Kampung Tengah - Bandrek Bandret - Travel - www.indonesiana.id
x

Wulung Dian Pertiwi

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB

  • Travel
  • Topik Utama
  • Daulat Kampung Tengah - Bandrek Bandret

    Bandrek itu ie jahe, bandret itu wedang secang.

    Dibaca : 5.380 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Memasuki penghujan waktu para ibu, seperti saya, menyajikan yang hangat-hangat. Salah satu yang gampang adalah wedang bandrek. Saya kenal bandrek sejak kecil di Jawa, tetapi Aceh, tempat saya tinggal kemudian, punya juga minuman hangat yang mirip sebutannya, yaitu bandret.

    Uniknya, bandret persis wedang secang Jawa, sementara Aceh punya minuman khas ie jahe atau air jahe yang sebenarnya wedang bandrek. Jadi di Aceh, bandrek disebut ie jahe, bandret mereka sesungguhnya wedang secang.   

    Bandrek dominan rasa jahe dan terasa manis, sedang bandret lebih pedas ukuran lidah saya. Hal lain yang membedakan adalah warna, karena bandrek cokelat, bandret merah. Persamaannya, tidak perlu waktu lama menyajikan bandrek maupun bandret karena intinya hanya merebus rempah, menyaring, lalu menyajikan.

    Karena menggunakan pemanis gula merah atau gula Jawa, langkah pertama menyiapkan bandrek adalah merebus irisan gula merah dengan air sampai mendidih supaya gula larut sempurna. Setelahnya, baru tambahkan jahe yang telah dibakar dan dimemarkan, sereh, juga daun pandan. Tunggu kira-kira rempah merasuk sekitar sepuluh menit, angkat, biarkan uap panas hilang, kemudian saring dan hidangkan.

    Membuat bandret tidak jauh beda, hanya, rempah yang dicampurkan lebih bermacam. Ada kapulaga, cengkeh, kayu manis, sedikit merica butir, dan kayu secang pembentuk warna merah. Soal pemanis, bandret tidak menggunakan gula Jawa, tapi gula pasir biasa. Untuk penyajian, sebagian orang Aceh, senang menaburkan sedikit kacang goreng yang akan mengapung-apung di permukaan.

    Menyambut hujan silahkan pilih, bandrek atau bandret bisa menghangatkan.

     

     

    Sumber foto : bakpiakinanthi.com

    Ikuti tulisan menarik Wulung Dian Pertiwi lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.