Rio Optimistis Manor Bisa Raih Poin - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Wawan Priyanto

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
  • Olah Raga
  • Berita Utama
  • Rio Optimistis Manor Bisa Raih Poin

    Dibaca : 3.096 kali

    Foto: Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein / Manor Racing 

    Hingga seri kelima di Catalunya, Barcelona, Spanyol, 15 Mei lalu, pembalap Indonesia Rio Haryanto dan Pascal Wehrlein dari Jerman yang tergabung dalam tim Manor Racing belum berhasil mencetak poin. Di Catalunya, Rio hanya finish di urutan paling belakang. Sedangkan Pascal hanya finish satu tingkat di atas Rio.

    Pascal yang juara dunia balap DTM di beberapa situs asing juga sempat mengeluhkan soal kecepatan mobilnya. Dia tidak yakin kecepatan mobil Manor saat ini bisa untuk mencuri poin. Dari lima seri yang sudah dijalani, posisi tertinggi diraih Pascal di peringkat ke-13 di seri kedua di Bahrain. Selebihnya, Pascal dan Rio lebih banyak tercecer di belakang.

    Lalu, apakah hasil ini membuat Rio yang disponsori Pertamina ini gundah? Selasa, 10 Mei lalu, saya sempat ngobrol dengan Rio yang sudah berada di Barcelona. Di sela-sela latihan fisik, Rio bercerita tentang berbagai persiapan menjelang balapan.

     

    Berikut ini petikannya:

    WP: Banyak yang berharap Rio bisa finish di urutan tengah, ada komentar soal ini?

    RH: Sangat senang tetapi sayangnya saat ini Manor hanya bisa berkompetisi dengan Sauber dan Renault. Mudah-mudahan dengan adanya development terus menerus, Manor dapat memberikan package mobil yang lebih kompetitif.

     

    WP: Mungkin banyak yang kurang paham soal pengembangan mobil, jadi mereka bertanya-tanya kapan Rio bisa meraih poin. Kira-kira kapan sih mobil Manor memiliki setelan yang ok untuk bisa dapet poin?

    RH: Bicara realistis saat ini Manor belum cukup cepat untuk bisa bersaing dengan tim-tim papan tengah. Untuk bisa mendapatkan poin peluangnya tetap ada meski sangat kecil. Saya masih menunggu upgrade dari Manor dan mudah-mudahan itu bisa terealisasi secepatnya.

     

    WP: Apakah (belum dapat poin) ini mengganggu konsentrasi Rio dalam balapan?

    RH: Banyak yang tidak tahu performa Manor sudah menunjukan langkah besar tahun ini. Musim lalu, mereka kadang terpaut 6 detik dengan mobil tercepat, sekarang hanya sekitar 3 detik. Gap ini sangat mungkin diperpendek dengan adanya upgrade-upgrade di seri-seri selanjutnya. Saya dan Manor yang pasti akan berjuang terus untuk bisa mendapatkan poin. Ini menjadi target sekaligus ambisi saya dan tim.

     

    WP: Bagaimana dengan belum adanya dana sponsor tambahan?

    RH: Dana sponsor saat ini memang masih sulit, tapi saya hanya fokus balapan saja. Mudah-mudahan segera ada solusinya.

     

    Saat Manor Racing melakukan tes di Barcelona, 17-18 Mei lalu, Rio yang hadir di sirkuit juga menyempatkan diri berbagai cerita tentang pengembangan yang dilakukan.

     

    WP: Apakah Manor melibatkan Rio di tes kali ini meski Rio tidak turun menguji mobil?

    RH: Ya, saya dilibatkan untuk memberikan input dan diskusi tentang data-data  mobil.

     

    WP: Apa saja kegiatan Rio di saat tes?

    RH: Yang pasti diskusi dengan tim engineer, Pascal dan Jordan King yang melakukan tes mobil. Membaca data sekaligus berbagi informasi dengan kedua driver tentang perkembangan mobil.

     

    WP: Apa yang difokuskan Manor dalam tes ini?

    RH: Semua, mix testing. Tim sudah upgrade dengan menambah grip axle depan agar ban depan tetap mendapatkan grip saat menikung, kemudian lantai mobil dan sayap belakang. Fokusnya masih soal aerodinamika dan downforce.

     

    WP: Menurut Rio, apa sih yang kurang dari Manor saat ini?

    RH:  Masalah yang sedang dicarikan solusinya saat ini adalah mencari mechanical balance yang bagus. Ini berguna untuk menjaga laju mobil tetap stabil dan ban mendapatkan grip saat ditikungan lambat. Tim juga menambahkan beberapa sensor di mobil untuk menangkap data. Tetap fokusnya di aerodinamika.

     

    WP: Apakah hasil tes di Barcelona ini bisa digunakan untuk patokan nanti di Monaco?

    RH: Tidak. Pasti berbeda. Karakter sirkuit juga berbeda. Setting mobil di Barcelona belum tentu cocok dengan di Monaco.

     

    WP: Di hari kedua, Pascal mencoba mobil Mercedes. Apakah nanti hasilnya juga akan didiskusikan dengan tim Manor?

    RH: Biasanya iya. Pascal akan berbagi informasi ke saya dan tim. Tentang mobil Mercedes, feel saat mengemudi, akselerasi dan sebagainya.

     

    WP: Apakah ada kemungkinan tahun ini Pascal pindah ke Mercedes setelah insiden Nico Rosberg-Lewis Hamilton di Catalunya?

    RH: Wah, sepertinya tidak. Hehehe. Tapi mungkin saja Pascal ke Mercedes di masa mendatang. Karena memang dia pembalap binaan Mercedes. 


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.