x

Senja Batas Kota

Iklan

Silivester Kiik

Penulis Indonesiana.id, Guru, Penulis, Founder Sahabat Pena Likurai, Komunitas Pensil, dan Pengurus FTBM Kabupaten Belu. Tinggal di Kota Perbatasan RI-Timor Leste (Atambua).
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Selasa, 3 September 2019 22:06 WIB

Musim Gugur dan Kalimat-kalimat yang Berakhir Terlalu Singkat

Malam menimbulkan rasa takut Mungkin surga hanya sebuah slide yang bersinar di langit Ketika tubuh mengapung sendirian Menjelajah alam dengan mata yang suram Dan kalimat-kalimat yang berakhir terlalu singkat ... Silivester Kiik

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Malam menimbulkan rasa takut
Mungkin surga hanya sebuah slide yang bersinar di langit
Ketika tubuh mengapung sendirian
Menjelajah alam dengan mata yang suram
Dan kalimat-kalimat yang berakhir terlalu singkat

Musim gugur yang dingin tak selamanya membunuh halaman pertama
Bahkan tiada penyimpangan-penyimpangan yang memudarkan ingatan
Seperti barisan ombak di laut
Memberi kebenaran bukan sebagai gambar penglihatan yang memenjarakan ingatan

Dunia ini membutuhkan pelukan untuk menggemakan abad sebagai titik balik
Di mana seseorang menjatuhkan pikirannya dengan memberi dan mencintai lagi
Mengalir tanpa syarat untuk menyembuhkan dan menyelamatkan
Dengan menanam sebuah kecupan raksasa di udara
Agar bumi dan jejak bisa berjalan seimbang di antara kesunyian

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dan jika matahari terus digusur langit hingga cahayanya gugur
Di garis terakhir rindu-rindu ini berhamburan
Dahan-dahan mulai menari menggenggam senja
Hingga seluruh insan tahu sudah saatnya diam

///

Atambua, 03 Septembar 2019

Ikuti tulisan menarik Silivester Kiik lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Terpopuler

Pagan

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu