Kontroversi Pernyataan Kepala BPIP, Mathla'ul Anwar Pertanyakan - Viral - www.indonesiana.id
x

Deni Kurniawan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 1 Februari 2020

Jumat, 14 Februari 2020 06:23 WIB

  • Viral
  • Berita Utama
  • Kontroversi Pernyataan Kepala BPIP, Mathla'ul Anwar Pertanyakan


    Dibaca : 5.703 kali

    Belum lama ini publik dikagetkan dengan pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Profesor Yudian Wahyudi yang kontroversial. Tak tanggung-tanggung Yudian menyebutkan agama sebagai musuh Pancasila.

    “Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan,” kata Yudian dalam wawancara dengan Tim Blak-blakan detik.com.

    Itulah penggalan kalimat Yudian Wahyudi yang menjadi kontroversi.

    Pernyataan Yudian yang kemudian viral menuai kritik dari berbagai kalangan. Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar KH Ahmad Sadeli Karim pun turut mempertanyakan pernyataan Kepala BPIP Yudian Wahyudi yang menyebut agama sebagai musuh terbesar Pancasila.

    “Kami mempertanyakan pernyataan yang mempertentangkan agama dengan Pancasila. Kepala BPIP harus secepatnya memberikan klarifikasi agar tidak timbul kegaduhan yang berkepanjangan,” kata Sadeli dilansyir dari suaraislam.id

    Menurut Sadeli, saat ini yang dibutuhkan dari BPIP justru adalah konsep dan aplikasi yang menarik untuk membumikan Pancasila kepada masyarakat Indonesia secara umum, khususnya kepada generasi muda, bukan pernyataan yang kontroversial.

    Selanjutnya Sadeli mengajak Kepala BPIP untuk bertabayun dan membaca kembali sejarah perumusan asas negara Pancasila secara cermat dan saksama agar tidak gagal paham terhadap ideologi negara yang sudah disepakati para tokoh bangsa.

    Mantan anggota DPD RI itu juga mengharapkan Kepala BPIP segera menyadari kekeliruannya, kemudian secepatnya mencabut pernyataannya yang kontroversial tentang Pancasila dan agama itu.

    “Pemahaman masyarakat tentang Pancasila akan sulit terwujud jika pimpinan BPIP memiliki cara pandang yang kontroversial, bahkan bisa berbahaya,” kata Sadeli.

    Deni Kurniawan
    Penulis adalah Mahasiswa Mathla'ul Anwar.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.