Teka-teki Tersulit di Dunia #4: Menteri yang Selalu Berbohong (dan Jawaban Teka-teki #3)

Selasa, 31 Maret 2020 10:56 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Presiden Lontong di Republik Antah Berantah kena penyakit lupa. Untungnya, hanya lupa hal-hal tertentu, seperti hari apa hari ini. Sang presiden punya dua menteri di Kabinet Kebingungan, Jenong dan Jenang.

Kemarin saya sudah melontarkan teka teki tentang Presiden Pelupa dan Menteri Pembohong yang saya modifikasi dari salah satu materi dalam buku matematikawan Amerika Serikat Raymond M. Smullyan, What is the Name of This Book? : The Riddle of Dracula and Other Logical Puzzles (1978). Ini bukan tebakan matematika tapi lebih pada penalaran logis.

Jawaban Teka Teki #3: Presiden Pelupa dan Menteri Pembohong

Saya ringkaskan teka teki kemarin itu. Presiden Lontong di Republik Antah Berantah kena penyakit lupa. Untungnya, hanya lupa hal-hal tertentu, seperti hari apa hari ini. Sang presiden punya dua menteri di Kabinet Kebingungan, Jenong dan Jenang. Jenong selalu berbohong di hari Senin, Selasa, dan Rabu tapi berbicara jujur di hari lain. Adapun Jenang selalu berbohong di hari Kamis, Jumat, dan Sabtu tapi berbicara jujur di hari lain.

Suatu hari, Presiden Lontong bertanya kepada keduanya: "Hari apa hari ini?". Kedua menteri menjawab demikian:

  • Jenong: "Kemarin adalah hari saya berbicara bohong."
  • Jenang: "Kemarin adalah hari saya berbicara bohong juga."

Pertanyaannya adalah kapan pernyataan Jenong dan Jenang itu terjadi. Anda dapat membuat matriks untuk melihat kemungkinan Jenong dan Jenang menyatakannya. Dari matriks itu kita dapat simpulkan sebagai berikut:

  • Pada Senin, karena saatnya berbicara bohong, maka Jenong akan mengatakan bahwa "kemarin adalah hari saya berbicara bohong" (padahal pada hari Minggu dia berbicara jujur). Sedangkan pada Kamis dia akan berbicara jujur dengan mengatakan "kemarin adalah hari saya berbicara bohong", yang adalah benar. Namun, pada Selasa, karena berbohong, dia pasti mengatakan bahwa "Kemarin adalah hari saya berbicara jujur" karena Senin dia berbicara bohong. Jadi, hari ketika Jenong dapat berkata "kemarin adalah hari saya berbicara bohong" adalah Senin dan Kamis.
  • Pada Kamis, Jenang berbicara bohong sehingga pasti mengatakan bahwa "kemarin adalah hari saya berbicara bohong" (padahal dia berbicara jujur pada hari Rabu). Jumat dan Sabtu dia berbicara bohong juga sehingga pasti akan mengatakan bahwa "kemarin adalah hari saya berbicara jujur". Pada Minggu, ia berbicara jujur sehingga pasti akan mengakui bahwa "kemarin adalah hari saya berbicara bohong". Jadi, hari ketika Jenang dapat berkata "kemarin adalah hari saya berbicara bohong" adalah Kamis dan Minggu.

Maka, satu-satunya hari ketika keduanya dapat mengatakan "kemarin adalah hari saya berbicara bohong" adalah hari Kamis.

Seorang pembaca, Donie, telah menjawab pertanyaan ini dengan tepat. Terima kasih, Donie. Ada beberapa pembaca lain yang menulis jawaban benar via WhatsApp dan saya ucapkan selamat dan terima kasih juga.

Selanjutnya....

Teka-teki Tersulit di Dunia #4: Menteri yang Berbohong

Nah, sekarang bila Menteri Jenong membuat pernyataan demikian:

  • Saya berbohong kemarin.
  • Saya akan berbohong lagi dua hari setelah besok.

Maka, pada hari apa Menteri Jenong mengatakan hal tersebut?

Silahkan jawab di kotak komentar di bawah ini. Saya akan menulis artikel mengenai jawabannya besok. Selamat menebak. Tetap di rumah dan jaga kesehatan.

 

Teka Teki lain

 

Bagikan Artikel Ini

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua